• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Politik dan Teori Kacau Balau

fusilat by fusilat
September 30, 2023
in Feature
0
Pesona Keajaiban Surat Wasiat Semar

Jaya Suprana (kompas)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Jaya Suprana | Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

PADA masa Orba, politik terkesan monoton maka membosankan sebab segala sesuatu sudah bisa dipastikan sebelumnya seperti 2+2 pasti = 4 . Politik masa Orba sudah diatur sedemikian rapi oleh rezim penguasa demi menjamin kendali kekuasaan jangan sampai lepas dari genggaman. Setelah Orde Reformasi menggantikan Orde Baru, maka suasana politik relatif lebih tidak membosankan sebab 2+2 belum tentu pasti = 4.

Pada masa awal Orde Reformasi, para politisi masih tulus dan polos akibat belum terlanjur menikmati nikmatnya kekuasaan sehingga masih fokus mengabdikan diri kepada negara, bangsa, dan rakyat. Kemudian mirip dengan distopianya George Orwell di Animal Farm, lambat namun pasti penguasa Orde Reformasi kembali bersifat otoriter seperti penguasa Orde Baru.

Saya mulai tertarik untuk mempelajari politik secara organoleptik dari apa yang saya amati langsung dari laboratorium lapangan. Untuk melakukan riset lapangan saya mencoba menggunakan aneka ragam lensa teori mulai dari kodeks Hammurabi, maksima Ptahhotep, arta-sastra Katulya, nihilisme Bharata Yudha, deterministika Bhagavad Gita, metafisika Platon, etika Aristotle lanjut ke Aquinas, stoika Cicero, khianatisme Brutus, spritualisme Agustinus, survival adaptif Machiavelli lanjut ke Darwinisme, utilitarianika Bentham, paradoksa Russel, eksistensialisme Sartre, loyalitas Konfusius, hasta-brata Kejawen, liberal nasionalisme Mazzini, postmodernisme Foucault, pesimisme Camus, semantika Chomsky, vindikatika Fukuyama, mandala Buddhisne, kontemplasi Zen sampai ke kemanusiaan Ibu Teresa lanjut ke Sandyawan Sumardi.

Namun apa yang terjadi panggung politik Indonesia pasca-Reformasi ternyata berkembang sedemikian dinamis multi-aspek, multi-bentuk dan multi-kompleks sehingga sudah berada di luar jangkauan segenap ilmu atau teori politik yang pernah digagas oleh para pemikir terkemuka di planet bumi ini. Teori yang paling mendekati inti sukma dasar yang hakiki melekat pada kemelut, baik di atas panggung apalagi di belakang layar politik Indonesia tinggal tersisa apa yang disebut sebagai chaos theory alias teori kacau-balau yang semula terbatas berkeliaran di khasanah matematika sambil kerap merangsek masuk ke wilayah fisika, kimia, biologi dan kosmologi.

Teori kacau-balau, berhadapan dengan sifat sistem dinamika balistika non-linear tertentu yang dalam kondisi tertentu menunjukkan fenomena yang dikenal sebagai kekacaubalauan, terkait sifat sensitivitas pada kondisi awal seperti atmosfer, tata surya, lempeng tektonika, turbulensi fluida, gejolak sosio-ekonomi, pertumbuhan populasi dan politik. Perbedaan kecil pada kondisi awal, seperti kesalahan dalam pengukuran atau pembulatan dalam perhitungan numerik, dapat menghasilkan hasil yang sangat berbeda untuk sistem dinamis tersebut, sehingga membuat prediksi jangka panjang atas perilakunya secara umum tidak mungkin dilakukan.

Hal ini dapat terjadi meskipun sistem ini bersifat deterministik, artinya perilaku masa depan mereka mengikuti pengembangan unik dan sepenuhnya ditentukan oleh kondisi awalnya, tanpa melibatkan unsur acak. Dengan kata lain, sifat deterministikal teori kacau-balau membuatnya sulit, bahkan mustahil diprediksi. Tak jelas mana kanan mana kiri, mana ujung mana pangkal, mana cabang mana ranting mana dahan, mana luar mana dalam, mana atas mana bawah, mana kepala mana ekor, mana hulu mana hilir.

Inkonsistensi deterministikaan sich juga menyelinap hadir di teori kuantum dengan segenap cabang dan rantingnya. Pendek kata 2+2 belum pasti = 4. Di ring tinju yang paling sulit dihadapi adalah petinju kidal dan bermata juling yang mengaburkan arah gerak lengan dan tangan. Teori kacau-balau diintisarikan maknanya oleh Edward Lorenz sebagai: “Ketika masa kini menentukan masa depan, namun perkiraan masa kini tidak menentukan masa depan”.

Maka di antara segenap teori di alam semesta ini naga-naganya teori kacau-balau memang layak dianggap sebagai yang paling mampu mendekati ekspresi suasana kemelut kekacau-balauan yang telah, sedang dan akan merajalela di panggung politik Indonesia.

Dikutip Kompas.com 26/09/2023,

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Like Father Like Son : “Kaesang Langsung Blusukan”

Next Post

Marcos Filipina Hanya Ingin Mempertahankan Wilayahnya, Tidak Mencari Masalah di Laut Cina Selatan

fusilat

fusilat

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Pidato Pertama Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr.

Marcos Filipina Hanya Ingin Mempertahankan Wilayahnya, Tidak Mencari Masalah di Laut Cina Selatan

Sinyal Dukungan Habib Rizieq Shihab Untuk Anies dan Cak Imin

Sinyal Dukungan Habib Rizieq Shihab Untuk Anies dan Cak Imin

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist