• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sepinya Pasar Tradisional: Potret Perekonomian Kota Besar

Sepinya Pasar Tebet adalah sebuah cerita kecil, tetapi ia memotret gambaran besar

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
December 28, 2024
in Feature
0
Sepinya Pasar Tradisional: Potret Perekonomian Kota Besar
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-FusilatNewsTadi pagi saya menyambangi Pasar PSPT, pasar tradisional di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Niatnya sederhana, membeli sedikit daging sapi, ayam, dan udang untuk acara bakar-bakaran bersama anak-anak di malam Tahun Baru. Namun, pengalaman itu membuka mata saya pada realitas yang lebih besar: kondisi ekonomi masyarakat.

Sudah hampir setahun saya tak mengunjungi pasar ini, lebih sering ke pasar tradisional di dekat rumah yang lebih murah meskipun sering kali becek. Ketika tiba di pasar Tebet, waktu sudah menunjukkan pukul 06.00 pagi. Namun, parkiran pasar yang biasanya ramai tampak lengang. Saya menjadi mobil ketiga yang terparkir di sana. Suasana yang tidak biasa untuk waktu pagi di pasar tradisional.

Ketika turun ke basement, tempat para pedagang menjajakan daging, ikan, sayuran, dan bumbu-bumbuan, suasana sepi semakin terasa. Tempat itu nyaris kosong, hanya beberapa pedagang yang duduk termenung di los mereka. Kehadiran saya sebagai pembeli terasa menonjol di tengah sunyi pasar. Dalam kurun waktu 15 menit saya berada di sana, saya menjadi satu-satunya pembeli di los daging, ayam, dan ikan laut.

Lebih mencengangkan, jumlah pedagang pun berkurang drastis dibandingkan tahun lalu. Penjual daging sapi yang dulu mengisi empat los kini tinggal satu. Penjual ikan laut dari tiga los menyusut menjadi satu. Penjual ayam yang sebelumnya lima kini tersisa tiga. Bahkan, pedagang yang bertahan tampak kebingungan menunggu pembeli yang tak kunjung datang.

Padahal, harga-harga relatif stabil. Daging sapi, ayam, dan ikan laut tidak menunjukkan kenaikan harga yang signifikan meskipun ini periode Natal dan Tahun Baru. Lalu, apa yang terjadi? Pulang dari pasar, sambil menyusuri Jalan Soepomo yang juga lengang, saya terjebak dalam renungan. Apakah ini sekadar masalah harga? Atau justru cerminan daya beli masyarakat yang terus merosot?

Sepinya pasar tradisional ini bisa menjadi indikator bahwa ekonomi masyarakat di kota besar sedang tidak baik-baik saja. Daya beli masyarakat yang melemah menunjukkan bahwa uang bukan hanya sulit dicari, tetapi juga semakin hati-hati dibelanjakan. Orang mungkin masih memiliki kebutuhan, tetapi mereka mulai menahan diri, mencari alternatif yang lebih murah, atau bahkan mengurangi konsumsi.

Fenomena ini bukan hanya soal pasar tradisional. Ini adalah potret kecil dari situasi perekonomian di kota-kota besar lainnya. Di balik kilauan gedung-gedung tinggi dan jalan-jalan yang penuh kendaraan, ada lapisan masyarakat yang harus bergelut dengan realitas pahit: penghasilan yang stagnan, harga kebutuhan hidup yang terus meningkat, dan ketidakpastian ekonomi.

Sepinya Pasar Tebet adalah sebuah cerita kecil, tetapi ia memotret gambaran besar. Ini adalah peringatan bahwa ada sesuatu yang salah dalam roda perekonomian kita. Bukan hanya angka-angka makroekonomi yang perlu diperhatikan, tetapi juga bagaimana keseharian masyarakat berjalan. Saat pasar-pasar tradisional yang menjadi denyut nadi ekonomi kecil mulai meredup, itu adalah tanda bahwa ada krisis yang lebih dalam yang harus segera diatasi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Denda Damai Hanya untuk Tindak Pidana Ekonomi, Dibatalkan?

Next Post

BULOG HADIR MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Bapanas Berencana Impor Beras 1 Juta Ton dari Negara Mana coba?

BULOG HADIR MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN

Pembangunan DDT lintas  Manggarai-Jatinegara terjadi masalah operasional, Mengganggu Perjalanan KRL Dan KJJ

KRL Commuter Line Akan Beroperasi 24 Jam, Pada Malam Tahun Baru  2025

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist