• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pikiran Dan Kehendak Rakyat Itu Jernih, Mengapa Penguasa Tak Suka?

Ali Syarief by Ali Syarief
November 4, 2024
in Feature, Politik
0
Pikiran Dan Kehendak Rakyat Itu Jernih, Mengapa Penguasa Tak Suka?
Share on FacebookShare on Twitter

Sejak dulu, rakyat selalu menyuarakan keinginan mereka untuk memiliki pemerintahan yang bersih, bebas korupsi, dan berkomitmen untuk menegakkan hukum secara tegas, jujur, dan adil. Mereka menginginkan negara yang benar-benar berdaulat, tanpa adanya pengaruh dari kepentingan pihak luar atau “negara dalam negara” yang merusak kedaulatan. Selain itu, mereka berharap agar sumber daya manusia dan alam yang dimiliki negeri ini dikelola untuk kesejahteraan rakyat sendiri, bukan untuk kepentingan asing. Namun, ironisnya, keinginan yang begitu sederhana dan lurus ini justru kerap dianggap sebagai ancaman oleh penguasa.

Rakyat Menginginkan Pemerintahan yang Bersih dan Bebas Korupsi

Korupsi adalah musuh utama dari cita-cita rakyat untuk hidup sejahtera. Sebuah pemerintahan yang korup tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga merusak sistem dan nilai-nilai bangsa. Korupsi menyebabkan kekayaan negara bocor, layanan publik menjadi buruk, dan rakyat kecil yang seharusnya dilayani justru terpinggirkan. Rakyat sadar bahwa tanpa memberantas korupsi, mustahil tercipta pemerintahan yang benar-benar melayani.

Namun, ketika rakyat menuntut pemerintahan yang bebas dari korupsi, justru mereka dianggap meresahkan. Penguasa yang berafiliasi atau memiliki relasi dengan mereka yang korup merasa terancam dan khawatir bahwa tuntutan rakyat ini bisa menggoyahkan kedudukan mereka. Penguasa, yang seharusnya mendengarkan rakyat, justru merasa nyaman melindungi kepentingan kelompok tertentu daripada berfokus pada kebaikan bersama.

Penegakan Hukum yang Tegas dan Adil

Rakyat mendambakan penegakan hukum yang tidak memihak dan tidak mengenal kasta, di mana hukum berdiri sama rata tanpa pengecualian. Mereka ingin melihat keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu, tanpa adanya “orang-orang kebal hukum” yang sulit disentuh hanya karena kedudukan, kekayaan, atau pengaruh politiknya. Rakyat mengerti bahwa hukum yang tegas dan adil adalah fondasi dari negara yang maju, aman, dan tenteram.

Namun, penguasa sering kali enggan menegakkan hukum dengan prinsip keadilan yang sejati. Hal ini karena hukum yang tegas dan adil akan mengurangi ruang gerak bagi mereka yang memiliki kepentingan pribadi di atas kepentingan rakyat. Ketika rakyat mendesak penegakan hukum yang transparan, penguasa merasa itu mengancam stabilitas mereka. Maka tidak mengherankan jika suara rakyat yang ingin hukum tegak sering kali dibungkam atau dianggap sebagai sikap oposisi yang tidak konstruktif.

Kedaulatan Negara Tanpa Campur Tangan Asing

Rakyat ingin negara yang berdaulat, di mana setiap kebijakan yang diambil adalah demi kepentingan dan kesejahteraan bangsa sendiri, bukan kepentingan negara lain. Mereka berharap bahwa kedaulatan tidak hanya menjadi jargon politik, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Negara dalam negara—baik itu dalam bentuk pengaruh asing atau kekuatan politik domestik yang melayani kepentingan lain—harus dihapuskan agar kedaulatan bisa terjaga.

Namun, kedaulatan yang kokoh membuat penguasa harus bertindak dengan lebih bertanggung jawab terhadap rakyat, tanpa banyak ruang untuk mengorbankan kesejahteraan publik demi hubungan dengan pihak asing. Hal inilah yang membuat penguasa tidak suka jika rakyat menuntut kedaulatan sejati. Dengan ketergantungan pada kepentingan asing, penguasa sering merasa lebih leluasa mendapatkan keuntungan jangka pendek, meskipun hal itu merugikan masa depan bangsa.

