• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Sholat, Puasa, dan Etika Kerja: Membaca Islam dalam Ruang Kerja Jepang

Ali Syarief by Ali Syarief
January 31, 2026
in Cross Cultural, Feature
0
Sholat, Puasa, dan Etika Kerja: Membaca Islam dalam Ruang Kerja Jepang
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam sebuah diskusi lintas disiplin melalui Zoom, saya mendapat satu pertanyaan yang terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyimpan kompleksitas budaya dan tafsir keagamaan:
“Bagaimana orang Indonesia yang bekerja di Jepang bisa melaksanakan sholat dan atau puasa dengan baik?”

Pertanyaan ini tidak lahir dari kecurigaan, apalagi penolakan. Ia muncul dari rasa ingin tahu—ciri khas masyarakat Jepang yang terbiasa membaca dunia secara sistematis, rasional, dan berbasis keteraturan. Namun, justru dari pertanyaan semacam inilah kita bisa melihat bagaimana agama, budaya, dan etika kerja saling berkelindan.

Saya menjawab dengan dua penekanan utama.

Pertama, Islam pada dasarnya tidak memberatkan penganutnya. Prinsip la yukallifullahu nafsan illa wus’aha—bahwa Tuhan tidak membebani manusia di luar kemampuannya—bukan sekadar jargon teologis, melainkan fondasi etis dalam praktik keberagamaan. Sholat dan puasa memiliki fleksibilitas yang luas dalam konteks darurat, perjalanan, kondisi kerja, bahkan perbedaan geografis. Islam mengenal rukhsah, keringanan, justru agar manusia tetap bisa hidup wajar dan produktif.

Masalahnya sering kali bukan pada Islam itu sendiri, melainkan pada tafsir penganutnya yang kaku dan rigid, yang mempraktikkan agama tanpa pemahaman konteks. Ketika agama dipahami semata-mata sebagai kumpulan larangan dan kewajiban yang dibekukan, ia berpotensi berbenturan dengan realitas sosial—termasuk realitas kerja di negeri seperti Jepang yang sangat menjunjung disiplin waktu dan tanggung jawab kolektif.

Kedua, saya menegaskan bahwa komunikasi sejak awal adalah kunci. Dalam budaya Jepang, kejelasan dan kesepakatan awal (agreement) adalah hal yang sangat dihormati. Jika sejak proses rekrutmen seorang pekerja Muslim Indonesia telah mengomunikasikan kebutuhan ibadahnya—waktu sholat, puasa Ramadan, atau hari besar keagamaan—maka sesungguhnya ruang kompromi sudah dibuka sejak awal.

Dalam banyak kasus, majikan Jepang tidak alergi terhadap perbedaan agama. Yang mereka hindari adalah ketidakjelasan, perubahan sepihak, dan gangguan terhadap ritme kerja. Maka, ketika kesepakatan dibuat di awal, bekerja sebagai Muslim Indonesia di Jepang tidaklah menjadi masalah. Deal itu sah, rasional, dan etis dalam kacamata budaya Jepang.

Di sinilah perspektif cross-cultural menjadi penting. Bekerja di Jepang bukan berarti menanggalkan identitas keislaman, tetapi juga bukan menjadikan identitas itu sebagai alat konfrontasi. Sebaliknya, ia menuntut kedewasaan: memahami bahwa setiap budaya memiliki logika sosialnya sendiri. Jepang menilai seseorang bukan dari apa agamanya, tetapi dari seberapa konsisten, jujur, dan bertanggung jawab ia dalam bekerja.

Islam, jika dipahami secara substansial, justru sejalan dengan nilai-nilai itu. Sholat mengajarkan disiplin waktu. Puasa melatih pengendalian diri. Etos kerja dalam Islam menempatkan amanah sebagai prinsip utama. Dalam titik ini, Islam dan budaya kerja Jepang tidak sedang bertentangan—mereka justru bisa saling menguatkan.

Maka, pertanyaan tentang sholat dan puasa di Jepang sejatinya bukan soal “boleh atau tidak boleh”, melainkan soal pemahaman, komunikasi, dan kematangan bersikap sebagai manusia lintas budaya. Islam tidak menyulitkan. Yang sering menyulitkan adalah cara sebagian pemeluknya membaca dunia—tanpa konteks, tanpa dialog, dan tanpa kesediaan untuk memahami yang lain.

Dan justru di ruang-ruang dialog seperti Zoom itulah, kesalahpahaman bisa diluruskan: bahwa menjadi Muslim Indonesia di Jepang bukanlah masalah, selama kita jujur sejak awal, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan memahami agama sebagai rahmat—bukan beban.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Siapakah Jodoh atau Pasangan Hidupmu? – Membaca Takdir, Pilihan, dan Kesadaran Menurut Para Pakar

Next Post

Pengetahuan, Karakter, dan Misi Penyempurnaan Akhlak

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Next Post
Pengetahuan, Karakter, dan Misi Penyempurnaan Akhlak

Pengetahuan, Karakter, dan Misi Penyempurnaan Akhlak

Ketika “Presisi” Tumbang di Tangan Nalar Hukum yang Rabun

Ketika “Presisi” Tumbang di Tangan Nalar Hukum yang Rabun

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...