• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Iran, Indonesia, dan Dilema Politik Prabowo: Antara Diplomasi Global dan Erosi Simpati Domestik

Ali Syarief by Ali Syarief
April 12, 2026
in Feature, Politik
0
Indonesia, Non-Blok, dan Disorientasi Arah: Mengkritisi Isi Kepala Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Pasca konflik terbuka antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, peta geopolitik global mengalami pergeseran yang tidak bisa dianggap remeh. Negara-negara non-Barat, terutama di dunia Islam, menjadi incaran baru bagi Iran untuk membangun legitimasi dan jaringan dukungan. Dalam konteks ini, Indonesia menempati posisi yang sangat strategis—bukan hanya sebagai negara Muslim terbesar di dunia, tetapi juga sebagai kekuatan moral dalam diplomasi internasional.

Namun, di tengah peluang itu, muncul paradoks: ketika Iran tetap memandang Indonesia sebagai mitra penting, arah kebijakan luar negeri Presiden Prabowo Subianto justru berpotensi menimbulkan kerugian politik di dalam negeri, terutama di kalangan mayoritas umat Islam.


Iran dan Indonesia: Kepentingan yang Bertemu

Bagi Iran, Indonesia bukan sekadar negara sahabat biasa. Ia adalah simbol—representasi dunia Islam moderat yang memiliki pengaruh besar dalam percaturan global. Pasca perang, ketika ekonomi Iran terpukul dan posisinya terisolasi dari Barat, kebutuhan akan mitra seperti Indonesia menjadi semakin mendesak.

Indonesia dipandang sebagai:

  • suara moral dunia Islam,
  • negara non-blok yang tidak tunduk pada Barat,
  • serta jembatan diplomasi ke negara-negara berkembang lainnya.

Dengan kata lain, Iran tidak memusuhi Indonesia—justru sebaliknya, memandang Indonesia sebagai aset strategis yang harus dirangkul.


Prabowo dan Pilihan Geopolitik yang Rumit

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto mengambil jalur yang berbeda: mencoba bermain di tengah, bahkan membuka ruang kerja sama dengan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump melalui inisiatif seperti “Board of Peace”.

Secara diplomatik, langkah ini bisa dipahami sebagai strategi:

  • menjaga hubungan dengan kekuatan global,
  • memperluas peran Indonesia dalam perdamaian dunia,
  • dan memperkuat posisi tawar internasional.

Namun, realitas politik domestik tidak selalu sejalan dengan kalkulasi geopolitik.

Keterlibatan Indonesia dalam inisiatif yang diprakarsai Trump memicu kritik dari kelompok-kelompok Islam di dalam negeri, yang menilai langkah tersebut berpotensi melemahkan konsistensi sikap Indonesia terhadap Palestina dan konflik Timur Tengah .


Erosi Simpati Umat Islam: Risiko yang Nyata

Di sinilah titik krusialnya.

Mayoritas umat Islam di Indonesia secara emosional dan ideologis:

  • bersimpati pada perjuangan Palestina,
  • kritis terhadap Israel,
  • dan cenderung memandang kebijakan Amerika Serikat sebagai tidak adil di Timur Tengah.

Dalam konteks itu, kedekatan—atau bahkan sekadar kesan kedekatan—dengan Trump menjadi masalah serius.

Bahkan sebelum konflik Iran memanas, kebijakan Prabowo yang bersedia terlibat dalam skema perdamaian versi AS sudah menuai resistensi. Majelis Ulama Indonesia dan sejumlah kelompok Islam menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan aspirasi umat .

Perang Iran kemudian memperbesar resistensi itu.

Akibatnya, muncul persepsi di ruang publik bahwa:

pemerintah terlalu akomodatif terhadap Amerika Serikat, namun tidak cukup tegas dalam membela kepentingan dunia Islam.

Persepsi inilah yang berbahaya dalam politik—karena politik bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga soal rasa keadilan dan keberpihakan.


Paradoks: Dihargai di Luar, Dipersoalkan di Dalam

Ironinya, ketika Iran justru semakin melihat Indonesia sebagai mitra penting, posisi Prabowo di dalam negeri justru menghadapi tantangan legitimasi di kalangan basis Muslim.

Ini menciptakan paradoks:

  • Di luar negeri: Indonesia dianggap penting, strategis, dan potensial sebagai penyeimbang global.
  • Di dalam negeri: kebijakan luar negeri justru berisiko dianggap menjauh dari aspirasi umat.

Padahal dalam politik Indonesia, khususnya pasca reformasi, simpati umat Islam adalah salah satu fondasi legitimasi kekuasaan.


Penutup: Politik Luar Negeri dan Harga Politik Domestik

Kasus ini menunjukkan satu hal penting:
bahwa politik luar negeri tidak pernah benar-benar “di luar negeri”.

Keputusan untuk mendekat ke satu kekuatan global selalu memiliki konsekuensi di dalam negeri. Dalam konteks ini, langkah Prabowo Subianto yang membuka ruang dengan Donald Trump mungkin rasional secara strategis, tetapi tidak sepenuhnya sensitif terhadap dinamika psikologis dan ideologis umat Islam Indonesia.

Sementara itu, Iran tetap konsisten melihat Indonesia sebagai mitra penting—bukan karena kesamaan ideologi, tetapi karena nilai strategisnya.

Pertanyaannya kemudian menjadi lebih dalam:

Apakah Indonesia akan terus memainkan peran sebagai penyeimbang global,
atau justru terjebak dalam dilema antara kepentingan geopolitik dan tekanan domestik?

Di situlah masa depan arah politik luar negeri Indonesia sedang dipertaruhkan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bukan Sekadar Pendamping: Pusdis Unhas Bongkar Pola Relasi Relawan–Mahasiswa Disabilitas yang Selama Ini Keliru

Next Post

Gunung Fuji, Dilihat dengan Cara yang Berbeda: Sebuah Refleksi Lintas Budaya

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Gunung Fuji, Dilihat dengan Cara yang Berbeda: Sebuah Refleksi Lintas Budaya

Gunung Fuji, Dilihat dengan Cara yang Berbeda: Sebuah Refleksi Lintas Budaya

Gaya Hidup Mewah dengan Sapi Perah

Gaya Hidup Mewah dengan Sapi Perah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...