Sumber Daya untuk Kesejahteraan Rakyat Sendiri

Rakyat ingin agar kekayaan alam dan sumber daya manusia negeri ini digunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan mereka. Indonesia kaya dengan sumber daya alam, dan rakyat mengerti bahwa jika sumber daya ini dikelola dengan bijak, mereka tidak perlu merasakan kesulitan. Sayangnya, kepemilikan dan pengelolaan sumber daya ini kerap dikuasai oleh asing atau kelompok elit tertentu, sementara rakyat hanya mendapat sisa-sisanya. Rakyat menyadari bahwa hal ini adalah masalah mendasar yang harus segera diubah.

Namun, tuntutan ini dianggap “mengganggu” oleh penguasa. Ketika rakyat meminta agar sumber daya dialokasikan untuk kesejahteraan mereka, penguasa menganggap itu sebagai tuntutan yang sulit. Sering kali, mereka lebih memilih bersekutu dengan pihak asing atau elit lokal yang memiliki modal besar, meskipun dampaknya jelas merugikan rakyat.

Pemimpin Berkualitas Tinggi dengan Pengabdian Tulus

Rakyat mendambakan pemimpin yang berintegritas tinggi, memiliki visi yang jelas, dan sepenuhnya berdedikasi untuk mengabdi pada rakyat. Mereka ingin pemimpin yang tidak hanya memikirkan pencapaian jangka pendek atau popularitas, tetapi yang benar-benar bekerja untuk memperbaiki kehidupan mereka. Rakyat berharap pemimpin-pemimpin mereka adalah sosok yang rela berkorban demi bangsa dan negara, yang menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Sayangnya, bagi sebagian penguasa, permintaan ini terasa “berlebihan”. Banyak pemimpin yang lebih tertarik dengan pencitraan, politik praktis, atau menjaga kedudukan, sehingga mereka enggan memenuhi tuntutan rakyat untuk pengabdian yang tulus. Kualitas kepemimpinan dan integritas yang dituntut rakyat ini justru kerap dianggap sebagai bentuk “oposisi” yang melemahkan mereka.

Mengapa Penguasa Tak Suka?

Pada intinya, penguasa tidak suka jika rakyat memiliki pikiran yang jernih, karena hal itu mengancam kenyamanan dan kemapanan mereka. Pikiran rakyat yang jernih, kritis, dan berorientasi pada kebaikan bersama menuntut perubahan yang nyata dan mengingatkan penguasa akan janji-janji yang belum ditepati. Rakyat yang berpikiran jernih tidak mudah dihasut atau dialihkan dengan pencitraan, dan inilah yang paling ditakuti penguasa.

Tuntutan rakyat akan pemerintahan yang bersih, hukum yang adil, kedaulatan, sumber daya untuk kesejahteraan rakyat, dan pemimpin berintegritas bukanlah tuntutan yang mustahil. Ini adalah keinginan yang sangat mendasar dan sejatinya adalah hak yang memang layak didapatkan oleh rakyat. Pemerintah yang sejati seharusnya melihat tuntutan rakyat ini sebagai panduan untuk bekerja lebih baik, bukan sebagai ancaman yang harus dihindari atau dilemahkan.

Jika penguasa benar-benar memahami dan menghargai makna dari “pikiran rakyat itu jernih,” mereka akan menyadari bahwa semua tuntutan ini adalah wujud dari kecintaan rakyat terhadap bangsa ini. Dan penguasa yang mencintai rakyatnya seharusnya mengupayakan agar setiap keinginan ini terwujud.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kasus Tom Lembong Bisa Picu “Perang Saudara” TNI/Polri vs Kejagung

Next Post

Lingkar Perempuan Global dan Mitra Latih 24 Perempuan Pesisir Jadi Entrepreneur Digital Berbasis Nilai Moderasi Beragama

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS
Feature

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Next Post
Lingkar Perempuan Global dan Mitra Latih 24 Perempuan Pesisir Jadi Entrepreneur Digital Berbasis Nilai Moderasi Beragama

Lingkar Perempuan Global dan Mitra Latih 24 Perempuan Pesisir Jadi Entrepreneur Digital Berbasis Nilai Moderasi Beragama

Elektabilitas Andika-Hendi Luthfi-Yasin imbamg

Elektabilitas Andika-Hendi Luthfi-Yasin imbamg

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist