• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Gaya Hidup Mewah dengan Sapi Perah

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
April 12, 2026
in Crime, Feature, Tokoh/Figur
0
Gaya Hidup Mewah dengan Sapi Perah
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Memperlakukan anak buah bak sapi perah demi gaya hidup mewah.

Itulah yang dilakukan Bupati Tulungagung, Jawa Timur, Gatut Sunu Wibowo terhadap anak buahnya, dalam hal ini 16 kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka jadi sasaran pemerasan bak sapi perah oleh sang bupati.

Modus operandinya, mereka dilantik menjadi kepala OPD. Setelah itu, mereka disodori draf surat pengunduran diri jika tak bisa memenuhi kemauan sang bupati.

Mereka ditarget mengumpulkan setoran Rp5 miliar. Sebanyak Rp2,7 miliar di antaranya sudah diterima Gatut.

Nah, dari jumlah itu, sebagian digunakan untuk membeli empat pasang sepatu mewah bermerek Louis Vuitton (LV) seharga Rp129 juta.

Demikian diungkapkan Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu usai menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya, Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka pemerasan usai lembaganya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jumat (10/4/2026).

Sebelum menjadi Bupati 2025-2030, Gatut adalah Wakil Bupati 2021-2024. Gatut berlatar belakang pengusaha bahan bangunan. Semula ia kader PDI Perjuangan. Tapi menjelang Pilkada 2024, Gatut loncat ke Partai Gerindra. Gatut pun menjadi kutu loncat dari Banteng ke Garuda.

Dengan latar belakang pengusaha, mestinya Gatut tidak kemaruk. Apalagi bersikap kampungan dengan membeli sepatu mewah Louis Vuitton empat pasang sekaligus untuk bergaya.

Lebih ironis lagi karena demi menunjang gaya hidup mewahnya itu Gatut melakukan pemerasan terhadap para anak buahnya. Gatut, sekali lagi, memperlakukan anak buah bak sapi perah.

Bahkan para anak buahnya itu sampai meminjam uang atau berutang ke pihak lain demi memenuhi tuntutan sang bupati.

Corruption by Greed

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Gatut memiliki harta kekayaan sekitar Rp20 miliar. Artinya, Gatut bukan orang miskin. Gatut adalah orang kaya. Akan tetapi, mengapa Gatut masih melakukan korupsi juga, bahkan dengan modus operandi penerasan yang sangat kasar?

Itulah yang menjadi bukti bahwa tingginya gaji dan tunjangan pejabat tidak akan mampu mengeliminasi korupsi.

Gaji bupati memang tidak seberapa. Tapi tunjangannya luar biasa. Mulai dari tunjangan kinerja, listrik, telepon, pakaian, hingga beras. Pun, persentase dari pemungutan pajak daerah. Semua dicukupi oleh negara. Tapi tentu saja tidak termasuk LV yang tergolong sepatu mewah.

Mengapa Gatut masih melakukan korupsi juga?

Ada dua motif korupsi. Yakni, kebutuhan atau corruption by need, dan keserakahan atau corruption by greed. Di Indonesia rata-rata motif korupsi adalah keserakahan.

Ada dua faktor pemicu korupsi. Yakni, niat dan kesempatan. Jika ada niat tapi tak ada kesempatan, maka tak terjadi itu korupsi. Begitu pun jika ada kesempatan tapi tak ada niat.

Niat bisa dieliminasi dengan pendidikan akhlak atau karakter. Sedangkan kesempatan bisa dieliminasi dengan aturan yang ketat.

Akan tetapi sesempurna apa pun sebuah aturan, kalau ada niat untuk korupsi, aturan itu bisa diakali dan dicari celahnya.

Niat untuk korupsi juga dipengaruhi faktor eksternal. Yakni, hukuman bagi koruptor yang relatif rendah. Rata-rata hukuman untuk koruptor di Indonesia hanya 3,5 tahun.

Itulah mengapa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia gagal, salah satunya karena hukuman koruptor relatif rendah.

Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia gagal menciptakan efek jera atau detterent effect, dan terapi kejut atau shock therapy yang merupakan tujuan dari penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi.

Alhasil, banyak koruptor baru bermunculan. Termasuk kepala daerah. Padahal di kuartal pertama tahun ini saja KPK sudah beberapa kali menangkap kepala daerah. Tapi kepala daerah lainnya tidak takut. Ini karena aparat penegak hukum gagal menciptakan detterent effect dan shock therapy.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gunung Fuji, Dilihat dengan Cara yang Berbeda: Sebuah Refleksi Lintas Budaya

Next Post

DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?
Feature

Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

July 28, 2026
Next Post

DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

Koalisi Tanpa Malu: Saat Gerindra–NasDem Menegosiasikan Ideologi di Meja Kekuasaan

Koalisi Tanpa Malu: Saat Gerindra–NasDem Menegosiasikan Ideologi di Meja Kekuasaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

July 28, 2026
Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...