• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Rocky Gerung ” Curigai Ijasah Jokowi”, dan Skakmat JPU

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
March 14, 2023
in Feature, Law
0
Laporan dari Sidang Ijazah Palsu; Rocky Gerung nyatakan JPU   Dungu
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis-Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212

Rocky Gerung/RG. skak mati JPU. Sidang Perkara, yang kini tengah berjalan,  atas kedua orang terdakwa Gus Nur/GN dan Bambang Tri Mulyono/ BTM, telah mepermalukan Jokowi kepada seluruh anak bangsa. Ini terjadi dikampung halamannya sendiri Solo. Mempermalukannya Jokowi tersebut secara resmi, transparan kepada public, di hadapan Mankelis Hakim Pengadilan Negeri Surakarta, kamis yang bru lalu.

 Peristiwa yang mempermalukan Jokowi tersebut, diawali oleh pertanyaan JPU kepada ahli yang dihadirkan oleh team advocacy, yaitu Rocky Gerung. “Jokowi menggunakan ijasah palsu yang ternyata tidak dapat dibuktikan,  apakah hate speech/ujaran kebencian atau bukan ?”. 

Dengan lugas Rocky Gerung menjawab, singkat dan ilmiah; Bahwa terjadinya hal ini, disebabkan informasi yang tertutup, jika informasinya terbuka maka tidak akan ada kejadian ini. Terkait intelektual dalam koneksitas ijasah S.1. Jokowi : “saya juga curiga, kenapa (Jokowi) seorang yang lulusan universitas tidak bisa berpikir abstrak, tidak bisa memberikan konseptual”, tambah RG

Selanjutnya  perdebatan mankin sengit  antara RG dan JPU. Nampaknya amat mengesalkan, sehingga RG. menyampaikan jawabannya melalui seni sakarsme, namun JPU mungkin tidak paham  sakarsme, majas/metaphor sebagai ungkapan sindiran, ungkapan kekesalan atau rasa marah RG. Kekesalan ini bermula karena ada pertanyaan subjektif dari 3 orang JPU dan pertanyaan yang dilontarkan oleh ke-tiga orang JPU tersebut bersifat mengulang kembali pertanyaan sebelumnya  (melanggar KUHAP) serta bernada tekanan.

Pengulangan pertanyaan dimaksud yang kembali dilontarkan JPU. adalah :

” Apakah tuduhan Jokowi berijasah palsu yang menjadi objek perkara, yang disampaikan melalui youtube ‘ secara kasar dan tidak benar serta mengandung kebencian, serta  berakibat pro dan kontra ‘ menurut pribadi ahli hal ini, benar atau tidak “.

Lalu RG menjawab kembali secara ilmiah “perlu diuji dulu, karena informasi tertutup yang membuat adanya perkara ini “. Oleh sebab JPU terus menekan dan merupakan pertanyaan ulang, maka RG menyampaikan jawaban sarkarsme : “saya heran, apa yang kalian pelajari di fakultas hukum, kalian hanya belajar undang – undang bukan belajar hukum”.

Jawaban harfiah yang kategorinya idiom atau majas sakarsme atau bahasa ungkapan dari RG subtantif sebuah ungkapan khusus untuk hal tertentu dengan pola menggunakan bahasa dalam bentuk sindiran yang ironis atau menyakitkan. 

Adapun sarkaseme merupakan salah satu jenis majas yang menggunakan kata-kata pedas untuk menyakiti hati orang lain yang dapat berupa cemoohan atau ejekan. Sarkasme berasal dari kata Yunani, yaitu sark yang berarti “daging”, dan asmos yang berarti “merobek”.

Sarkasme yang disampaikan oleh RG. bernada tinggi artinya sarkasme yang marah. Beda dengan satire(bukan seni bahasa yang berupa sindiran halus) yang berbau humor atau lelucon atau majas yang sejenis puisi, sajak maupun satire. 

Secara yuridis, sakrasme dan atau satire atau majas sindiran jenis apapun, tidak dapat dikenakan sanksi hukum, oleh karenanya tidak memiliki kwalitas walaupun sekedar untuk proses hukum.

Selain sakrasme, satire, dan lain- lain majas atau bahasa sindiran pedas maupun halus, merupakan bentuk ungkapan khas yang tidak dapat dijelaskan secara logis atau gramatis. Bahasa ungkapan adalah Idiom atau idios yang berarti khas, mandiri, khusus atau pribadi dan tertentu. 

Sehingga sarkasme bagian daripada karya seni berkata-kata melalui pola bahasa ungkapan, dan sudah menjadi budaya sejarah dimuka bumi ini (sejak nenek moyang). 

Selebihnya sarkasme hanya dapat disampaikan  dengan pemahaman disertai emosi atau keadaan batin seseorang kepada batin atau emosi individu lawan atau kelompok lawan bicaranya, dan bila ada individu maupun kelompok yang mengakibatkan ketersinggungan atau sakit hati maka jika dimintakan klarifikasi terhadap penyampai sarkasme, bisa jadi makna daripada idiom-nya adalah berbeda penafsiran atau tidak sesuai persepsi dari orang yang merasa tersinggung.

Maka gaya sarkasme merupakan hak setiap orang yang ingin menyampaikan sebuah pendapat dengan cara melalui sindiran. 

Perlawanan tehadap sarkasme atau satire hanya bisa dilakukan dengan menanggapinya secara sarkasme atau satire pula atau jika benar makna sarkasme yang disampaikan, maka ideal dengan menjawabnya melalui cara instrospeksi, lalu evaluasi kemudian mengerjakan tugas dan pertanggung-jawaban sesuatunya dengan benar. 

Jenis turunan lainnya dari sarkasme adalah sarkarstik reflektif, yakni mirip dengan satire, yakni idiom jenis ini digunakan untuk diri sendiri atau introspeksi.

Contoh sarkasme reflektif atau satire ; “Sebuah lokasi tempat tinggal dirinya atau orang lain adalah ” tempat jin buang anak”

Sekali lagi, dari RG untuk JPU merupakan pure sarkasme, idiom yang ironis serta mematikan. Karena terbukti disampaikan melalui intonasi atau emosi tinggi sambil menunjuk dengan jari, sehingga ” yang ditunjuk akan berdarah-darah ” , walau nyatanya JPU tidak merasakan sakit serta tidak ada dari tubuhnya yang mengeluarkan darah.

Dan pada dasarnya sarkas tentu tidak mudah dipahami. Prinsipnya terhadap majas apapun cukup dipahami antara batin ke batin saja, walau harfiahnya (kalimat) nyata ada, namun sulit untuk dijabarkan secara konkrit, kecuali si empunya mau menjabarkan ! 

Dan dialog sakrasme biasanya digunakan oleh orang yang cerdas. Dan bagi orang yang kepadanya dilontarkan sarkasme ” tidak berdarah-darah “, bisa jadi dia tidak cerdas.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketua KPU Terancam Dipecat Oleh DKPP

Next Post

Jokowi Tidak Mampu Mendengar Suara Rakyat dan Tidak Pandai Ukur Diri

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
DPR Jangan Pikun soal Hoax Mobil Esemka Jokowi

Jokowi Tidak Mampu Mendengar Suara Rakyat dan Tidak Pandai Ukur Diri

Tersandera KKN JOKOWI Tak Mau Mereshuffle

Tersandera KKN JOKOWI Tak Mau Mereshuffle

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist