• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Atarashi Watch On

Menabung Didorong Negara, Tapi Rekening Diblokir: Ironi Kasus Ustaz Das’ad

Ali Syarief by Ali Syarief
August 8, 2025
in Atarashi Watch On, Feature, Tokoh
0
Menabung Didorong Negara, Tapi Rekening Diblokir: Ironi Kasus Ustaz Das’ad
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Kasus pemblokiran rekening milik Ustaz Das’ad Latif karena tidak aktif selama tiga bulan membuka tabir ironi kebijakan perbankan nasional. Di satu sisi, negara sejak lama menganjurkan masyarakat untuk menabung sebagai bagian dari pengelolaan keuangan yang sehat dan kontribusi terhadap stabilitas ekonomi nasional. Namun di sisi lain, ketika masyarakat menuruti anjuran itu, justru dihadapkan pada sanksi pemblokiran sepihak hanya karena rekening dianggap “tidak aktif”.

Ustaz Das’ad, seorang pendakwah yang dikenal luas, menyampaikan keluhannya secara terbuka bahwa rekeningnya diblokir karena tidak melakukan transaksi selama tiga bulan. Ia mempertanyakan di mana letak keadilan dan keberpihakan negara terhadap rakyat. Ia pun meminta negara meninjau ulang dan membuat kebijakan perbankan yang tidak meresahkan masyarakat. Apalagi jika yang dibekukan bukan rekening ilegal, rekening fiktif, atau alat transaksi kejahatan. Ini murni rekening pribadi yang hanya tidak aktif karena tak sempat digunakan.

Kebijakan perbankan yang membekukan rekening karena dorman (tidak aktif) sebenarnya bukan hal baru. Namun, penetapan batas waktu tiga bulan tergolong sangat singkat dan tidak manusiawi. Apakah logika menabung harus selalu dikaitkan dengan aktivitas transaksi? Bagaimana jika seseorang memang menabung untuk jangka panjang dan tidak punya kebutuhan transaksi dalam waktu dekat?

Lebih ironis lagi, uang di rekening yang diblokir tetap disimpan dan dikelola oleh bank, tetapi pemiliknya kehilangan akses hanya karena tidak “aktif” di mata sistem. Ini seperti seseorang yang punya rumah, namun karena tidak menyalakan lampu selama tiga bulan, kuncinya dicabut oleh satpam atas dasar kebijakan penghuni pasif.

Negara perlu hadir secara adil dan berpihak kepada logika rakyat. Jika menabung adalah anjuran negara—melalui berbagai kampanye literasi keuangan, program inklusi perbankan, dan insentif menabung sejak dini—maka pemerintah seharusnya juga menjamin kenyamanan dan keamanan menabung. Tidak semua orang menjadikan rekening bank sebagai dompet transaksi harian. Banyak pula yang hanya menjadikannya sebagai wadah penyimpanan dana darurat, biaya ibadah, pendidikan anak, atau tabungan hari tua.

Apabila memang rekening dorman menjadi isu dalam manajemen bank, maka solusinya bukan pemblokiran, melainkan pemberitahuan, edukasi, atau penyesuaian sistem. Bank bisa saja mengenakan biaya administrasi pasif, mengingatkan lewat SMS atau email, atau memberikan opsi mengaktifkan kembali tanpa proses rumit. Namun memblokir tanpa peringatan adalah praktik yang lebih menyerupai hukuman daripada pelayanan.

Kasus ini seharusnya menjadi momentum evaluasi. Ustaz Das’ad hanyalah satu dari sekian banyak warga negara yang mungkin mengalami hal serupa tapi tidak punya akses untuk bersuara. Negara harus segera merumuskan regulasi yang berpihak kepada masyarakat, menjaga kepercayaan publik terhadap sistem perbankan, dan memastikan bahwa menabung tetap menjadi pilihan aman, bukan sumber keresahan.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Test DNA: Potret Memalukan yang Menjadi Lumrah: Antara Skandal Cewek dan Kasus Korupsi

Next Post

Kisruh Beras: Petani Merana, Siapa Pesta Pora?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta
Crime

Bila Ijazah Asli;Roy CS Terancam Penjara 9 Bulan – Bila Palsu; Jokowi Terancam 10 Tahun

February 13, 2026
Next Post
PETANI TANPA BULOG

Kisruh Beras: Petani Merana, Siapa Pesta Pora?

Politikus Bergaji Fantastis, Kontribusi Fantasmagoris – Hanya Merobek Luka Rakyat

Politikus Bergaji Fantastis, Kontribusi Fantasmagoris - Hanya Merobek Luka Rakyat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist