• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowonisasi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 26, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Semua akan Prabowo pada akhirnya. Kini sedang terjadi Prabowonisasi. Institusionalisasi personal dan personalisasi institusi. Mungkin dalam kerangka meninggalkan warisan atau “legacy”. Biang keroknya: ego!

Ada Prabowonomic. Entah apa yang dimaksud. Mungkin aliran atau mazhab ekonomi baru ala Presiden Prabowo Subianto.

Kita tidak tahu di mana letak perbedaan mazhab ekonomi ala Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, hingga kini Prabowo Subianto.

Konon ada Jokowinomic, dan kini Prabowonomic. Tapi tetap saja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kita mengandalkan pajak dari rakyat. Sebesar 82 persen pendapatan negara kita ditopang oleh pajak.

Apakah Prabowonomics, dan juga Jokowinomics tidak mengandalkan utang luar negeri? Tetap saja utang luar negeri kita terus menggunung.

Ada Sekolah Rakyat, mulai SD, SMP hingga SMA. Padahal sekolah-sekolah inpres yang dibangun rezim Orde Baru sudah bertebaran di seluruh penjuru Tanah Air. Banyak sekolah negeri yang kekurangan murid, atau bahkan sama sekali tidak mendapatkan murid.

Saat ini Indonesia memiliki total 177.176 satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD) atau sederajat yang masih aktif. Angka ini mencakup gabungan dari sekolah negeri dan swasta di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan data statistik pendidikan terbaru, terdapat 23.972 unit SMP Negeri di Indonesia. Jumlah ini mencakup sekitar 56% dari total seluruh SMP (Negeri dan Swasta) yang ada secara nasional yang mencapai 42.548 unit.

Sementara itu, jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia saat ini mencapai 14.687 sekolah secara total, yang terdiri dari 7.124 SMA Negeri dan 7.563 SMA Swasta.

Adapun jumlah perguruan tinggi di Indonesia saat ini adalah 2.937 institusi, terdiri atas 125 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 2.812 perguruan tinggi swasta (PTS).

Lalu, mengapa harus dibangun Sekolah Rakyat dan harus dibangun gedung baru pula?

Mengapa tidak memanfaatkan gedung-gedung sekolah yang sudah ada? Mengapa pula harus menciptakan sistem baru, bukannya cukup berintegrasi dengan sistem yang sudah ada?

Begitu pun kampus. Sudah banyak perguruan tinggi di Indonesia. Bahkan boleh dibilang overload. Tapi mengapa pemerintah harus membangun kampus baru, yakni Universitas Republik Indonesia (URI) yang justru dinilai melanggar undang-undang? Lazimnya, perguruan tinggi itu dipimpin rektor. Nah, ini URI dipimpin oleh gubernur.

Koperasi Unit Desa (KUD) juga sudah bertebaran di seluruh pelosok Indonesia. Sejak awal Orde Baru. Mengapa kini harus dibangun Koperasi Merah Putih (KMP) dengan gedung baru dan sistem baru pula? Mengapa tidak memanfaatkan KUD-KUD yang sudah ada?

Saat ini jumlah total wilayah administrasi setingkat desa dan kelurahan di Indonesia mencapai 84.291 unit berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Sementara, data Kementerian Dalam Negeri mencatat secara terpisah terdapat sekitar 75.266 desa dan 8.496 kelurahan.

Di setiap desa dan kelurahan itu sudah ada KUD dan KUK.

Semua itu terjadi dalam kerangka Prabowinisasi. Semua akan Prabowo pada akhirnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan
Economy

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026
Gibran Syah Secara Legal (Hans Kelsen) dan Akan Rubuh Karena Tidak Legitimate (Max Weber)
Feature

Deklarasi Gibran Wapres Dua Periode: Politik yang Kehilangan Rasa Tahu Diri

July 26, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

July 26, 2026
Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

July 26, 2026
Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026
Gibran Syah Secara Legal (Hans Kelsen) dan Akan Rubuh Karena Tidak Legitimate (Max Weber)

Deklarasi Gibran Wapres Dua Periode: Politik yang Kehilangan Rasa Tahu Diri

July 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...