Partai Demokrat bersama presiden terpilih ( Prabowo Subianto) nanti bertekad membawa masyarakat keluar dari kesusahan menuju kesejahteraan
Jakarta – Fusilatnews – Dalam pidato politik di GOR Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk memenangkan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.
Selama sepuluh tahun terakhir menjadi oposisi atau berada di luar pemerintahan sehingga tak mampu berbuat banyak untuk mengatasi permasalahan masyarakat.
“Oleh karena itu saya minta dukungan keluarga besar Partai Demokrat dan masyarakat luas, rakyat Indonesia untuk bersama-sama memilih Bapak Prabowo Subianto menjadi presiden Indonesia di masa depan,” kata SBY , Jumat (19/1/2024).
“Kalau itu terjadi dengan izin Allah kita akan bisa berbuat lebih banyak lagi,” kata SBY di depan para kader dan simpatisan Partai Demokrat.
Partai Demokrat bersama presiden terpilih ( Prabowo Subianto) nanti bertekad membawa masyarakat keluar dari kesusahan menuju kesejahteraan.
Dalam pidatonya SBY menyinggung rekam jejak kepemimpinannya yang dimulai 2004 silam hingga 2014 lalu.
SBY mengklaim mampu membebaskan Indonesia dari sengatan krisis ekonomi hingga mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Oleh karena itu mari kita berjuang melalui Pemilu ini agar nanti setelah Pemilu, Demokrat kembali ke pemerintahan nasional,” ujarnya.
SBY juga menargetkan penambahan perolehan kursi di DPR. Menurutnya, keberadaan anggota di pemerintahan maupun DPR, bisa maksimal membantu kehidupan rakyat.
“Kalau itu terwujud, kita kembali ke pemerintahan, DPR makin kuat, maka Insya Allah karena perjuangan kita, kerja keras kita, rakyat kita tidak lagi berada dalam kesusahan yang berlarut-larut. Kita ingin hidupnya makin baik,” katanya.
Sementara itu Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan jika partainya berkomitmen untuk mengembalikan program-program pro rakyat yang ada pada pemerintahan SBY.
“Sebagian dilanjutkan oleh pemerintahan Presiden Jokowi, bagus. Tetapi ada yang belum maksimal, kita tingkatkan kembali di masa depan,” kata putra sulung SBY itu dalam pidato politiknya di acara yang sama.
Keputusan SBY dengan menggantungkan harapannya kepada kemenangan Prabowo tentu saja bersifat sangat spekulatif karena adanya ketidakpastian kemenangan Prabowo dalam pemilu Presiden bulan depan


























