Jakarta, Fusilatnews. – Pria asal Medan, Sumatera Utara, mengaku sebagai nabi dan membuat geger warga di Donggala, Sulawesi Tengah. Lebih menggegerkan lagi, pria yang sudah memiliki 4 pengikut ini meminta para pengikutnya untuk menyetor tumbal berupa hewan untuk sesaji menghadapi hari kiamat yang sedang dipersiapkannya.
Kapolsek setempat Iptu Syarif menyebutkan, pria itu sudah 10 hari menginap di Musala Uwentira, Donggala. Pria itu bahkan mengajak warga maupun pengendara yang singgah menunaikan salat di musala itu untuk menjadi pengikutnya. “Ada satu orang yang mengaku sebagai nabi dan empat lainnya mengaku sebagai pengikut. Kami sudah mediasi bersama kades, tokoh adat, tokoh agama dan puluhan warga, kesepakatan mengusir mereka dari situ, katanya sudah 10 hari.
Dia juga sering mengajak warga untuk melaksanakan salat. Namun, warga kemudian kaget ketika dia mengaku sebagai nabi. Pria yang mengaku nabi tersebut tengah mempersiapkan hari kiamat sehingga warga desa yang ingin bergabung dengan ajaran sesatnya wajib memberikan tumbal. “Wajib berikan tumbal. Untuk tumbal mereka tidak jelaskan berupa apa,” cetusnya.
Menurut Syarif, pihaknya bersama pemerintah setempat melakukan mediasi dengan kelima orang yang bukan warga Desa Nupabomba. “Dari hasil mediasi itu maka Bhabinkamtibmas dan Kades Nupabomba berinisiatif untuk mengusir ke lima orang tersebut dari Desa Nupabomba, karena dianggap sesat dan dikhawatirkan bisa jadi korban amukan warga,” tegasnya.
Pria mengaku nabi berambut panjang dan berjenggot itu selalu memegang tongkat kayu saat berjalan kaki. Pria itu mengabarkan kepada pengikutnya bahwa dirinya adalah utusan Allah SWT dan diutus untuk mempersiapkan hari kiamat yang sudah dekat.
Pria itu juga meminta pengikutnya untuk memberikan sesajian kepada leluhur untuk mendapatkan keinginan duniawi. Berdasarkan keterangan pengikutnya asal Bitung, dirinya mengikuti pria mengaku nabi itu karena kehidupannya sangat sulit. Setelah tiga tahun menjadi pengikut orang itu, beberapa pengikut menerima uang. “Kalau uang itu darimana saya tidak tahu,” katanya sambil menambahkan dirinya beberapa kali mengikuti pesugihan bersama pria asal Medan itu. (F-2)
























