Jakarta, Fusilatnews. – Tak lama setelah bebas dari penjara karena kasus korupsi, mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menyampaikan kabar mengejutkan. Menjelang Pemilu 2024, Romahurmuziy mengaku kembali ke PPP dengan jabatan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP).
Dikutip dari detikom Minggu (1/1/2023), pria yang akrab disapa Romy ini menyampaikan kabar tersebut melalui akun Instagram resminya @romahurmuziy. Dia mengaku mendapatkan amanah sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) hingga 2025.
Romy bahkan mengunggah bukti surat perubahan susunan personalia MPP DPP PPP. Surat tersebut tampak ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Umum PPP Muhammad Mardiono dan Sekretaris Jenderal PPP Arwani Thomafi pada 27 Desember 2022 lalu.
Dalam postingan itu, Romy juga menyertakan “caption” (keterangan foto). Dia mengaku menerima amanah yang diberikan kepadanya oleh PPP. “Kuterima pinangan ini dengan bismillah, tiada lain kecuali mengharap berkah, agar warisan ulama ini kembali merekah,” ucap Romy.
“Kuterima amanah ini dengan inna lillah, karena di setiap jabatan itu mengintai fitnah, teriring ucapan la haula wa laa quwwata illa billah,” lanjut dia.
Terlihat dalam surat itu, Romy didampingi oleh 5 wakil ketua dalam susunan MPP DPP PPP. Kelima orang tersebut yakni Wardatul Asriyah, Nu’man Abdul Hakim, Anang Iskandar, Syarif Hardler, dan Witjaksono. Kemudian, Anas Thahir menjadi sekretaris, Hizbiyah Rohim dan Irene Rusli Halil menjabat sebagai wakil sekretaris. (F-2)


























