Jakarta, Fusilatnews.--Politikus PDI Perjuangan (PDI-P) Masinton Pasaribu menyoroti langkah Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, yang ingin berkonsultasi dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri terkait penyusunan kabinet yang akan datang. Masinton menganggap upaya Gibran tersebut sebagai sekadar gimmick yang tidak perlu dilakukan, karena diyakini Megawati tidak akan meresponsnya.
Sebelumnya fusilatnews menurunkan berita ini ; https://fusilatnews.com/niat-gibran-konsultasi-dengan-megawati-kekuatan-atau-kebingungan-dalam-menentukan-kabinet/
“Dalam konteks konsultasi dengan Ibu Megawati, menurut saya itu hanya gimmick saja. Ibu Megawati pasti tidak akan menanggapi gaya komunikasi seperti itu,” tegas Masinton seperti yang dilansir dari Kompas TV, Sabtu.
Menurut Masinton, upaya komunikasi yang dibangun oleh Gibran tidak mencerminkan ketulusan dan kejujuran, melainkan hanya sebagai tindakan gimmick semata. Dia menekankan bahwa komunikasi semacam itu tidak akan memiliki makna atau arti yang sebenarnya.
Gibran sebelumnya menyatakan keinginannya untuk berkonsultasi dengan Megawati dan sejumlah tokoh nasional lainnya terkait penyusunan kabinet pada masa pemerintahan mendatang. Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi mengenai komunikasi langsung antara Gibran dan Megawati terkait pertemuan tersebut.
Catatan redaksi ; “Gimmick” adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada suatu tindakan atau strategi yang dilakukan dengan maksud untuk menarik perhatian, biasanya dalam konteks promosi atau periklanan. Istilah ini sering kali digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang dianggap sebagai trik atau tipu daya yang tidak sungguh-sungguh, atau sebagai upaya untuk menarik perhatian tanpa memberikan substansi atau manfaat yang nyata. Dalam konteks politik, gimmick bisa merujuk kepada tindakan yang dianggap hanya sebagai upaya untuk mencitrakan diri atau mencapai tujuan tertentu, tanpa memberikan kontribusi yang substansial atau berarti.

























