• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

PRESIDEN PALING SUPER POWER SEPANJANG SEJARAH REPUBLIK INI

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
July 27, 2025
in Feature, Politik
0
PRESIDEN PALING SUPER POWER SEPANJANG SEJARAH REPUBLIK INI
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prihandoyo Kuswanto – Ketua Pusat Studi Kajian Rumah Pancasila

Amandemen UUD 1945 yang digantikan oleh UUD 2002—digerakkan oleh Prof. Amien Rais dan anggota MPR saat itu—kini memperlihatkan dampak sistemiknya terhadap tata kelola negara.

Secara prinsip, amandemen konstitusi dalam sistem demokrasi lazimnya dilakukan secara hati-hati dan terbatas—satu atau dua pasal saja, serta selalu didahului oleh persetujuan rakyat melalui mekanisme referendum. Mengapa harus melibatkan rakyat? Karena dalam sebuah negara, selain wilayah dan pemerintahan, rakyat adalah unsur utama kedaulatan.

Di negara-negara demokrasi maju seperti Amerika Serikat, perubahan terhadap satu ayat dalam konstitusi bisa memakan waktu dua tahun lebih melalui jajak pendapat rakyat. Di Australia, setiap perubahan pasal konstitusi harus melewati referendum. Namun di Indonesia, amandemen UUD 1945 dilakukan secara menyeluruh: 97% pasal diubah, yang pada hakikatnya adalah penggantian total UUD 1945 menjadi UUD 2002. Ironisnya, tidak ada keterlibatan rakyat—tidak ada referendum, tidak ada dialog publik.

Lebih menyedihkan lagi, proses ini justru diawali dengan penghapusan Tap MPR No. IV/MPR/1983 tentang Referendum, serta UU No. 5 Tahun 1985 tentang Referendum. Ini adalah rekayasa sistematis untuk memastikan rakyat tak punya suara dalam perubahan konstitusi negara.

Anehnya, para cerdik cendekia dan pakar hukum tata negara nyaris diam. Bahkan, dalam tesisnya, Prof. Denny Indrayana menyebut UUD 1945 sebagai “mitos”. Pandangan ini turut diamini oleh sejumlah tokoh, termasuk Refly Harun, Jimly Asshiddiqie, Anies Baswedan, dan Hidayat Nur Wahid.

Amandemen yang Salah Arah

Amandemen UUD 1945 sejatinya dilakukan dengan dalih mengoreksi dominasi kekuasaan eksekutif dan menciptakan sistem checks and balances yang lebih kuat. Namun apa yang terjadi? Justru sebaliknya. Pasca amandemen, kekuasaan Presiden menjadi semakin absolut.

MPR yang dahulu merupakan lembaga tertinggi negara, kini tidak lebih dari sekadar pelengkap. Ia bahkan tidak bisa menentukan susunan keanggotaannya sendiri tanpa persetujuan Presiden dan DPR. Sementara DPD pun kehilangan peran signifikan, nyaris tanpa taring dalam sistem kenegaraan.

Maka, wacana bahwa kekuasaan kini “setara” antar lembaga negara adalah ilusi. Yang tampak jelas adalah konsentrasi kekuasaan pada eksekutif dan legislatif, yang saling mengunci satu sama lain—tanpa kontrol efektif dari lembaga yudikatif.

Presiden Super Power

Dengan landasan UUD 2002, Presiden Indonesia kini menjadi sosok super power. Ia bisa mengatur segalanya—dari pembangunan IKN, proyek Kereta Cepat, UU Cipta Kerja, UU Kesehatan, UU Pendidikan, hingga utang negara yang menembus batas rasional dan hukum.

Pemberian Hak Guna Usaha (HGU) selama 190 tahun adalah bukti ekstrem: pelanggaran terang terhadap prinsip reforma agraria. Bahkan penjajah VOC pun tak seberani ini. Seluruh kebijakan yang sangat menentukan masa depan bangsa dikeluarkan tanpa partisipasi rakyat. Suara-suara penolakan hanya menjadi riak kecil yang tak dianggap.

Sungguh ironis. Mereka yang dahulu menggagas amandemen kini menjadi kritikus keras Presiden Jokowi—mulai dari Amien Rais sendiri, Rocky Gerung, Refly Harun, mahasiswa, hingga guru-guru besar perguruan tinggi. Tapi mereka tampaknya lupa bahwa merekalah yang membuka jalan lahirnya presiden super power ini, dengan memindahkan kedaulatan dari tangan MPR ke tangan Presiden.

Sadar atau Hancur

Kini, kita dihadapkan pada pertanyaan besar:
Apakah kita akan membiarkan negara ini terus melaju tanpa arah, dan tidak memikirkan nasib anak cucu kita?

Bung Karno pernah berkata:
“Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah. Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Saat ini, perjuangan itu benar-benar di depan mata. Kita sedang melawan kesadaran palsu, sistem politik yang telah menyimpang, dan kekuasaan yang semakin tidak terkontrol.

Sudah saatnya kita sadar, kembali kepada Pancasila dan UUD 1945 yang asli. Karena jika tidak, maka kehancuran bukanlah hal yang mustahil—dan kita semua akan menyesal terlalu terlambat.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Suara Petani dalam Pusaran Oplosan Beras: Di Antara Ketulusan dan Ketidakadilan Sistemik

Next Post

Rakyat Malaysia Tumpah ke Jalan: Tuntut Anwar Mundur, Biaya Hidup Tak Kunjung Turun

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Feature

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP
Economy

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026
Feature

Lembaga Survei, Politik Aura, dan Ilusi Elektabilitas

August 2, 2026
Next Post
Rakyat Malaysia Tumpah ke Jalan: Tuntut Anwar Mundur, Biaya Hidup Tak Kunjung Turun

Rakyat Malaysia Tumpah ke Jalan: Tuntut Anwar Mundur, Biaya Hidup Tak Kunjung Turun

Apa Kata Roy Suryo Cs Pasca Reuni Fakultas Kehutanan UGM? Membangun Ketegangan Baru

Apa Kata Roy Suryo Cs Pasca Reuni Fakultas Kehutanan UGM? Membangun Ketegangan Baru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026
Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

August 3, 2026
Disetujui Presiden, Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA naik

Listrik Padam Massal di Jaksel dan Tangsel Sejak Subuh, PLN Selidiki Gangguan Suplai Gardu Induk Gandul

August 3, 2026

Lembaga Survei, Politik Aura, dan Ilusi Elektabilitas

August 2, 2026
Dewan Penasehat SILU RAYA Sesalkan Pembakaran Peralatan Tambang, Minta Penegakan Hukum Humanis

Dewan Penasehat SILU RAYA Sesalkan Pembakaran Peralatan Tambang, Minta Penegakan Hukum Humanis

August 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...