• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo Presiden: Ambruk Wibawa Hanya untuk Perintahkan Cabut Pagar

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
January 18, 2025
in Feature, Layanan Publik
0
Prabowo Presiden: Ambruk Wibawa Hanya untuk Perintahkan Cabut Pagar
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat Kebijakan Umum Hukum dan Politik

Dalam tiga hari terakhir, berbagai media online, platform YouTube, hingga media arus utama seperti Kompas dan beberapa stasiun televisi nasional, ramai memberitakan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk mencabut pagar laut. Warta ini langsung viral dan memicu diskusi hangat di ruang publik.

Keputusan tersebut mengundang keprihatinan. Sebagai pemimpin tertinggi negara dengan segala kewenangan dan martabat yang melekat, Presiden Prabowo sebenarnya tidak perlu turun langsung memerintahkan pencabutan pagar laut. Tugas ini, idealnya, cukup didelegasikan kepada Nusron Wahid, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, untuk mengumumkan pembatalan Proyek Strategis Nasional (PSN) di PIK2. Turun langsung untuk persoalan administratif seperti ini terkesan merendahkan posisi Presiden, karena masalah pagar laut seharusnya menjadi tanggung jawab tingkat pemerintahan yang lebih rendah, seperti kepala desa.

Seharusnya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dapat mengambil inisiatif, memerintahkan Gubernur Banten untuk menangani hal ini. Gubernur, pada gilirannya, cukup meminta camat terkait mencabut pagar dalam waktu 2×24 jam. Jika tidak dilaksanakan, maka bupati dapat memberikan sanksi administratif, bahkan mencopot camat tersebut dari jabatannya. Kasus ini menunjukkan kurangnya kerapihan dalam koordinasi pemerintahan pusat, khususnya antara Kementerian Dalam Negeri dan Polri. Polairud, misalnya, justru menyatakan akan bertindak menunggu langkah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), atau laporan masyarakat yang timbul akibat gangguan ketertiban umum. Sikap pasif ini tidak mencerminkan pendekatan antisipatif yang diperlukan untuk mencegah kerawanan dan korban.

Pernyataan Polri (khususnya Polairud) yang menunggu tindakan pihak lain membuka ruang bagi asumsi liar publik. Sebagian masyarakat bahkan mencurigai adanya upaya obstruksi atau sabotase terhadap langkah Presiden Prabowo. Publik juga mengaitkan kasus pagar laut ini dengan kemungkinan keterlibatan pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan stakeholder PIK2.

Kasus “pagar laut” yang dapat dikategorikan sebagai upaya mencuri wilayah laut milik negara seharusnya mendapatkan respons serius dari kementerian dan institusi terkait. Pemerintah perlu menunjukkan keberpihakan yang tegas kepada kepentingan negara dan rakyat.

Publik menyarankan agar Presiden Prabowo, menjelang 100 hari masa pemerintahannya, mulai mengevaluasi kinerja menteri dan pejabat tinggi di kabinetnya. Penilaian ini tidak hanya berdasarkan loyalitas, tetapi juga mencakup integritas, kredibilitas, profesionalisme, dan proporsionalitas. Demi terciptanya sinergi di Kabinet Merah Putih, Presiden harus berani mempertahankan pejabat yang kompeten serta mengganti mereka yang tidak layak dengan figur yang lebih mumpuni.

Mengganti figur-figur yang hanya setia kepada rezim sebelumnya tanpa kontribusi nyata akan membantu Presiden mengembalikan wibawa kepemimpinan di mata bangsa. Kegagalan dalam melakukan hal ini dapat mengakibatkan terganggunya fungsi pemerintahan dan merusak citra Presiden di mata rakyat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo Mulai Berani Lawan Jokowi, Ini Buktinya!

Next Post

Kahmi Gelar Diskusi Pembangunan Perumahan di Tengah Isu Gencatan Senjata Palestina-Israel

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Feature

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Next Post
Kahmi Gelar Diskusi Pembangunan Perumahan di Tengah Isu Gencatan Senjata Palestina-Israel

Kahmi Gelar Diskusi Pembangunan Perumahan di Tengah Isu Gencatan Senjata Palestina-Israel

Kinerja dan Program Kerja Jokowi: Membebani/Mewariskan Beban kepada Prabowo

Kinerja dan Program Kerja Jokowi: Membebani/Mewariskan Beban kepada Prabowo

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...