“Bener juga kata Rocky Gerung ketika diskusi dgn Luhut BP di RockyTv, Menteri yang cerdas itu hanya Luhutyang lain…. gak enak bilangnya”
“Saat dijamu makan mlm oleh Keluarga Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono IX sungguh nikmat. Sayur lodeh olahan Bu Ratu Hemas dahsyat. Pak Erick Thohir yg biasa membatasi diri tdk makan bnyk, terpaksa melanggar aturannya sendiri: makan dgn selera yg tak di-tahan2: Nambah ya Bu”, September 24,22, pukul 06.03 AM.
Agak kaget juga membacanya. Saya faham, mungkin ini sisi yang ringan-ringan saja. Human interest. Mungkin beliau tidak sadar, bahwa yang membaca twitnya, akan berkomentar beragam sudut pandang. Sehingga saya pun tergoda untuk turut mengomentarinya, seperti ini : “Saya tidak faham, apakah postingan ini “satire” diatas derita rakyat saat ini, atau anda sedang menjelaskan nikmatnya menjadi penguasa? Apa sebenarnya pesan yang tuan Mahfud ingin sampaian kepada Rakyat? Sayur Lodeh kedunguan”
“Jangan membunuh hatimu dengan memperbanyak makan dan minum, karena hati pun bisa mati seperti matinya tanaman yang terlalu banyak air, begitu sabda Rasulullah SAW seperti dikutip Ibnu Hasan Bisri At-Turjani dalam bukunya Hamba-hamba yang Selamat dari Tipu Daya Musuhnya”, ini dirulis oleh akun Celebes Merdeka.
Ada sindiran lain, menohon sekali, seperti yang disampaikan oleh pemilik akun HAS_As, “Inget pak…. Rakyat udah susah dgn semua kenaikan harga… Rakyat dan mahasiswa pun msh berpanas” demo menyuarakan kesusahan rakyat! Mana empatynya pak?”
Andaikata Yang Mulia Tuan Mahfud MD itu, bisa membaca dan memahami, bagaimana seorang Raja turut merasakan apa yang sedang terjadi dalam masyarakat, maka Sayur Lodeh itu adalah kesedeharnaan ekspresi rasa empati. Kata Lodeh Dahsyat dan Eric Thohir namabah, buat saya adalah “sendawa”. Kekenyangan. Semantik Lodeh dahsyat itu, adalah memadamkan lampu hati, yang menerangi kesulitan rakyat. “terpaksa melanggar aturannya sendiri: makan dgn selera yg tak di-tahan2: Nambah ya Bu”, ini saya baca sebagai lupa akan hak yang lain (Pak Erick Thohir yg biasa membatasi diri tdk makan banyak).
Rekan Agus Gomalamenulis begini; “Baru aturan makan yang di langgar, aturan yang lain aja dah biasa di tabrak”. Nampol nech.
Celoteh rekan lain, begini; “Coba tanyakan ke pak gubernur DIY apakah makanan yg dihidangkan merupakan keseharian makanan rakyat kebanyakan ??? Klo bukan…bapak tentu sangat tau apa yg dilakukan Umar bin Khottob saat dijamu salah satu gubernurnya saat Umar bin Khottob melakukan kunjungan”, Djolleos Tarraballaga.
Sementara rekan Tamong Panji, menulis begini; “Bener juga kata Rocky Gerung ketika diskusi dgn Luhut BP di RockyTv, Menteri yang cerdas itu hanya Luhut yang lain …. gak enak bilangnya”, hehehe ini nonjoknya se dahsyat sayur lodeh itu.
You are what you eat


























