• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

PPN Naik Jadi 12 Persen untuk Barang Mewah, Barang Pokok Tetap Bebas PPN

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
December 6, 2024
in Economy
0
PPN Naik Jadi 12 Persen untuk Barang Mewah, Barang Pokok Tetap Bebas PPN
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews – Pemerintah mengumumkan rencana pemberlakuan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen yang ditujukan khusus untuk pembelian barang mewah. Kebijakan ini merupakan hasil diskusi antara Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah petinggi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/12/2024).

Ketua Komisi XI DPR, Misbakhun, menjelaskan bahwa penerapan tarif PPN 12 persen dilakukan secara selektif dan hanya berlaku bagi konsumen pembeli barang mewah, baik barang lokal maupun impor. Hal ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat umum yang tidak termasuk dalam segmen pembeli barang mewah.

“Diterapkan secara selektif kepada beberapa komunitas, baik itu barang dalam negeri maupun impor yang berkaitan dengan barang mewah. Sehingga pemerintah hanya memberi beban itu kepada konsumen pembeli barang mewah,” ujar Misbakhun dalam konferensi pers di Istana.

PPN 11 Persen Tetap Berlaku untuk Masyarakat Umum
Misbakhun menegaskan bahwa tarif PPN sebesar 11 persen yang berlaku saat ini akan tetap digunakan untuk masyarakat umum. Selain itu, pemerintah sedang mempelajari kemungkinan penerapan sistem multi-tarif untuk PPN di masa mendatang, guna menciptakan sistem pajak yang lebih adil.

“Masyarakat kecil tetap pada tarif PPN yang saat ini berlaku. Rencananya, masih dipelajari oleh pemerintah melalui kajian lebih mendalam, bahwa PPN nanti akan tidak berada dalam satu tarif,” jelasnya.

Barang Pokok dan Jasa Vital Bebas PPN
Kabar baik juga datang untuk masyarakat luas. Misbakhun memastikan bahwa kebutuhan barang pokok, jasa pendidikan, kesehatan, serta sektor perbankan tetap dikecualikan dari pengenaan PPN. Presiden Prabowo, lanjutnya, berkomitmen untuk memperkuat penerimaan negara melalui penertiban kegiatan ekonomi ilegal.

“Bapak Presiden juga berusaha mentertibkan banyak urusan yang berkaitan dengan hal-hal ilegal, sehingga akan menambah penerimaan negara yang selama ini tidak terdeteksi,” imbuhnya.

Pemerintah akan Finalisasi Kebijakan
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pemerintah akan memperluas daftar barang dan jasa yang dikecualikan dari pengenaan PPN. Ia juga memastikan bahwa kebutuhan pokok tetap diberikan fasilitas bebas PPN.

“Yang dapat saya sampaikan adalah tidak semua barang kena PPN, apakah itu PPN 11 persen atau 12 persen. Beberapa barang, utamanya bahan pokok dan kebutuhan penting, sebagian besar tetap bebas fasilitas tanpa PPN,” kata Airlangga.

Ia menambahkan, finalisasi kebijakan akan dilakukan dalam waktu dekat untuk memberikan kejelasan lebih lanjut kepada masyarakat.

Upaya Peningkatan Penerimaan Negara
Penerapan PPN selektif ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan penerimaan negara tanpa membebani masyarakat kecil. Selain itu, kebijakan ini diharapkan dapat mengatasi praktik ekonomi ilegal yang selama ini merugikan negara.

Dengan skema ini, pemerintah berupaya menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil, merata, dan tidak membebani kebutuhan dasar masyarakat. Kebijakan ini masih menunggu finalisasi dan pengesahan untuk diterapkan secara resmi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Diduga Dirampok, Satu Keluarga di Kediri Dibunuh – Jasad Korban Ditemukan di 3 Tempat

Next Post

Islam sebagai Peradaban Universal: Pelajaran dari Kritik PM Malaysia terhadap Gus Miftah

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Next Post
Raja Malaysia Pilih Anwar Ibrahim Jadi PM, Ini Rekam Jejaknya

Islam sebagai Peradaban Universal: Pelajaran dari Kritik PM Malaysia terhadap Gus Miftah

Usai Juara Piala AFF Putri  Ucapan  Terima kasih  Dari  Tim Nasional Putri Indonesia kepada Masyarakat di Tanah Air 

Usai Juara Piala AFF Putri Ucapan  Terima kasih  Dari  Tim Nasional Putri Indonesia kepada Masyarakat di Tanah Air 

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

MENGGUGAT ETIKA KELUARGA DALAM RUANG NEGARA

April 27, 2026
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist