• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

PETANI MENANTI ALAT PENGERING GABAH

by
January 20, 2025
in Economy, Feature
0
PETANI MENANTI ALAT PENGERING GABAH
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah dan Beras berdasar Peraturan Kepala Badan Pangan Nasional No. 2/2025, telah diberlakukan mulai 15 Januari 2025. Pemerintah mengumumkan kenaikan HPP Gabah menjadi Rp. 6500,- per kg dan Beras jadi Rp. 12.000,-. Kenaikan ini, tentu saja disambut gembira oleh para petani, sekalipun jumlah kenaikannya, belum sesuai dengan yang diimpikan petani.

Kenaikan HPP Gabah sebesar Rp. 500,- per kg, jelas tidak akan membawa perubahan berarti dalam kehidupan petani sehari-hari. Terlebih jika musim panen sekarang berbarengan dengan musim penghujan. Masalahnya semakin rumit, tatkala petani membaca Lampiran Perkabadan No. 2/2025 itu sendiri. HPP Gabah sebesar Rp. 6500,- ini, hanya berlaku untuk gabah yang memiliki kadar air maksimal 25 % dan kadar hampa maksimal 10 %.

Mengacu pada rafaksi yang jadi persyaratan penyerapan gabah oleh Perum Bulog, ternyata para petani masih cukup kesulitan untuk menghasilkan gabah kering panen (GKP) di petani dengan persyaratan ysng ditentukan diatas. Umumnya para petani akan menghasilkan gabah dengan kadar air diatas 30 % dan kadar hampa diatas 15 %.

Salah ttafsir petani terhadap angka HPP Gabah ini, wajar terjadi karena Pemerintah selalu mengumandangkan HPP Gabah mengalami kenaikan dari Ro. 6000,- menjadi Rp. 6500,- per kg. Pemerintah jarang menyebut HPP sebesar itu akan menjadi dasar penyerapan dan pembelian Perum Bulog dengan syarat, kadar air nya maksimal 25 % dan kadar hampanya maksimal 10 %.

Mencermati fakta kehidupan para petanivsaat panen berlangsung, kita akan kesusahan mencari gabah petani yang berkadar air dan berkadar hampa, sesuai dengan yang disyaratkan diatas. Perum Bulog juga kesusahan untuk menyerap gabah petani pada harga Tp. 6500,- per kg, mengingat tidak terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan.

Inilah sebetulnya, persoalan yang harus dicarikan jalan keluarnya. Penyerapan atau pembelian harus sebanyak-banyaknya, namun petani belum mampu memberi gabah yang berkualitas. Perum Bulog pasti tidak sembarangan dalam mrnyerap gabah petani. Sebsb, salah sadikit saja, di tempat lain, para Aparat Penegak Hukum (APH) sudah siap menunggunya.

Suasana dilematis seperti ini, akan semakin nyata terasa, bila panen berlangsung berbarengan dengan musim penghujan tiba. Pengalaman mempertontonkan, Perum Bulog harus siap-siap membeli “gabah basah”, karena petani tidak memiliki pilihan lain untuk mengeringkan gabah, selain menunggu datangnya sinar matahari. Bila hujan berkeoanjangan, bagaimana petani mampu mengeringkan gabah yang dipanennya ?

Menyerah kepada keadaan, jelas bukan sikap sebagai bangsa pejuang. Serumit apa pun masalah yang dihadapi, kita mesti mampu menawarkan jalan keluar terbaiknya. Untuk menjawab problem panen di musim hujan, diperlukan adanya langkah dan terobosan cerdas. Salah satunya, kita perlu memberi alat pengering gabah kepada para petani.

Jadi ingat yang disampaikan Presiden Prabowo. “Dalam menghadapi masalah atau menggapai harapan, seharusnya jangan cengeng dan mudah menyerah. Hadapi dan upayakan dahulu. Kalau ternyata tidak mampu segera lakukan evaluasi untuk dicariksn jawabannya”. Begitu pun dalam menjawab kesulitan petani menghadapi panen di musim hujan.

Ayo kita siapkan Alsintan bidang paska panen, khusus yang berkaitan dengan alat pengering gabah. Perum Bulog, tentu bersama Badan Pangan Nasional, dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian/Lembaga terkait guna menyiapkan Bansos Alat Pengering Gabah, sebagaimana Pemerintah menggulirkan Bansos Traktor dan Alsintan lainnya.
Akan lebih afdol jika Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota pun ikut mendukung pengadaan alat pengeringan gabah ini. Terlebih Provinsi yang selama ini dikenal sebagai sentra-sentra produksi padi. Kalau Gubernur Jaw Barat terpilih Kang Dedi Mulyadi tidak akan menganggarkan kebutuhsn mobil dinasnya, boleh jadi akan lebih terpuji jika anggaran itu digunakan untuk memberi alat pengering gabah.

Atau ada juga pejabat publik lain yang terpanggil hatinya untuk membantu petani padi. Mereka, tidak dilarang pula kalau akan menyumbangkan dana nya untuk dibelikan alat pengering gabah. Pertanyaannya adalah apakah para pejabat publik itu memiliki kepedulian dan kecintaan yang mendalam terhadap petani ? Inilah yang butuh jawaban jujur dari mereka.

Atas nama petani di Tanah Merdeka, tidak bisa tidak, bila panen raya bersamaan dengan musim penghujan, para petani perlu dibekali dengan alat pengering gabah. Keliru sekali, bila hal ini dibiarkan berlarut-larut. Tanpa alat pengering gsbah, lalu psnen berjalan di tengah hujan, dapat dipastikan, petani akan sulit mendapatkan gabah kering panen yang berkualitas.

Itu sebabnya, seirama dengan program prioritas Kabinet Merah Putih yang ingin mencapai swasembada pangan, kebijakan pemberian Bansos Alat Pengering Gabah, merupakan langkah tepat untuk mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan, sekaligus juga dengan upaya perbaikan kesejahteraan petani padinya.

Begitu ! Senoga jadi pencermatan kita bersama. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pagar Laut Tangerang dan Sandiwara Penguasa

Next Post

MUHAMMADIYAH KRITISI PEMAGARAN LAUT PIK DAN DORONG KEPEDULIAN LINGKUNGAN

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
MUHAMMADIYAH KRITISI PEMAGARAN LAUT PIK DAN DORONG KEPEDULIAN LINGKUNGAN

MUHAMMADIYAH KRITISI PEMAGARAN LAUT PIK DAN DORONG KEPEDULIAN LINGKUNGAN

Kapolri Siap Tindak Para Pihak Terlibat skandal Judol di Kemkomdigi Termasuk Nama Tertentu

Presiden Prabowo Harus Tegas kepada Kapolri sebagai Pembantunya di Kabinet Merah Putih

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...