• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sekeluarga Tewas di Kalideres Diduga Tapa Brata

fusilat by fusilat
November 17, 2022
in Feature
0
Sekeluarga Tewas di Kalideres Diduga Tapa Brata

Kondisi rumah satu keluarga yang ditemukan meninggal di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat/RMOL

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Djono W Oesman

Kondisi rumah satu keluarga yang ditemukan meninggal di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat/RMOL

KEMATIAN sekeluarga di Kalideres, Jakarta Barat, rumit. Polisi tiga kali olah TKP, terbaru, Rabu, 16 November 2022. Belum pastikan penyebab. Spekulasi berkembang. Sampai dugaan, korban pengikut sekte India.

Adalah Pakar Forensik Emosi dan Trainer Investigasi, Handoko Gani, kepada pers, Senin (14/11) menduga, sekeluarga yang tewas itu pengikut aliran Santhara.

Santhara adalah kepercayaan religius tertua masyarakat India. Ada ritual fasting to dead. Atau bersumpah berhenti makan dan minum sampai meninggal. Itu lazim di India.

Tujuan fasting to dead adalah, pelakunya akan mencapai nirwana, atau surga. Penganutnya melaksanakan dengan ikhlas dan semangat. Semangat mati.

Kalau bukan penganut Sunthara, ia menduga, para pelaku mungkin punya kelainan jiwa. “Maka perlu diperiksa forensik kondisi otak mereka. Apakah ada kelainan jiwa,” kata Handoko.

Dari kalangan akademik, kriminolog Universitas Indonesia, Prof Dr Adrianus Meliala kepada pers, Selasa (1/11) menduga, sekeluarga tewas itu pengikut sekte Apokaliptik.

Prof Adrianus: “Saya katakan sebagai memiliki kecenderungan apokaliptikal. Atau ingin mati, ingin segera meninggalkan dunia, ingin segera datang atau sampai kepada dunia nirwana. Begitulah kaum Apokaliptik.”

Tentu, dalam perspektif masyarakat beragama beda, perilaku itu adalah penyimpangan. Atau sekte menyimpang. Tapi bagi penganutnya, hal itu benar.

Atau, Adrianus menduga, itu pembunuhan. Di antara empat orang sekeluarga yang meninggal itu, mungkin ada pembunuh. Setelah membunuh, pelaku bunuh diri. Caranya menggunakan bentuk Apokaliptik. Sehingga jadi pembunuhan tersamar.

Adrianus: “Seumpama itu pembunuhan. Pelaku membuat orang lain tidak curiga bahwa itu pembunuhan, caranya dibuat seolah-olah itu perilaku ritual. Lantas, pelaku bunuh diri dengan cara yang sama dengan cara pembunuhan terhadap korban.”

Baik Handoko dan Adrianus, sama-sama menduga bahwa itu adalah perilaku penganut sekte. Sebab, bukti forensik para korban di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, di lambung semua korban tidak ada makanan. Kosong. Atau tidak makan berhari-hari.

Tanpa jauh-jauh menyitir sekte India, bagi masyarakat Jawa kuno, kematian model itu tidak mengagetkan. Itu tirakat ekstrem. Biasa disebut Tapa Brata.

Tapa Brata adalah puasa ekstrem. Kalau perlu sampai pelakunya mati. Tujuannya membersihkan jiwa yang dianggap kotor oleh aneka perilaku buruk di masa hidup.

Santhara, Apokaliptik, atau Tapa Brata, beda-beda tipis saja. Intinya, pelaku tidak makan-minum, kalau perlu sampai mati.

Seperti heboh diberitakan media massa, pekan lalu ditemukan sekeluarga meninggal di rumah mereka di Perumahan Citra Garden Extension 1, Blok AC5 Nomor 7, Kalideres, Jakarta Barat.

Mereka: Rudyanto Gunawan (71) dan istri, Margaretha (68) juga adik kandung Rudyanto, Budiyanto Gunawan (68). Serta anak Rudyanto-Margaretha, perempuan bernama Dian (40). Meninggal semua di rumah mereka.

Berdasarkan data kartu keluarga, alamat tersebut hanya dihuni empat orang tersebut. Tiada lain. Sehingga tidak ada saksi yang bisa dimintai keterangan polisi. Di lokasi dan sekitarnya, tidak ada kamera CCTV.

Hasil pemeriksaan forensik, itu tadi: Tidak ada makanan di lambung. Juga tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kondisi rumah rapi, bukan acak seperti korban perampokan.

Apakah mereka bunuh diri, atau pembunuhan? Jadi polemik riuh, di tengah masyarakat yang sudah demam politik terkait Pilpres 2024.

Tidak makan belum tentu lapar. Sebab, kata ‘lapar’ adalah pengakuan orang yang tidak makan. Tidak semua orang tidak makan, mengaku lapar. Apalagi, jika itu ditafsirkan kelaparan. Karena kata ‘kelaparan’ berkonotasi, yang bersangkutan tidak mampu membeli makanan. Atau miskin.

Sekeluarga itu tidak miskin. Rumah mereka itu perumahan klaster. Pintu gerbang komplek perumahan tersebut selalu dijaga satpam 24 jam. Tamu masuk, dicatat identitasnya.

Rumah itu ukuran sekitar 7 x 15 meter, dua lantai. Harga pasaran di situ sekitar Rp 1,5 miliar.

Mereka juga punya mobil Honda Brio keluaran terbaru. Ternyata mobil tidak ada di rumah tersebut.

Hasil penyidikan polisi, mobil itu, Honda Brio nomor B 2601 BRK ditemukan di sebuah showroom jual-beli mobil bekas di kawasan Jakarta Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi kepada pers, Selasa (15/11) mengatakan, mobil milik Rudyanto itu benar ditemukan di showroom Jakarta Barat.

Hengki: “Betul. Sudah ditemukan. Tapi mobil itu dijual oleh Budiyanto (adik sang pemilik mobil) pada 20 Januari 2022.”

Bisa disimpulkan, mungkin tidak ada kejahatan di situ. Mobil memang dijual adik sang pemilik yang tinggal serumah dengan pemilik. Harga jual Rp 160 juta.

Penjualan mobil ini menegaskan, keluarga tersebut bukan miskin kelaparan, lalu mati. Ditilik dari harga dan tanggal penjualan, mestinya keluarga tersebut sangat bisa beli makanan.

Terus, bagaimana? Kasus ini mendapat perhatian masyarakat. Jadi buah bibir. Sehingga mendesak polisi mengungkap penyebab kematian mereka. Polisi harus segera mengumumkan penyebab kematian berdasar bukti ilmiah.

Meski kelihatan rumit, tapi Kombes hengki mengatakan, polisi sudah hampir mengungkap kasus ini. “Sabar. Tunggu sebentar lagi. Sudah ada titik terang,” katanya, usai olah TKP, Rabu, 16 November 2022 petang. 

Djono W Oesman Wartawan Senior

Dikutip rmol.id Kamis, 17 November 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Qatar, Dari Mimpi Piala Dunia, Menuju Piala Dunia Impian

Next Post

Dampak “Anies Effect” Mulai Terasa Dikandang PDIP

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Dampak “Anies Effect” Mulai Terasa Dikandang PDIP

Dampak "Anies Effect" Mulai Terasa Dikandang PDIP

Emir Qatar Ucapkan Terima Kasih kepada Putin, Dukung Piala Dunia

Piala Dunia 2022 Menggebrak Saat Qatar Menyambut Para Bintang Sepak Bola, Beserta Penggemar Mereka

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist