Kontributor : Biccu
Makassa-fusilatnewr – Sebagai bagian dari upaya memberdayakan perempuan di wilayah pesisir, Lingkar Perempuan Global bekerja sama dengan Koperasi Wanita Nelayan meluncurkan program Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan (WEET) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Program bertajuk Pendampingan Perempuan dalam Penguatan Entrepreneur Berbasis Digital dan Moderasi Beragama ini berlangsung di Kelurahan Patingalloang dan Kelurahan Ujung Tanah.
Program ini bertujuan memberdayakan para perempuan, khususnya ibu kepala keluarga, dalam mengidentifikasi potensi diri untuk menciptakan ide bisnis yang dapat berkembang melalui platform digital. Dengan pendekatan berbasis nilai moderasi beragama, etika bisnis, dan integritas, pelatihan ini diharapkan membantu peserta menjalankan usaha yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga menghargai keberagaman. Peserta dilatih menguasai media sosial dan e-commerce untuk memperluas pasar serta mempercepat kolaborasi antar-komunitas perempuan.
Naomi Parubak, fasilitator sesi pertama pelatihan bertema “Mengenali Potensi Diri sebagai Perempuan Pemimpin Keluarga,” memimpin diskusi yang dihadiri oleh 24 peserta, sebagian besar ibu kepala keluarga. Salah satu peserta, Halmina, terinspirasi untuk memanfaatkan pelatihan ini demi meningkatkan usahanya. Ia berencana membuka dua tabungan dari hasil berjualan bakwan: satu untuk keperluan mendesak dan satu lagi untuk membeli mesin jahit, yang nantinya akan digunakan sebagai sumber pendapatan tambahan saat musim hujan dengan menawarkan layanan permak pakaian di lingkungannya.
“Dari pelatihan ini saya menemukan motivasi baru untuk meningkatkan usaha. Saya berencana membuka dua tabungan dari hasil berjualan bakwan: satu untuk kebutuhan mendesak dan satu lagi untuk membeli mesin jahit. Mesin tersebut akan menjadi sumber pendapatan cadangan saat musim hujan tiba,” ujar Halmina kepada peserta lain.
Naomi Parubak menekankan pentingnya kebiasaan menabung untuk menghindari ketergantungan pada pinjaman berbunga tinggi. Sementara itu, Ketua tim pengabdian dan Founder Lingkar Perempuan Global, Waode Surya Darmadali, yang juga Dosen UIN Alauddin Makassar, menyatakan harapannya agar pelatihan ini mampu mendorong peserta untuk mengenali potensi mereka dan merencanakan langkah-langkah konkret demi mewujudkan mimpi.
“Saya berharap pelatihan ini mampu memberikan dampak positif dalam mendorong peserta mengenali potensi mereka dan merencanakan langkah konkret demi mewujudkan mimpinya,” ujar Waode.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua Koperasi Wanita Nelayan, Dra. Nuraeni, dan Pusat Penelitian dan Penerbitan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Alauddin Makassar, yang turut memperkuat inklusivitas program ini agar semakin bermanfaat bagi komunitas perempuan setempat.
























