• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

PETANI DI TANAH MERDEKA, MEMILUKAN !

by
August 16, 2024
in Feature, Layanan Publik
0
Petani Menikmati Tingginya Harga Gabah di Tengah Melonjaknya Harga Beras
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

79 tahun Indonesia Merdeka, bagi sebagian besar kaum tani di negeri ini, sepertinya belum memiliki arti yang menggembirakan. Kaum tani, khususnya petani berlahan sempit, terekam masih hidup memprihatinkan. Mereka tetap terjebak dalam lautan kemiskinan. Sengsara dan melarat, masih menyelimuti kehidupannya. Petani bangkit mengubah nasib, lebih mengemuka sebagai cita-cita.

Lebih memilukan, dalam 10 tahun terakhir (2013-2023), jumlah petani gurem membengkak dengan angka cukup signifikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyimpulkan jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) Gurem tercatat sebanyak 16,89 juta. Dengan kata lain, mengalami kenaikan sebesar 18,49% dari catatan jumlah RTUP Gurem pada 2013 yang jumlahnya hanya sebanyak 14,25 juta.

Begitulah potret Petani di Tanah Merdeka. Sebuah gambaran kehidupan anak bangsa, yang belum mampu merasakan bagaimana nikmatnya alam kemerdekaan, sebagaimana halnya 9 Naga penguasa ekonomi bangsa. Bagi kaum tani yang demikian, hidup di negeri ini, dari hari ke harinya hanyalah sekedar menyambung nyawa, tanpa ada asa yang menanti di masa depan.

Selaku warga bangsa yang dikenal juga sebagai sokoguru revolusi, tidak seharusnya kaum tani hidup penuh dengan keprihatinan. 79 tahun Indonesia Merdeka, Pemerintah, mestinya mampu menghantarkan langkah kaum tani ke dalam suasana kehidupan yang penuh dengan keberkahan sekaligus memberi kemakmuran dan kesejahteraan.

Berprofesi atau bermata-pencaharian sebagai petani, khususnya petani padi berlahan sempit, bukanlah pilihan hidup yang ingin ditempuhnya. Mereka tampak terjebak dalam lingkaran setan kemiskinan yang tidak berujung pangkal. Mereka hidup hanya sekedar menyambung nyawa agar tetap dapat bercokol di atas tanah kelahirannya.

Akibatnya wajar, jika sekarang ini banyak pihak yang meminta garansi kepada Pemerintah, agar siapa pun yang berprofesi sebagai petani padi, perlu dijamin, kehidupannya tidak akan sengsara. Pemerintah perlu memberi keyakinan kepada kaum muda perdesaan yang akan bekerja di pertanian padi, mereka tidak lagi masuk jebakan hidup miskin.

Penderitaan petani di Tanah Merdeka, dalam beberapa waktu belakangan ini, tampil menjadi topik menarik untuk dibahas dengan penuh kecermatan. Isu pokoknya adalah mengapa petani harus menderita di tengah tumbuhnya pengakuan petani sebagai pahlawan pangan ? Sebagai pahlawan pangan, tentu sangat memilukan bila petani harus hidup menderira.

Ironis memang ! Betapa tidak ! Petani di negeri ini, pernah mencatatkan Indonesia di pentas dunia sebagai negara yang mampu meraih predikat Swasembada Beras. Dua kali petani padi, mampu mengharumkan nama bangsa dan negara, melalui kerja keras yang dilakukannya. Pertama tahun 1984 di era Orde Baru dan kedua tahun 2022 di masa Reformasi.

Tanpa kehadiran petani, mana mungkin Indonesia bakal meraih Swasembada Beras. Tanpa kinerja petani yang sangat membanggakan, tidak mungkin saat itu Presiden Soeharto akan di daulat untuk berbagi pengalaman tentang kisah sukses menggapai Swasembada Beras dihadapan pemimpin dunia yang tergabung sebagai anggota FAO.

Betapa bangganya kita selaku bangsa, menyaksikan Presiden Soeharto yang ditemani tokoh tani negeri ini, bicara santai dalam Sidang Khusus FAO di Roma, Itali, guna menyampaikan kiat-kiat meraih Swasembada Beras. Bayangkan, semula Indonesia dikenal sebagai salah satu negara pengimpor beras tertinggi di dunia, tiba-tiba mampu berswasembada beras.

Begitu pun dengan kisah sukses Swasembada Beras 2022. Bangsa lain banyak yang kagum atas kegigihan para petani dalam menggenjot produksi padi. Hebat betul, di saat warga dunia disergap pandemi Covid 19, para petani padi kita, malah mampu menorehkan keberhasilan di panggung dunia dengan meningkatkan produksi padi menuju Swa Sembada Beras.

Menakjuban dan keren sekali para petani di negeri ini. Keanehannya, mengapa banyak diantara mereka yang hidupnya menderita ? Ada apa sebetulnya dengan kondisi dunia perpadian, pergabahan dan perberasan di Tanah Merdeka ini ? Mengapa nasib dan kehidupan sebagian besar para petani padi, tidak mampu nengenyam kehidupan yang lebih baik ?

Adanya keinginan dan jargon : “petani bangkit mengubah nasib”, kelihatan lebih menonjol sebagai sebuah cita-cita ketimbang realita. Dalam kenyataannya, petani tampak susah untuk berubah nasib. Jerat kemiskinan masih belum mampu dilepas dalam kehidupan kesehariannya. Padahal, petani pun memiliki hak untuk hidup sejahtera.

Akhirnya penting disampaikan, penderitaan petani di Tanah Merdeka, sudah saatnya segera dihentikan. Kita berkewajiban untuk mewujudkan hak mereka agar dapat hidup sejahtera dan bahagia. Betapa senangnya Ibu Pertiwi, jika mampu melihat kehidupan petani yang terlepas dari penderitaan yang mencengkramnya. (PENULIS, KETUA HARIAN DPD HKTI JAWA BARAT)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gelar KLB, Quo Vadis PWI?

Next Post

ADA BAU DAN BAYANG-BAYANG KOLONIAL MEREBAK DARI ISTANA NEGARA DI IKN?

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
ADA BAU DAN BAYANG-BAYANG KOLONIAL MEREBAK DARI ISTANA NEGARA DI IKN?

ADA BAU DAN BAYANG-BAYANG KOLONIAL MEREBAK DARI ISTANA NEGARA DI IKN?

Pimpinan NU Minta Kepala BPIP Dicopot

Pimpinan NU Minta Kepala BPIP Dicopot

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...