Ketika Jokowi menjawab soal Gibran akan dicalonkan sebagai Cawapres, “belum cukup umur dan bekum cukup pengalaman”. Demikian pula Gibran. Dia menjawab pertanyaan yang sama dengan jawaban seperti Bapaknya.
Itulah etika politik. Politik santun. Panda Ngababan pernah berujar “Politik Budi Pekerti”.
Sopan santun didalam dunia politik, adalah mengacu pada perilaku yang dianggap sopan, terhormat, dan etis dalam konteks aktivitas politik. Hal ini mencakup cara berkomunikasi, berinteraksi dengan orang lain, dan menjalankan tugas-tugas politik dengan penuh penghormatan terhadap norma-norma sosial dan tata krama.
Ada beberapa catatan soal Sopan-Santun dalam dunia politik ini, sbb; Seseorang yang sopan santun dalam politik menghargai pendapat dan pandangan lawan politik, bahkan jika mereka tidak setuju. Ini mencakup berbicara dengan hormat dan menghindari retorika yang bersifat merendahkan atau menyerang pribadi.
Politisi yang sopan santun dihormati karena memegang teguh nilai-nilai integritas dan etika. Mereka menjauhi praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat atau melibatkan korupsi.
Transparansi dan Keterbukaan adalah bagian dari kesopan-santunan. Ia cenderung menjadi lebih transparan dan terbuka dalam melakukan tugas-tugasnya. Mereka memberikan informasi dengan jujur dan tidak menyembunyikan hal-hal yang penting untuk publik.
Masih dalam sekup Sopan santun, didalam dunia politik, ia mencakup kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain dan mencapai kesepakatan melalui dialog dan diplomasi. Politisi yang sopan santun berusaha untuk membangun hubungan yang baik untuk kepentingan bersama.
Dan yang paling pokokadalah Kesetiaan pada Konstitusi dan Hukum. Politisi yang sopan santun menghormati konstitusi dan hukum negara. Mereka berkomitmen untuk mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan untuk memastikan pemerintahan yang adil dan demokratis.
Dalam menjelang masa kampanye, adalah Sopan santun juga bila bersikap untuk menghindari kampanye propaganda yang bersifat negatif dan merusak. Politisi yang sopan santun fokus pada pemahaman isu-isu politik dan penyampaian informasi secara jelas.
Hal yang mendasar lainnya adalah Responsif terhadap Kebutuhan Masyarakat. Politisi yang sopan santun mendengarkan dan merespons kebutuhan masyarakat. Mereka memahami tanggung jawab mereka sebagai wakil rakyat dan berusaha untuk memberikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi masyarakat.
Dalam keseluruhan, sopan santun di dunia politik menciptakan lingkungan yang lebih produktif dan positif, memungkinkan diskusi yang sehat dan pemecahan masalah yang efektif untuk kepentingan bersama.























