Ada dalam agenda PDIP juga, Puan Maharani akan berkunjung menemui, Ketum Partai Demokrat, Agus Harimukti. Ini sebagai rangkaian dari silaturahmi sebelumnya, menemui Muhaimin Iskandar, Surya Paloh, Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto.
Tapi yang manarik, apa sebenarnya di balik agenda safari Politik Puan itu, bila dikaitakan dengan posisi PDIP, bisa mengusung Capres dan Cawapresnya, tanpa berpartner dengan Partai lain?.
Direktur Eksekutif Political and Public Studies Jerry Massie menilai safari politik Puan itu tak sekadar membangun komunikasi dengan ketum-ketum partai. Ia menyebut ada rasa tidak percaya diri dari Puan memasuki tahun politik 2023 hingga 2024.
Lebih lanjut, diuraikan Jerry Massie, sejak awal Megawati ingin putrinya melenggang dalam Pilpres 2024. Namun, baik Puan dan Mega menyadari bahwa langkah mereka tak mudah.
Mereka pasti mempertimbangkan hasil sejumlah survei yang menunjukkan elektabilitas Puan masih di bawah rata-rata calon yang lainnya.
Jika merujuk sejumlah hasil survei, nama Puan masih di jauh di bawah tiga calon presiden potensial; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Hasil survei Charta Politika misalnya, menunjukkan Ganjar menempati posisi pertama dengan elektabilitas 31,3 persen dan Anies di posisi ketiga dengan elektabilitas sebesar 20,6 persen.
Sedangkan Puan berada di posisi keenam dengan tingkat elektabilitas yang selisihnya cukup jauh, yakni 2,4 persen. (Dikutip dari CNN.com)
Bagaimana dengan Skenario Dua Paslon di Pilpres 2024?
Kita masih ingat, apa yang disampaikan oleh Hasto; “pernah mengemukakan ide bahwa jumlah pasangan calon presiden dan wakil presiden idealnya hanya dua di Pilpres 2024 mendatang’. Tak berselang lama, SBY lalu menuding ada upaya mengarahkan Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasangan calon. Dia menyebut ada kemungkinan pilpres mendatang tidak adil. Atas dasar itu, SBY pun berencana turun gunung guna memastikan Pilpres2024 berjalan jujur dan adil.
“Konon akan diatur dalam Pemilihan Presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka dua pasangan capres dan cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka,” ungkap SBY.
Jerry juga memperkirakan bahwa safari politik Puan ini bertujuan agar skenario hanya dua capres dapat terealisasi.
“Sasaran dan tujuannya tak lepas dari harapan PDIP hanya dua capres yang akan bertarung. Jadi, Puan getol membuka komunikasi lewat sowan dan silaturahmi politik,” papar dia.
Hal tersebut dikatakan Hasto pada akhir Agustus 2022. Menurut Hasto hal ini untuk memastikan Pilpres bisa selesai dalam satu putaran.


























