• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pidato Megawati, Rocky Gerung, dan Politik yang Melampaui Praktik Kekuasaan

Ali Syarief by Ali Syarief
January 11, 2026
in Feature, Politik, Tokoh/Figur
0
Berkat Perseretuan PDIP vs Jokowi, PDIP Cabut Laporan Terhadap RG Terkait Sangkaan Pencemaran Nama Baik Jokowi

Rocky Gerung

Share on FacebookShare on Twitter

Fusiltnews – Banyak orang datang ke Rakernas I PDI-P di Ancol dengan satu ekspektasi: menunggu pidato politik. Menunggu sinyal koalisi. Menunggu arah kekuasaan. Menunggu strategi menghadapi Pemilu 2029. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri membuka panggung bukan dengan kalkulasi elektoral, melainkan dengan lanskap yang jauh lebih luas—kemanusiaan, lingkungan, dan persahabatan antarbangsa.

Pengamat politik dan aktivis Rocky Gerung mengaku menikmati momen itu. Bagi Rocky, ada keunikan yang jarang muncul dalam forum politik praktis. Megawati, kata dia, seolah sengaja menunda godaan bicara kekuasaan, dan memilih terlebih dahulu menegaskan apa yang lebih mendasar: nilai-nilai peradaban.

“Ada hal yang unik tadi. Anda pasti menunggu Ibu Megawati ucapkan pidato politik atau isu politik, tapi beliau menganggap ada yang lebih penting itu soal kemanusiaan, soal lingkungan, soal persahabatan,” ujar Rocky di lokasi Rakernas. Ia menilai, kemampuan Megawati mengambil isu-isu yang menjadi kegelisahan generasi hari ini—isu milenial—menunjukkan insting ideologis yang masih bekerja di tengah rutinitas partai.

Pidato itu dimulai dari panggung global. Venezuela, kedaulatan negara, larangan satu negara adikuasa mencaplok dan memimpin negara lain. Sebuah pengantar yang jarang terdengar di forum partai domestik. Bagi Rocky, langkah itu menandai konsistensi sikap Indonesia—dan PDI-P—dalam menolak imperialisme. Ada pesan bahwa politik nasional tidak bisa dilepaskan dari turbulensi geopolitik dunia.

Lalu Megawati bergerak ke isu yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari: perubahan iklim dan etika lingkungan. Bukan sekadar bicara teknis pembangunan hijau, tetapi tentang tanggung jawab moral menjaga kehidupan. Rocky menyebut penekanan pada climate change dan climate strike itu sebagai bagian paling tajam dalam pidato. Sebuah sinyal bahwa agenda perlindungan hidup ditempatkan sebagai visi jangka panjang, bukan sekadar program sektoral.

Namun bagian yang dianggap Rocky paling penting adalah penegasan soal human solidarity—solidaritas kemanusiaan. Persahabatan antar manusia diposisikan sebagai fondasi peradaban, sekaligus tugas ideologis kader PDI-P. Di sini, pidato tidak lagi sekadar instruksi partai, tetapi ajakan etis: bahwa politik seharusnya merawat martabat manusia.

Dalam konteks politik Indonesia yang kerap bising oleh transaksi dan pragmatisme, pilihan Megawati untuk menempatkan kemanusiaan sebagai pembuka arah politik partai menjadi pesan tersendiri. Seolah ada peringatan: sebelum bicara kursi, bicaralah dulu nilai. Sebelum menyusun strategi kekuasaan, susun dulu orientasi moralnya.

Rocky Gerung membaca momen itu bukan sekadar sebagai pidato seremonial, melainkan sebagai pernyataan arah. Bahwa PDI-P ingin menampilkan wajah politik yang tidak hanya bertarung di kotak suara, tetapi juga di medan ide dan etika. Apakah pesan ini akan konsisten diterjemahkan dalam praktik politik sehari-hari, tentu masih akan diuji waktu. Tetapi setidaknya, Rakernas ini membuka satu babak: bahwa politik bisa—dan seharusnya—berangkat dari kemanusiaan.

Dan mungkin, di situlah letak keunikan pidato Megawati kali ini. Ia tidak langsung menawarkan jawaban atas pertanyaan kekuasaan. Ia justru mengingatkan ulang: mengapa kekuasaan itu seharusnya diperjuangkan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MBG di Daerah 3T: Antara Janji Kesejahteraan dan Ancaman Pemborosan

Next Post

2026: Jangan Terperosok Lagi ke Jebakan Impor Beras!

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang
Feature

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut
Crime

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris
Crime

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Next Post
“DEMURRAGE” BERAS BULOG

2026: Jangan Terperosok Lagi ke Jebakan Impor Beras!

Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Membaca Potret Buram Prabowo 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD
Feature

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

by Karyudi Sutajah Putra
January 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan partai politik-partai politik pendukungnya, yang mewacanakan...

Read more
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

January 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Di Balik Pernyataan Purbaya: Rupiah dan Rapuhnya Fondasi Ekonomi Indonesia

January 24, 2026
Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

January 24, 2026
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

January 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist