Setelah kecelakaan beruntun yang melibatkan 8 kendaraan dan menelan 8 orang tewas di Boyolali, esok harinya terjadi lagi jecelakaan beruntun melibatkan 4 kendaraan dan satu orang tewas.
Cirebon – Fusilatnews – Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Palikanci KM 193.600 jalur A, arah Jakarta menuju Jawa Tengah, Sabtu (15/4). Kecelakaan yang melibatkan empat minibus itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya teluka.
Rafael, salah seorang korban selamat menceritakan , kecelakaan maut itu berawal dari salah satu minibus yang tiba-tiba memperlambat laju kendaraannya. Mobil itu, diduga ingin melihat truk yang sebelumnya mengalami kecelakaan dan terperosok ke parit
Tetapi kendaraan lain yang berada di belakang minubus itu tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya, sehingga mengakibatkan tabrakan beruntun. Akibatnya dua minibus dan satu mobil boks terlibat tabrakan beruntun.
“Awalnya truk dulu masuk ke parit, mobil yang jalan itu tiba-tiba mengerem, kayaknya mau lihat truk itu. Mobil saya jadi tabrak nabrak mobil di depan itu,” ungkap Rafael di lokasi kejadian.
Rafael mengatakan, ada satu korban tewas akibat dari peristiwa tersebut.
“Yang kita lihat satu orang meninggal, yang di mobil boks itu,” katanya.
Rafael mengaku hendak mudik Lebaran dari Jakarta menuju Malang, Jawa Timur. Dikatakan, terdapat empat kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut.
Totalnya jadi ada empat mobil, saya ini dari Jakarta mau mudik ke Malang, di mobil saya ada lima orang selamat semua,” tambahnya.
Sementara, Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Ardi, mengatakan, kecelakaan beruntun tersebut terjadi di KM 193.600 jalur A. Terdapat empat kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu
Memang betul ada laka lantas di KM 193.600 yang melibatkan empat kendaraan, saat ini masih dalam proses evakuasi kendaraan maupun korban,” ujarnya.
Ardi menuturkan, akibat dari kecelakaan tersebut satu orang meninggal dunia.
“Untuk informasi awal satu orang meninggal dunia dan sudah dievakuasi,” tuturnya.
Ardi melanjutkan, penyebab kecelakaan maut tersebut masih dalam proses penyelidikan petugas unit laka lantas.
“Untuk penyebab pastinya kita masih mendalami, menunggu laporan dari unit laka lantas, kita normalisasi tol dulu, karena antreannya sudah mencapai dua kilometer,” lanjutnya





















