Jakarta – Fusilatnews – Sejumlah survei terbaru menunjukkan penurunan elektabilitas pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, yang menyebabkan jarak dengan pesaing utamanya, pasangan Pramono Anung-Rano Karno, semakin tipis. Hal ini memunculkan spekulasi terkait pertemuan Ridwan Kamil dengan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yang dikaitkan dengan upaya mengamankan dukungan di tengah tantangan elektabilitas.
Ridwan Kamil, calon gubernur Jakarta nomor urut 1, membantah keras bahwa pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi dipicu oleh isu penurunan elektabilitasnya. Mantan Gubernur Jawa Barat itu menyatakan bahwa elektabilitasnya masih lebih tinggi dibandingkan Pramono Anung, calon gubernur nomor urut 3.
“Tidak, elektabilitas saya kan lebih tinggi dari Mas Pram (Pramono Anung). Tidak ada masalah,” ujar Ridwan saat ditemui di Telaga Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2024), sebagaimana dikutip oleh Kompas.com. Menurut Ridwan, pertemuan itu justru memperlihatkan dukungan dari kedua presiden terhadapnya dan pasangannya, Suswono.
Ridwan menilai kesediaan Prabowo dan Jokowi untuk bertemu serta mempublikasikan momen kebersamaan mereka di media sosial merupakan sinyal dukungan yang nyata. “Pertemuan itu artinya dua presiden itu mendukung pasangan Rido (Ridwan Kamil-Suswono). Udah itu aja, jangan ditafsir macam-macam. Kalau tidak mendukung, ngapain diterima, diberi waktu eksklusif, ngapain di-posting di IG-nya masing-masing,” tegas Ridwan.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengklaim dukungan dari Prabowo dan Jokowi tanpa dasar yang jelas. “Itu menunjukkan secara tersirat, dua presiden itu mendukung, ya kira-kira begitu. Kenapa? Untuk menutupi seolah-olah ada klaim dari yang lain-lain, bahwa yang didukung adalah yang lain-lain gitu. Makanya saya balikin, jangan suka ngeklaim,” ungkap Ridwan.
Sebelumnya, Ridwan membagikan video pertemuannya dengan Prabowo di akun Instagram resminya, @ridwankamil, pada Kamis (31/10/2024), disusul dengan pertemuannya bersama Jokowi di Solo sehari setelahnya. Kedua momen ini mencerminkan keakraban Ridwan dengan dua tokoh penting tersebut, yang dianggapnya sebagai bentuk dukungan dalam kontestasi Pilgub Jakarta.
























