Dalam pidatonya, Ganjar berbicara perihal reformasi, demokrasi, Pemilu 2024 yang harus adil dan jujur, tidak curang. Ganjar sempat menyinggung adanya tontonan drakor yang sedang terjadi belakangan.
Jakarta – Fusilatnews – Usai penetapan nomor urut capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa malam,
Menurut Gabjar drama-drama itu, seharusnya tidak terjadi karena malam ini memulai perayaan demokrasi melalui Pemilu.
“Tetap satukan semuanya dalam proses politik yang menggembirakan, hormati. Itulah kegembiraan yang seharusnya kita dapatkan. Tapi beberapa hari ini kita sedang disuguhkan menonton drakor yang sangat menarik publik,” kata Ganjar.
Suara para pendukungnya seketika pecah mendengar pidato Ganjar itu. Kemudian dia meminta para pendukungnya untuk tenang.
“Kami senang, suasana riang-gembira ini ditunjukkan di depan publik. Kami ingin itu juga ada dalam hati kita masing-masing, saya sangat menghormati situasi ini,” ujar dia.
Ganjar juga berbicara perihal demokrasi. Menurut Ganjar kekhawatiran atas demokrasi tergerus, kini tengah disuarakan tokoh agama, tokoh kebangsaan, jurnalis, aktivis, dan mahasiswa.
“Dan semuanya sedang menyuarakan kegelisahan itu. Itu kewajiban kita bapak-ibu untuk menjaga,” tutur dia.
Ganjar menjelaskan bahwa demokrasi harus benar-benar dipastikan berjalan dengan baik. “Harus kita pastikan demokrasi bisa baik, meski sekarang belum baik-baik saja,” ujar dia.
Dalam pidatonya, Ganjar juga mengklaim yakin ada rakyat Indonesia yang bersama dirinya untuk menjaga demokrasi di negeri ini.
“Saya tidak ingin masuk dan memperdebatkan apa yang disampaikan Mas Ganjar,” kata Maman kepada wartawan di halaman kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat.Selasa (14/11) malam
Maman menegaskan kerja partai – partai di Koalisi Indonesia Maju saat ini adalah mencari suara untuk memenangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024.
“Dan kami memenangkan kontestasi Pilpres. Bismillah, kalau ini disetujui oleh rakyat kita akan mengupayakan satu putaran,” kata dia.
Maman juga menanggapi singkat saat ditanyakan mengenai status Gibran yang saat ini sudah tak di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) lagi. Putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu sebelumnya ramai dikabarkan bakal bergabung di Partai Golkar.
“Terkait keberadaan beliau di partai Golkar, Insyaallah nanti akan indah pada waktunya,” ucap Maman.
Sedangkan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dengan santai menanggapi pidato politik Ganjar.
“Apa yang disampaikan Mas Ganjar baik,” kata Muzani saat ditemui di Kantor KPU usai penetapan nomor pasangan capres-cawapres, Selasa,
Muzani menegaskan, kompetisi pada Pilpres 2024 harus jujur, sehat, dan dijauhkan dari kecurangan. Ketika ditanya pernyataan Ganjar soal drama politik, Muzani menyetujui pernyataan bekas Gubernur Jawa Tengah itu.
“Saya setuju semua, itu pandangan yang genuine dan bagus untuk masa depan demokrasi kami,” kata Muzani.
Terkait nomor urut yang diperoleh Prabowo-Gibran, Muzani mengatakan nomor urut berapapun itu baik. Ia yakin duet Prabowo-Gibran bisa memenangi Pilpres 2024 dalam satu putaran.
“Yang paling penting adalah bagaimana kami bisa bekerja lebih keras di hadapan rakyat untuk bisa meyakinkan pilihan rakyat sebanyak-banyaknya,” kata dia.
























