• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pilpres 2024 dalam Perspektif Kisah Aji Saka

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 10, 2023
in Feature, Politik
0
Panggung Sandiwara Koalisi

Foto/SINDOnews

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – “Othak-athik-gathuk”. Itulah inti dari tulisan ini. Yakni, mengaitkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dengan kisah Aji Saka, cerita rakyat Pulau Jawa, dengan “ilmu” othak-athik-gathuk (mencocok-cocokkan supaya pas).

Sebenarnya “ilmu” othak-athik-gathuk ini mirip semiotika modern ala Ferdinand de Saussure, Charles Sanders Pierce, atau Roland Barthes.

Menurut Saussure, semiotika adalah kajian yang membahas tentang tanda dalam kehidupan sosial dan hukum yang mengaturnya. Tanda itu memiliki makna tertentu karena sangat dipengaruhi oleh peran bahasa.

Menurut Pierce, tanda dalam semiotika akan selalu berkaitan dengan logika, terutama logika manusia untuk menalar adanya tanda-tanda yang muncul di sekitarnya.

Menurut Barthes, semiotika adalah ilmu yang digunakan untuk memaknai suatu tanda, yang mana bahasa juga merupakan susunan atas tanda-tanda yang memiliki pesan tertentu dari masyarakat. Tanda di sini juga dapat berupa lagu, dialog, not musik, logo, gambar, mimik wajah, hingga gerak tubuh.

Semiotika adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda supaya dapat mengetahui bagaimana tanda tersebut berfungsi dan menghasilkan suatu makna (Tinarbuko, 2008). Sementara menurut Christomy dan Yuwono (2004), semiotika adalah studi tentang tanda-tanda (sign), fungsi tanda, dan produksi tanda.

Kembali ke kisah Aji Saka, konon ia punya dua pengawal setia: Dora dan Sembada. Saat hendak pergi mengembara, Aji Saka mengamanatkan keris pusakanya kepada Sembada untuk menjaganya dan tak seorang pun boleh mengambilnya kecuali Aji Saka sendiri. Namun di tengah perjalanan, Aji Saka ternyata memerlukan keris pusaka itu sehingga ia memerintahkan Dora untuk mengambilnya pada Sembada dengan pesan tak boleh kembali sebelum membawa keris pusaka itu.

Dora dan Sembada pun berkelahi demi mempertahankan amanat masing-masing dari Aji Saka. Akhirnya keduanya sama-sama mati.

Atas kematian kedua abdinya yang setia itu, Aji Saka menciptakan sebuah puisi yang kemudian kita kenal sebagai aksara Jawa, yakni “hanacaraka datasawala padhajayanya magabathanga”.

“Hanacaraka” dapat diartikan sebagai “hana” (ana/ada), “caraka” (cipta, rasa, karsa/niat, perasaan dan kemauan), atau ada cipta rasa dan karsa.

“Datasawala” dapat diartikan sebagai “da” (dzat) “tan sawala” (tak bisa mengelak) atau dzat yang tak bisa mengelak (dari amanah).

“Padhajayanya” dapat diartikan sebagai “padha” (sama) “jayanya” (kuatnya) atau sama-sama kuat.

“Magabathanga” dapat diartikan sebagai “mangga” (silakan) menjadi “bathanga” (bangkai). Atau sama-sama menjadi mayat.

Pipres 2024 diprediksi hanya akan diikuti oleh dua pasang calon presiden-wakil presiden dari dua poros yang berbeda, yakni poros koalisi pendukung pemerintah dan poros oposisi. Poros oposisi capresnya adalah mantan Gubernur DKI Jakarta, meski partai politik yang mendeklarasikannya saat ini masih berada di poros koalisi, yakni Partai Nasdem.

Adapun poros koalisi pengendalinya adalah PDI Perjuangan yang menurut Pasal 222 Undang-Undang (UU) No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu berhak mengusung pasangan capres-cawapres sendiri karena jumlah kursinya di DPR RI ada 20% (128 kursi) atau memenuhi “presidential threshold” (ambang batas pemilihan presiden). Sedangkan Nasdem yang kursinya di DPR RI hanya 9,05% (59 kursi) harus berkoalisi dengan parpol lain supaya bisa meloloskan Anies.

Di PDIP hingga kini masih terjadi pertarungan internal yang cukup sengit, antara Puan Maharani atau Ganjar Pranowo yang akan diajukan sebagai capres. Sedangkan Nasdem masih alot tarik-ulur dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk membentuk koalisi yang akan mereka namai sebagai “Koalisi Perubahan”.

Musababnya adalah Demokrat ngotot mengajukan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cawapres, sedangkan PKS ngotot mengajukan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sebagai cawapres. Sebaliknya, Anies yang diberi keleluasaan Nasdem untuk menentukan cawapresnya “ogah” terhadap kedua nama itu, karena kurang “menjual”.

Pertarungan internal di PDIP pun sedemikian kuatnya. Musababnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri cenderung mendukung Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai capres. Hal ini wajar, mengingat Puan bukan hanya anak ideologis Megawati, melainkan juga anak biologis Presiden ke-5 RI itu. Sayangnya, elektabilitas Puan tak kunjung terangkat meski sosialisasi dan promosi sudah masif dilakukan.

Di sisi lain, elektabilitas Ganjar selalu berkibar. Ia selalu berada di tiga besar dalam berbagai survei lembaga kredibel bersama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Bahkan di kalangan milenial, elektabilitas Ganjar teratas. Sayangnya, Ganjar cuma anak ideologis Megawati, bukan anak biologisnya.

Jika pertarungan antara Nasdem, Demokrat dan PKS sama-sama kuatnya atau “padhajayanya”, serta Anies dan Nasdem pun ngotot tak mau mengakomodasi AHY atau Aher, maka hampir dapat dipastikan Koalisi Perubahan akan musykil dibentuk. Anies pun akan “magabathanga” karena tidak bisa mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai capres atau peserta Pemilu 2024.

Begitu pun pertarungan internal PDIP jika sampai menjelang pendaftaran capres nanti masih sama-sama kuat atau “padhajayanya”, maka partai berlambang banteng itu tidak tertutup kemungkinan akan “magabathanga”.

Prabowo mungkin akan muncul sebagai kuda hitam!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gempa 7,9 M Guncang Maluku, BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami

Next Post

Indonesia Dapat Tambahan Kuota Haji Plus Tak Ada Pembatasan Usia.

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Indonesia Dapat Tambahan Kuota Haji Plus Tak Ada Pembatasan Usia.

Indonesia Dapat Tambahan Kuota Haji Plus Tak Ada Pembatasan Usia.

Pesona Keajaiban Surat Wasiat Semar

Kecerdasan Artifisial Alih Bahasa Satwa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist