• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Test DNA: Potret Memalukan yang Menjadi Lumrah: Antara Skandal Cewek dan Kasus Korupsi

Ali Syarief by Ali Syarief
August 8, 2025
in Aya Aya Wae, Feature, Tokoh/Figur
0
Test DNA: Potret Memalukan yang Menjadi Lumrah: Antara Skandal Cewek dan Kasus Korupsi
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di negeri ini, menjadi figur publik bukan sekadar soal popularitas dan tepuk tangan. Ia seharusnya menjadi cermin moral, etika, dan tanggung jawab. Namun, alih-alih menjadi panutan, para tokoh publik di Indonesia justru kerap menjelma jadi aktor utama dalam dua “drama” paling murahan sekaligus memalukan: skandal perempuan dan korupsi.

Dari tahun ke tahun, berita yang menghiasi layar kaca dan linimasa media sosial tak jauh-jauh dari dua perkara ini. Jika bukan perselingkuhan, anak di luar nikah, atau perceraian yang heboh; maka giliran soal suap, mark up proyek, atau jual beli jabatan. Seolah dua isu itu adalah “paket hemat” yang melekat dalam jabatan dan popularitas.

Kasus terbaru yang melibatkan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjadi pengingat nyata bahwa bahkan sosok yang selama ini dipoles sebagai figur progresif, cerdas, dan religius, tetap tak luput dari badai tudingan skandal pribadi. Meski RK sendiri mengambil langkah legal dengan mengikuti tes DNA untuk menyelesaikan tudingan tersebut, publik sudah terlanjur mencicipi getah gosip yang menyengat. Bahwa nama baik, bagi tokoh publik, bisa dicabik hanya oleh satu isu: perempuan.

Memang, belum ada hasil yang bisa memvonis. Dan tentu, asas praduga tak bersalah harus dijunjung. Namun, mengapa isu seperti ini begitu mudah mengarah pada para tokoh politik kita? Mengapa masyarakat seperti sudah “pasrah” bahwa menjadi pemimpin itu selalu punya cerita gelap di belakang panggung?

Masalahnya bukan pada satu nama, tapi pada kultur. Di negeri ini, jabatan publik seolah membuka akses menuju dua “fasilitas istimewa”: uang dan perempuan. Ini bukan asumsi kosong. Skandal demi skandal membuktikan, dari DPR hingga kepala daerah, dari pengusaha hingga influencer, semua pernah — atau bahkan sedang — terjebak dalam pusaran yang sama.

Dan ironisnya, masyarakat tak lagi kaget. Mereka sudah kebal. Mereka menganggapnya lumrah. Tudingan skandal seperti kasus RK hanya menjadi topik obrolan warung kopi, candaan sarkastik di grup WhatsApp, atau bahan clickbait media daring. Padahal, ini adalah alarm rusaknya etika publik.

Jika kita masih ingin berbicara soal “Indonesia Maju”, maka kita harus mulai dari hal yang paling mendasar: akhlak dan integritas para pemimpinnya. Kemajuan bukan cuma soal infrastruktur dan statistik ekonomi. Ia harus berakar pada kualitas moral dan mentalitas mereka yang mengendalikan arah negeri ini. Apa artinya jalan tol mulus jika nurani pemimpin penuh lubang? Apa gunanya bandara megah jika wibawa pejabatnya ambruk di hadapan skandal?

Tentu, setiap orang punya masa lalu dan ruang privat. Tapi ketika seseorang memilih menjadi publik figur, ia telah menyerahkan sebagian privasinya untuk ditimbang oleh masyarakat. Maka tidak bisa semena-mena berdalih “urusan pribadi”. Karena apa yang pribadi dari seorang publik figur bisa berdampak publik — termasuk mencederai kepercayaan rakyat.

Kita tak berharap pemimpin kita sempurna. Tapi setidaknya, jangan menyuguhkan kebobrokan yang sama, berulang kali, dengan wajah berbeda.

Akhirnya, kita harus berani bertanya: apakah jabatan itu benar-benar panggilan amanah, atau sekadar panggung untuk memuaskan hasrat—baik kuasa, harta, maupun birahi? Jika jawabannya yang kedua, maka jangan heran bila yang memalukan akan terus menjadi lumrah.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sikap Munafik Politik dan Upaya Menyelamatkan Diri – “Siap Masuk Gerindra”

Next Post

Menabung Didorong Negara, Tapi Rekening Diblokir: Ironi Kasus Ustaz Das’ad

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Menabung Didorong Negara, Tapi Rekening Diblokir: Ironi Kasus Ustaz Das’ad

Menabung Didorong Negara, Tapi Rekening Diblokir: Ironi Kasus Ustaz Das'ad

PETANI TANPA BULOG

Kisruh Beras: Petani Merana, Siapa Pesta Pora?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist