• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home daerah

Sejarah Tak Lagi Milik Segelintir: Difabel Mulai Rebut Ruang dalam Narasi Budaya Sulsel

fusilat by fusilat
April 12, 2026
in daerah, News
0
Sejarah Tak Lagi Milik Segelintir: Difabel Mulai Rebut Ruang dalam Narasi Budaya Sulsel
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar, FusilatNews — Sejarah dan budaya Sulawesi Selatan didorong keluar dari ruang eksklusif menuju ruang publik yang lebih inklusif. Upaya ini ditandai melalui Workshop Co-Creation Inklusif bertajuk “Menjalin Risalah, Menjaga Warisan, Mengukir Hikayat yang Inklusif bagi Semua” yang digelar pada 4–5 April 2026 di Sekretariat Yayasan PerDIK, Makassar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan Program Riwayat, sebuah platform budaya yang secara khusus dirancang untuk melibatkan penyandang disabilitas dalam produksi konten sejarah dan kebudayaan.

Penanggung jawab program, Ridwan Mappa atau yang akrab disapa Daeng Maliq, menegaskan bahwa pendekatan inklusif bukan sekadar konsep, melainkan kebutuhan mendesak dalam ekosistem kebudayaan.

“Workshop ini merupakan bagian dari pengembangan Program Riwayat, sebuah inisiatif platform budaya inklusif yang mengedepankan partisipasi aktif disabilitas dalam proses penciptaan konten sejarah dan budaya,” ujarnya.

Program ini mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui skema Dana Indonesiana. Dukungan tersebut dinilai sebagai sinyal bahwa isu inklusivitas mulai mendapat perhatian dalam kebijakan kebudayaan nasional.

Dalam workshop tersebut, pendekatan co-creation diterapkan—menempatkan difabel sebagai subjek setara dalam merumuskan ide hingga menghasilkan karya. Dua narasumber dihadirkan, yakni budayawan dan sutradara teater Edy Thamrin (Yudhistira Sukatanya) serta penulis Rusdin Tompo.

Edy Thamrin mendorong peserta untuk membaca ulang sejarah Sulawesi Selatan secara lebih terbuka sejak tahap konseptual. Sementara Rusdin Tompo menekankan pentingnya mengolah ide menjadi karya yang komunikatif dan inklusif.

Sulawesi Selatan sendiri dipandang sebagai ruang ingatan yang kaya—dari jejak kerajaan hingga tradisi maritim. Namun, akses terhadap kekayaan tersebut dinilai masih timpang, terutama bagi kelompok difabel.

“Bagi ragam disabilitas, akses terhadap pengetahuan sejarah dan budaya masih sering terhalang. Informasi yang tersedia belum sepenuhnya ramah,” kata Daeng Maliq.

Ia menyoroti minimnya narasi audio, ketergantungan pada visual tanpa alternatif, serta penggunaan bahasa yang sulit dipahami sebagai hambatan utama. Kondisi ini membuat sejarah seolah hadir, tetapi tidak benar-benar dapat diakses oleh semua kalangan.

Padahal, menurutnya, sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan fondasi identitas dan rasa memiliki.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, Program Riwayat mencoba menjembatani kesenjangan tersebut. Konten dirancang dalam berbagai format—teks, audio, visual, hingga multimodal—dengan prinsip inklusivitas.

Saat ini, platform tersebut juga tengah dikembangkan berbasis standar Web Content Accessibility Guidelines (WCAG), yang memungkinkan akses lebih luas, termasuk bagi pengguna pembaca layar dan kebutuhan khusus lainnya.

Workshop ini melibatkan peserta dari berbagai ragam disabilitas—netra, Tuli, fisik, psikososial, hingga intelektual—untuk bersama-sama mengolah sejarah menjadi narasi baru yang lebih terbuka dan representatif.

“Sejarah tidak boleh eksklusif. Ia harus bisa disentuh, didengar, dipahami, dan dimiliki oleh siapa saja,” tegas Daeng Maliq.

Ke depan, Program Riwayat diharapkan tidak hanya melahirkan konten budaya yang inklusif, tetapi juga mengubah cara pandang: bahwa difabel bukan sekadar penerima informasi, melainkan pencipta dan penjaga narasi sejarah itu sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Next Post

Bukan Sekadar Pendamping: Pusdis Unhas Bongkar Pola Relasi Relawan–Mahasiswa Disabilitas yang Selama Ini Keliru

fusilat

fusilat

Related Posts

Belajar Memanusiakan Sesama: Menyelami Dunia yang Selama Ini Terabaikan
Feature

Belajar Memanusiakan Sesama: Menyelami Dunia yang Selama Ini Terabaikan

May 29, 2026
Feature

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026
Feature

Ketika Ilmu Dipisahkan Dari Agama (bagian 2 dari 3 tulisan) Mencari Jalan Keluar: Dari Islamisasi Ilmu hingga Sintesa Semu

May 28, 2026
Next Post
Bukan Sekadar Pendamping: Pusdis Unhas Bongkar Pola Relasi Relawan–Mahasiswa Disabilitas yang Selama Ini Keliru

Bukan Sekadar Pendamping: Pusdis Unhas Bongkar Pola Relasi Relawan–Mahasiswa Disabilitas yang Selama Ini Keliru

Indonesia, Non-Blok, dan Disorientasi Arah: Mengkritisi Isi Kepala Prabowo

Iran, Indonesia, dan Dilema Politik Prabowo: Antara Diplomasi Global dan Erosi Simpati Domestik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

EKONOMI KEDAULATAN NASIONAL; JALAN TENGAH ANTARA NEGARA PASIF DAN NEGARA SERAKAH

May 29, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Melemah, Intervensi Bank Indonesia Bukan Solusi Tunggal

May 29, 2026
Gula-gula Prabowo

Gula-gula Prabowo

May 29, 2026
Belajar Memanusiakan Sesama: Menyelami Dunia yang Selama Ini Terabaikan

Belajar Memanusiakan Sesama: Menyelami Dunia yang Selama Ini Terabaikan

May 29, 2026
Kiai Kok “Ngaceng”-an?

Kiai Kok “Ngaceng”-an?

May 29, 2026

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

EKONOMI KEDAULATAN NASIONAL; JALAN TENGAH ANTARA NEGARA PASIF DAN NEGARA SERAKAH

May 29, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Melemah, Intervensi Bank Indonesia Bukan Solusi Tunggal

May 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist