• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo dan Sekadar Omon-omon Korupsi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 31, 2024
in Feature, Layanan Publik, Pojok KSP
0
Tanggapan Prabowo Terhadap Fenomena ‘Fufufafa’
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Tak bosan-bosannya Prabowo Subianto bicara soal korupsi. Sayangnya, pembicaraan itu diyakini sekadar omon-omon belaka.

Bila sebelumnya, Rabu (18/12/2024), di hadapan para-para mahasiswa Indonesia di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, Presiden RI itu menyatakan akan mengampuni koruptor asal uang hasil korupsinya dikembalikan ke negara, kali ini ia minta agar hakim tidak memvonis ringan koruptor. Apalagi yang menimbulkan kerugian negara hingga ratusan triliun rupiah.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Jakarta, Senin (30/12/2024).

Mungkin saat itu terlintas dalam benak bekas Menteri Pertahanan itu vonis ringan Harvey Moeis. Suami selebritas Sandra Dewi itu dijatuhi hukuman hanya 6,5 tahun penjara dalam perkara korupsi PT Timah Tbk yang merugikan keuangan negara hingga Rp300 triliun, Senin (22/12/2024).

Disusul kemudian vonis ringan Helena Lim, rekan bisnis Harvey Moeis yang hanya 5 tahun penjara dalam perkara korupsi yang sama, Senin (30/12/2024).

Keduanya diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Kejaksaan Agung, yang menangani perkara tersebut menyatakan akan banding atas vonis riangan Harvey Moeis tersebut. Hal yang sama mungkin akan dilakukan Korps Adhyaksa itu terhadap vonis lebih ringan Helena Lim.

Mengapa omon-omon Ketua Umum Partai Gerindra itu berubah dari sebelumnya pro-koruptor kini menjadi anti-koruptor?

Tentu saja karena menuai protes dari berbagai pihak. Kaki tangan bekas Komandan Jenderal Kopassus itu pun sibuk melakukan pembelaan. Bahkan menyerang balik para-para pengkritik junjungannya.

Sebut saja misalnya Habiburokhman. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang kini menjadi Ketua Komisi III DPR itu menyerang balik Mahfud Md yang mengkritik Prabowo. Habib, panggilan akrabnya, menyebut bekas Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan itu sebagai orang gagal.

Diketahui, Mahfud memang gagal terpilih saat menjadi calon wakil presiden pendamping capres Ganjar Pranowo di Pemilihan Presiden 2024. Mahfud juga secara jujur dan kesatria mengakui tak berhasil saat menjabat Menko Polhukam.

Pembelaan yang dilakukan politikus Gerindra lainnya, Supratman Andi Agtas yang kini menjabat Menteri Hukum juga tak kalah sengit. Bahkan ia mewacanakan pembayaran denda bagi koruptor.

Setelah menuai kontroversi, akhirnya Supratman meralat ucapannya yang kontroversial itu karena menurut undang-undang, mekanisme pembayaran denda tak bisa diterapkan dalam perkara tindak pidana korupsi.

Entah apa yang berkecamuk dalam benak Prabowo sehingga ketika berada di Al Azhar menyampaikan keinginannya untuk mengampuni koruptor asal uang hasil korupsinya dikembalikan ke negara. Bukankah itu melanggar aturan? Sebab menurut undang-undang, pengembalian uang hasil korupsi tak menghilangkan tindak pidananya.

Atau mungkin saja apa yang disampaikan Prabowo itu merupakan manifestasi dari alam bawah sadarnya yang memang tidak pro-pemberantasan korupsi. Masih segar dalam ingatan kita saat kampanye Pilpres 2019 lalu Prabowo menyatakan korupsi yang kecil-kecil boleh, tapi korupsi yang besar-besar tidak boleh.

Senada, politikus Gerindra yang kini jadi Menteri Kebudayaan, Fadli Zon saat itu pernah menyatakan bahwa korupsi adalah oli atau pelumas yang akan melancarkan pembangunan.

Ditambah dengan keberadaan Luhut Pandjaitan yang masih “dipakai” Prabowo sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang menganggap Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah kampungan, maka makin sempurnalah pemerintahan Prabowo yang tidak punya visi dan misi yang jelas dalam pemberantasan korupsi.

Alhasil, ketika Prabowo Subianto bicara soal pemberantasan korupsi, patut diduga hal itu sekadar omon-omon belaka. Itulah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

HARGA GABAH NAIK, PETANI SENANG, BULOG KERJA CERDAS

Next Post

Sidang Etik Kasus Pemerasan Penonton DWP, Hari ini Digelar

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Sidang Etik Kasus Pemerasan Penonton DWP, Hari ini  Digelar

Sidang Etik Kasus Pemerasan Penonton DWP, Hari ini Digelar

Bank Indonesia Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi Global 2025

BI Pastikan Sertifikat Deposito dan SBN Senilai Ratusan Triliun yang Ditemukan Polisi di Makassar Palsu

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...