• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Politik Etis Bancakan Kursi Komisaris

fusilat by fusilat
June 15, 2024
in Feature, Politik
0
Politik Etis Bancakan Kursi Komisaris
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Serahkan suatu urusan kepada yang bukan ahlinya, dan tunggulah kehancurannya.”

Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – Kistoro (50), teman saya yang dosen itu berseloroh, “Politik etis (balas budi),” usai membaca judul berita “Ini 8 Timses Prabowo-Gibran yang Diangkat Jadi Komisaris BUMN” di link media online yang saya “share” ke WhatsApp Group (WAG) komunitas kami.

Entah apa yang berkecamuk dalam benak dosen “trengginas” itu, sehingga mengaitkan “bancakan” (pembagian) kursi komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan politik etis atau politik balas budi.

Politik etis atau politik balas budi adalah politik yang diberlakukan pemerintah kolonial Belanda di Hindia Belanda (kini Indonesia) mulai awal abad ke-20. Politik etis ini merupakan koreksi atas politik tanam paksa yang diberlakukan sebelumnya.

Dikutip dari Wikipedia, Sabtu (15/6/2024), pada 17 September 1901, Ratu Wilhelmina menegaskan dalam pidato pembukaan sidang Parlemen Belanda yang ditulis oleh Abraham Kuyper, Perdana Menteri yang baru menjabat, bahwa pemerintah Belanda mempunyai panggilan moral dan utang budi (een eerschuld) terhadap bangsa Bumiputera di Hindia Belanda.

Ratu Wilhelmina menuangkan panggilan moral tersebut ke dalam kebijakan politik etis, yang terangkum dalam program Trias Van Deventer yang meliputi:

Pertama, irigasi (pengairan), membangun dan memperbaiki pengairan-pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian.

Kedua, emigrasi yakni mengajak penduduk untuk bertransmigrasi ke pulau lain.

Ketiga, edukasi yakni memperluas bidang pengajaran dan pendidikan.

Banyak pihak menghubungkan kebijakan baru politik Belanda ini dengan pemikiran dan tulisan-tulisan Van Deventer yang diterbitkan beberapa waktu sebelumnya, sehingga Van Deventer kemudian dikenal sebagai pencetus politik etis ini.

Namun, kebijakan pertama dan kedua disalahgunakan oleh pemerintah kolonial Belanda dengan membangun irigasi untuk perkebunan-perkebunan Belanda, dan emigrasi dilakukan dengan memindahkan penduduk ke daerah perkebunan Belanda untuk dijadikan pekerja rodi. Hanya pendidikan yang berarti bagi bangsa Indonesia.

Sekali lagi, entah apa yang berkecamuk dalam benak teman saya yang dosen itu sehingga ia menghubungkan politik etis atau balas budi dengan bagi-bagi kursi komisaris BUMN kepada Tim Sukses (Timses) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu.

Diketahui, Prabowo-Gibran didukung Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2024. Maklum, Gibran adalah putra sulung wong Solo itu.

Mungkin yang dia maksud adalah kursi-kursi komisaris BUMN yang diobral itu sekadar wujud balas budi dari Presiden Jokowi kepada mereka yang dianggap telah berkeringat dalam pemenangan Prabowo-Gibran. Profesionalitas, integritas dan imparsialitas pun diabaikan.

Fenomena bancakan kursi komisaris BUMN kepada tim sukses capres-cawapres ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, atau sejak 2004 lalu ketika pilpres mulai digelar secara langsung. Hanya saja, pada periode kedua pemerintahan Jokowi ini lebih parah lagi. Ketika kursi kabinet tak cukup untuk mengakomodasi tim sukses, kursi komisaris BUMN pun menjadi alternatif pilihan.

Implikasinya, BUMN dipolitisasi. BUMN menjadi sarang politisi, sesuatu yang “nggegirisi” (menakutkan) bagi direksi. Tapi direksi tak berdaya menghadapi komisaris yang politisi.

Implikasi lanjutannya, tak sedikit BUMN yang kinerja dan keuangannya jeblok. Merugi dan terus merugi. Umpama laba pun tak maksimal. Ini antara lain gegara “bancakan” kursi komisaris buat politisi.

BUMN menjadi semacam sapi perah bagi penguasa dan hulubalangnya.

Ironisnya, meski BUMN-nya merugi, namun komisaris dan direksi masih dapat tantiem atau komisi.

Lalu siapa saja Timses Prabowo-Gubran yang nangkring di kursi Komisaris BUMN?

Dikutip dari sejumlah sember, mereka adalah:

Pertama, Simon Aloysius Mantiri (Komisaris Utama Pertamina).

Simon Aloysius Mantiri adalah politikus Partai Gerindra yang menjabat Wakil Sekretaris Dewan Pembina. Ia juga Timses Prabowo-GIbran yang menjabat Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2024, Senin 10 Juni 2024, Simon Aloysius Mantiri resmi diangkat menjadi Komisaris Utama PT Pertamina Tbk menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengundurkan diri.

Kedua, Fuad Bawazier (Komisaris Utama MIND ID).

Fuad Bawazier merupakan Timses Prabowo-Gibran yang menjabat Anggota Dewan Pakar TKN. Fuad Bawazier juga orang yang dekat dengan Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto.

