• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Politikus Bergaji Fantastis, Kontribusi Fantasmagoris – Hanya Merobek Luka Rakyat

Ali Syarief by Ali Syarief
August 8, 2025
in Crime, Feature
0
Politikus Bergaji Fantastis, Kontribusi Fantasmagoris – Hanya Merobek Luka Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah hiruk pikuk persoalan bangsa—kemiskinan yang masih menjerat jutaan warga, kualitas pendidikan yang tertinggal, sistem kesehatan yang rapuh, dan infrastruktur dasar yang timpang—kita justru disuguhi pemandangan politikus-politikus yang hidup nyaman dalam dekapan fasilitas negara. Mereka duduk di kursi empuk gedung parlemen atau eksekutif, menerima gaji yang tak sebanding dengan kontribusi nyata, menikmati tunjangan yang melimpah, perjalanan dinas ke luar negeri, kendaraan mewah, rumah dinas, bahkan anggaran komunikasi yang setara dengan upah minimum pekerja selama berbulan-bulan.

Ironis.

Pertanyaan mendasarnya: apa kontribusi nyata mereka terhadap negara?

Mereka bukan pejuang kemerdekaan yang bertaruh nyawa demi bangsa. Mereka bukan perintis jalan, jembatan, atau industri strategis. Mereka tidak merumuskan kebijakan ekonomi yang berdampak luas, tidak menulis satu pun buku pemikiran yang mencerahkan rakyat, tidak mencetuskan satu pun inovasi yang mendobrak keterbelakangan bangsa. Bahkan, sebagian besar tidak menguasai bidang kerja mereka di komisi atau kementerian yang mereka pimpin. Lantas, apa yang membuat mereka pantas menerima gaji puluhan juta hingga ratusan juta per bulan?

Bandingkan dengan buruh di Jakarta yang bekerja keras dari pagi hingga malam, mengandalkan tenaga dan keterampilan untuk sekadar menyambung hidup dengan UMR sekitar Rp5 juta. Bandingkan dengan guru honorer di pedalaman yang mengabdi demi mencerdaskan anak bangsa dengan gaji yang seringkali lebih kecil dari biaya transportasi mereka. Atau para petani, nelayan, dan UMKM yang membangun fondasi ekonomi nasional dengan peluh dan kesabaran, namun tidak pernah tersentuh bantuan negara secara berkelanjutan.

Kontras itu membuat luka dalam nalar keadilan.

Politik seharusnya menjadi panggilan pengabdian, bukan lahan pengumpulan kekayaan. Jabatan publik seharusnya digunakan untuk melayani, bukan dilayani. Tetapi realitas hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar politikus kita menjadikan kekuasaan sebagai alat memperkaya diri, memperluas jejaring, dan memperkuat cengkeraman oligarki—bukan sebagai medan perjuangan membela rakyat.

Kita tidak menuntut mereka menjadi malaikat. Tapi kita berharap mereka bekerja, berpikir, dan berkontribusi. Hadir di ruang-ruang publik bukan hanya untuk seremonial dan pencitraan, melainkan untuk bertarung gagasan, merumuskan kebijakan progresif, dan memperjuangkan kepentingan rakyat yang sesungguhnya.

Sebagai wakil rakyat, mereka digaji oleh rakyat. Maka logis jika rakyat berhak menuntut pertanggungjawaban. Jika dalam satu periode jabatan mereka tidak memberi dampak signifikan bagi masyarakat luas, maka sesungguhnya mereka adalah penghambur uang negara dengan legalitas formalitas.

Bangsa ini tidak akan maju jika politik dibiarkan sebagai panggung pengisapan kekayaan negara oleh segelintir elite. Indonesia butuh politikus yang hadir sebagai pemikir, pelaku perubahan, dan pelayan rakyat—bukan sekadar penikmat fasilitas negara tanpa kontribusi berarti.

Sudah saatnya rakyat berhenti memuja politikus hanya karena elektabilitas dan pencitraan. Mari ukur mereka dari kerja, karya, dan keberpihakan yang nyata. Karena nasib negeri ini tak boleh lagi diserahkan kepada para penumpang gelap demokrasi.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kisruh Beras: Petani Merana, Siapa Pesta Pora?

Next Post

QUO VADIS RECHTSTAAT

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Ingkar Janji, Meluruskan Niat, dan Memperbanyak Istighfar

August 6, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Feature

Prabowo dan Tugas Sejarahnya: Memperbaiki Desain Negara, Bukan MBG

August 6, 2026
𝐌𝐞𝐧𝐠𝐤𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦, 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐝𝐚𝐫 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧𝐧𝐲𝐚
Feature

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐤𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦, 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐝𝐚𝐫 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧𝐧𝐲𝐚

August 6, 2026
Next Post
QUO VADIS RECHTSTAAT

QUO VADIS RECHTSTAAT

Hasto Testimonium De Aiditu  “Anies Dikriminalisasi, Beranikah Melawan Kedzaliman?”

Damai Hari Lubis Dipanggil Polda Metro Jaya sebagai Saksi Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ingkar Janji, Meluruskan Niat, dan Memperbanyak Istighfar

August 6, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Prabowo dan Tugas Sejarahnya: Memperbaiki Desain Negara, Bukan MBG

August 6, 2026
𝐌𝐞𝐧𝐠𝐤𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦, 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐝𝐚𝐫 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧𝐧𝐲𝐚

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐤𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦, 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐝𝐚𝐫 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧𝐧𝐲𝐚

August 6, 2026
𝐌𝐞𝐧𝐠𝐤𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐌𝐞𝐦𝐩𝐞𝐫𝐛𝐚𝐢𝐤𝐢 𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦?

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐤𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐌𝐞𝐦𝐩𝐞𝐫𝐛𝐚𝐢𝐤𝐢 𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦?

August 6, 2026
KNPI Sulsel Gandeng Bea Cukai Makassar, Perkuat Literasi Ekspor-Impor dan Pemberdayaan Pemuda

KNPI Sulsel Gandeng Bea Cukai Makassar, Perkuat Literasi Ekspor-Impor dan Pemberdayaan Pemuda

August 6, 2026
Jelang HUT ke-81 RI, SEKBER FAHMI Resmi Berdiri di Sumut, Perkuat Sinergi Advokat dan Media Kawal Penegakan Hukum

Jelang HUT ke-81 RI, SEKBER FAHMI Resmi Berdiri di Sumut, Perkuat Sinergi Advokat dan Media Kawal Penegakan Hukum

August 6, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ingkar Janji, Meluruskan Niat, dan Memperbanyak Istighfar

August 6, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Prabowo dan Tugas Sejarahnya: Memperbaiki Desain Negara, Bukan MBG

August 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...