• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Sarang Penyamun yang Ditinggalkan Budi Arie

fusilat by fusilat
November 3, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Projo Tuding Para Pihak Belum Terima Kekalahan pada Pilpres, Berada Dibalik Menguatnya Desakan Mengkominfo Mundur
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

**Jakarta – Terlalu sibuk bermain politik sebagai perisai bagi penguasa dan keluarganya, Budi Arie Setiadi seolah tak menyadari bahwa kementeriannya telah berubah menjadi sarang penyamun yang melindungi ribuan situs judi online.**

Kini, sang Menteri Komunikasi dan Informatika era Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo itu telah meninggalkan sarang tersebut untuk menjabat Menteri Koperasi di Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto. Namun, ada kemungkinan bahwa Budi Arie menyadarinya dan memilih membiarkan situasi tersebut—mungkin karena adanya simbiosis mutualisme yang menguntungkan. Inilah yang seharusnya menjadi perhatian kepolisian, untuk menyelidiki dugaan keterlibatan Budi Arie dalam praktik perlindungan situs judi online di kementerian yang baru saja ia tinggalkan.

Baru-baru ini, Polda Metro Jaya menangkap 11 tersangka terkait kasus situs judi online. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya adalah pegawai kementerian, yang kini telah berubah nama menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Akun @PartaiSocmed mengungkapkan bahwa dua ASN Komdigi diduga terlibat dalam perlindungan situs judi ini, yaitu DIS, Ketua Tim Keamanan Informasi Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika, dan FD, pegawai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di kementerian tersebut.

Para tersangka bahkan membuka kantor satelit di Ruko Grand Galaxy City, Bekasi, yang juga sudah digeledah oleh pihak kepolisian. Para pegawai ini seharusnya memblokir 5.000 situs judi online, namun ternyata 1.000 situs di antaranya justru mereka “bina” agar tidak diblokir. Dari “pembinaan” ini, mereka mengantongi upah sebesar Rp8,5 juta per situs. Jika dikalikan 1.000 situs, jumlahnya mencapai Rp8,5 miliar. Ironis, para pengawas yang seharusnya menjadi pagar keamanan malah menjadi “pagar makan tanaman,” mengkhianati tanggung jawab mereka.

Kementerian yang ditinggalkan Budi Arie kini benar-benar telah menjadi sarang penyamun. Kini, penggantinya, Meutya Hafid, harus menghadapi tantangan besar untuk membersihkan kementerian dari praktik-praktik kotor ini. Sebagai mantan jurnalis, mampukah ia membongkar dan membasmi sarang penyamun yang diwariskan pendahulunya?

Selama 15 bulan menjabat, Budi Arie lebih sering terlihat sibuk dengan drama politik daripada fokus melindungi kepentingan publik. Ketika Pusat Data Nasional (PDN) mendapat serangan siber ransomware, responsnya hanya berupa pembenaran yang tak memuaskan. Ia berdalih bahwa insiden serupa juga menimpa negara-negara maju, seperti Amerika Serikat dan Jerman. Demikian pula saat viral akun “Fufufafa” yang diduga milik Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi. Ketika akun itu disinyalir kerap menyerang Prabowo, Budi Arie dengan mudah melepas tanggung jawab, berdalih bahwa kementeriannya tidak mungkin mengawasi satu per satu dari ratusan juta akun.

Sekarang, setelah munculnya skandal ini, menjadi penting untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk kemungkinan pemeriksaan terhadap Budi Arie. Sementara itu, para pelaku, yang dapat digambarkan sebagai “pagar makan tanaman” atau “musuh dalam selimut,” harus dijatuhi hukuman berat. Hal ini diperlukan bukan hanya untuk memberikan efek jera, tetapi juga sebagai terapi kejut bagi mereka yang berniat melakukan pelanggaran serupa.

Indonesia tak boleh membiarkan kementerian yang menjadi sarang penyamun.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Panglima Mutasi 76 Perwira Tinggi TNI

Next Post

Tanggapan Budi Arie Mendengar Eks Anak Buahny Ditangkap Polisi Terkait Kasus judi online di Kem komdigi

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah
Feature

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Next Post
Keminfo Peringatkan Meta, Segera Bersihkan Platform Mereka Dari Aktifitas Judi Slot

Tanggapan Budi Arie Mendengar Eks Anak Buahny Ditangkap Polisi Terkait Kasus judi online di Kem komdigi

Usulan Soal Janda Kaya Jakarta Nikahi Pengangguran Jadi Polemik, Memaksa Suswono Minta Maaf

Ridwan Kamil Bantah Pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi akibat Elektabilitas Turun

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...