Fuad Bawazier diangkat menjadi Komisaris Utama MIND ID berdasarkan keputusan RUPST Tahun Buku 2023, Senin 10 Juni 2024.

Ketiga, Grace Natalie (Komisaris MIND ID)

Masih di BUMN MIND ID, dalam RUPST Tahun Buku 2023, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie resmi ditunjuk sebagai Komisaris MIND ID pada 11 Juni 2024. Grace Natalie pun merupakan salah satu petinggi di TKN Prabowo-Gibran, sebagai Wakil Ketua.

Keempat, Condro Kirono (Komisaris Independen PT Pertamina).

Selain Simon Aloysius yang masuk jajaran Dewan Komisaris PT Pertamina, Condro Kirono juga diangkat oleh Kementerian BUMN sebagai Komisaris Independen PT Pertamina. Pengangkatan itu berdasarkan RUPST tanggal 10 Juni 2024. Condro Kirono merupakan petinggi TKN Prabowo-Gibran yang menjabat Wakil Ketua.

Kelima, Siti Nurizka Puteri Jaya (Komisaris Utama PT Pupuk Sriwidjaja).

Kader Partai Gerindra, Siti Nurizka Puteri Jaya resmi diangkat menjadi Komisaris Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri). Mantan Anggota Komisi III DPR RI ini diangkat menjadi Komut Pusri berdasarkan RUPS Luar Biasa, Senin 10 Juni 2024.

Keenam, Prabu Revolusi (Komisaris Independen PT Kilang Pertamina Internasional).

Prabu Revolusi resmi diangkat menjadi Komisaris Independen PT Kilang Pertamina Internasional pada Februari 2024. Eks-Pemimpin Redaksi iNews ini sebelumnya Timses Ganjar-Mahfud yang menjabat Deputi Komunikasi Tim Pemenangan Nasional (TPN), namun pindah menjadi Timses Prabowo-Gibran dengan menjabat anggota.

Ketujuh, Felicitas Talulembang (Komisaris Independen BSI).

Felicitas Talulembang merupakan politikus Gerindra yang diangkat menjadi Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI). Pengangkatan anggota DPR RI periode 2014-2019 ini berdasarkan RUPST tanggal 17 Mei 2024 lalu.

Kedelapan, Siti Zahra Aghnia (Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga).

Siti Zahra Aghnia merupakan istri dari Komandan TKN Fanta Arief Rosyid Hasan. Ia diangkat menjadi Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga sejak 1 Januari 2024.

Alhasil, ‘quo vadis” (mau dibawa ke mana) BUMN kita? Apakah akan tetap menjadi sapi perah penguasa dan hulubalangnya?

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Serahkan suatu urusan kepada yang bukan ahlinya, dan tunggulah kehancurannya.”

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ewuh Pakewuh

Next Post

PPATK Laporkan Nilai Transaksi Judi Online Capai Rp 600 Triliun

fusilat

fusilat

Related Posts

Membuka Kotak Pandora Kekuasaan: Pelajaran yang Perlu Dibaca Roy Suryo Cs
Crime

Membuka Kotak Pandora Kekuasaan: Pelajaran yang Perlu Dibaca Roy Suryo Cs

June 23, 2026
UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?
Birokrasi

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

June 23, 2026
Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion
Cross Cultural

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

June 23, 2026
Next Post
PPATK Laporkan Nilai Transaksi Judi Online Capai Rp 600 Triliun

PPATK Laporkan Nilai Transaksi Judi Online Capai Rp 600 Triliun

Bullying Siswa SMP Bertubuh Kerdil Viral, Dinas Pendidikan Tegur Pihak Sekolah

Bullying Siswa SMP Bertubuh Kerdil Viral, Dinas Pendidikan Tegur Pihak Sekolah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok
Law

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

by Karyudi Sutajah Putra
June 22, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Penangkapan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (19/6/2026), terkesan seperti menangkap teroris....

Read more
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026
MBG dan Adu Domba Rakyat

MBG dan Adu Domba Rakyat

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Membuka Kotak Pandora Kekuasaan: Pelajaran yang Perlu Dibaca Roy Suryo Cs

Membuka Kotak Pandora Kekuasaan: Pelajaran yang Perlu Dibaca Roy Suryo Cs

June 23, 2026
Tambang Ilegal Diduga Dibiarkan, Karst Maros Terus Dikeruk: APH Bungkam, Lingkungan Terancam

Tambang Ilegal Diduga Dibiarkan, Karst Maros Terus Dikeruk: APH Bungkam, Lingkungan Terancam

June 23, 2026
UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

June 23, 2026
Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

June 23, 2026
Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas

Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas

June 22, 2026
Penangguhan Belum Dikabulkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Tetap Ditahan

Penangguhan Belum Dikabulkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Tetap Ditahan

June 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Membuka Kotak Pandora Kekuasaan: Pelajaran yang Perlu Dibaca Roy Suryo Cs

Membuka Kotak Pandora Kekuasaan: Pelajaran yang Perlu Dibaca Roy Suryo Cs

June 23, 2026
Tambang Ilegal Diduga Dibiarkan, Karst Maros Terus Dikeruk: APH Bungkam, Lingkungan Terancam

Tambang Ilegal Diduga Dibiarkan, Karst Maros Terus Dikeruk: APH Bungkam, Lingkungan Terancam

June 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...