• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

SI, Bisnis Ransomware, dan Negosiasi Pemerasan

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 17, 2023
in Feature
0
Tebar Ancaman!! Inilah Deretan Aksi Peretasan Hacker Bjorka, Dari Dokumen Jokowi, Sampai Data KPU

Ilustrasi hacker. (Tempo.co)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Irvan Maulana, Direktur Center of Economic and Social Innovation Studies (CESIS)

Jakarta – Kasus keamanan siber Bank Syariah Indonesia (BSI) belum berakhir. Secara mengejutkan geng ransomware LockBit tiba-tiba mengaku bertanggung jawab atas gangguan semua layanan di BSI, dan menyatakan insiden down di bank pemerintah tersebut akibat serangan mereka.

Hal itu diungkap akun @darktracer_int pada Sabtu, 13 Mei 2023. LockBit juga mengumumkan telah mencuri 15 juta catatan pelanggan, informasi karyawan, dan sekitar 1,5 terabyte data internal. Mereka mengancam akan merilis semua data di web gelap jika negosiasi dengan BSI gagal. Batas waktu negosiasi adalah pada 15 Mei 2023 pukul 21:09:46 UTC. Jika sampai saat itu korban (BSI) tidak memberikan uang tebusan, mereka mengancam databasenya akan bocor.

Bagaimana pun, kita sebaiknya menunggu hasil audit dan investigasi forensik digital yang dilakukan BSI bekerja sama dengan otoritas terkait seperti BSSN atau BIN Cyber Intelligence. Buntut dari ancaman tersebut membuat banyak pihak mulai mawas diri dan memikirkan apa yang akan dilakukan jika terserang malware tertentu.

Haruskah pasrah membayar uang tebusan? Haruskah pemerintah ikut mengambil tindakan untuk menghentikan pembayaran uang tebusan?

Jawabannya hingga saat ini tidak jelas, dan dibutuhkan kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah untuk membangun pagar pembatas berupa hukum yang jelas dan tegas tentang bagaimana manajemen harus bersiap dan bersikap menghadapi serangan dan mengurangi dampak kerusakan saat terjadi serangan. Namun, satu hal yang jelas yaitu dibutuhkan segera investasi berkelanjutan untuk mengatasi jenis serangan ini. Terlepas valid atau tidaknya ancaman tersebut, yang pasti serangan ransomware menimbulkan kerugian tersembunyi di luar biaya tebusan.

Perlu disadari bahwa pembayaran uang tebusan sama sekali tidak menjamin akan mendapatkan kunci untuk membuka file enkripsi dan geng hacker bersedia untuk tidak menjual data yang mereka curi. Kerugian pun tak main-main. Menurut Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), jika dikalkulasikan potensi kerugian ekonomi Indonesia akibat serangan ransomware pada tahun 2023 diperkirakan sekitar Rp 10 triliun (660 juta dolar AS). Perkiraan ini meningkat signifikan dari kerugian pada tahun 2022 yang diperkirakan hanya Rp 5 triliun (330 juta dolar AS).

Di seluruh dunia, biaya yang timbul akibat ransomware bahkan akan mencapai lebih dari 42 miliar dolar AS pada akhir tahun 2024 dan lebih dari 265 miliar dolar AS pada tahun 2031. Hal yang perlu diwaspadai, pada tahun 2025 jumlah serangan ransomware diperkirakan akan meningkat dan rata-rata permintaan tebusan sekitar 2,82 persen dari pendapatan tahunan korban.

Namun kecenderungannya adalah semakin tinggi pendapatan tahunan korban, semakin rendah persentase pendapatan yang diminta, karena persentase tersebut akan mewakili nilai numerik yang lebih tinggi dalam dolar.

Harus Lihai Bernegosiasi

Berhadapan dengan geng ransomware bukan sekadar persoalan keamanan siber, tetapi juga soal kelihaian negosiasi untuk meminimalisasi kerugian finansial, mengingat ransomware pada dasarnya dioperasikan manusia. Biasanya negosiasi tebusan merupakan proses yang dinamis, karena sebelum mereka memulai negosiasi, geng ransomware menelusuri data yang akan dicuri, untuk menemukan file paling sensitif untuk digunakan sebagai “sandera”.

Mereka kemudian mengunggah file-file penting ke blog pribadi dan mengancam korban bahwa data sensitif tersebut akan dipublikasikan jika pembayaran tidak dilakukan. Uniknya, ada geng ransomware yang “menghargai” pembayaran cepat tebusan dan negosiasi bisa berjalan dengan cepat. Mereka menawarkan diskon 20-25 persen dari tebusan awal untuk korban yang bersedia membayar dalam hitungan hari. Jika sudah dalam tahap ini, korban sering melibatkan negosiator pihak ketiga untuk melakukan negosiasi atas nama mereka, dan akan memberikan berbagai penjelasan mengapa mereka tidak dapat membayar permintaan uang tebusan, atau mengapa butuh waktu lama.

Pada tahap ini, korban cenderung meminta “diskon” tambahan. Jika korban tidak mau membayar, tim ransomware akan mulai mengunggah sebagian kecil dari data rahasia korban secara perlahan ke leak site mereka, dan akan membuat blog tersebut bisa diakses publik. Dalam beberapa kasus, hal ini akan membuat korban takut dan terpaksa membayar uang tebusan. Terlebih jika tim ransomware tahu bahwa korban memiliki asuransi kejahatan siber.

Pada tahap akhir negosiasi, biasanya hanya ada dua pilihan yang tersisa, tim ransomware maupun korban mencapai kesepakatan, atau semua data rahasia diunggah ke leak site mereka. Perlu diingat, berapapun durasi serangan, akan selalu ada ruang untuk negosiasi dalam serangan ransomware untuk menekan dampak finansial, meski tidak ada jaminan data akan kembali seperti semula.

Penelitian menunjukkan, 92 persen organisasi yang membayar uang tebusan tidak mendapatkan kembali semua datanya (Forbes, 2021).

 Dampak Serangan Ransomware

Dampak finansial serangan ransomware biasanya bukan hanya uang tebusan saja (jika dibayarkan). Masih ada beberapa komponen biaya lain, seperti biaya respons dan pemulihan, biaya hukum, pemantauan, dan biaya tambahan tak terduga lainnya. Rata-rata, semua biaya lainnya itu akan melebihi biaya pemerasan atau sering disebut pemerasan ganda.

Jelas trik-trik seperti ini sudah mengarah pada “industrialisasi” ransomware. Korban juga harus menanggung kerugian tambahan, seperti kehilangan reputasi. Meski ada asesmen cybersecurity, proses backup dan recovery data sangat penting.

Hal yang perlu diingat oleh korban serangan ransomware adalah ancaman tersebut buatan dan dikendalikan manusia, dioperasikan oleh orang sungguhan, bukan robot atau artificial intelegence. Karena itu, penting bagi korban untuk menggunakan komunikasi yang jelas dan merencanakan negosiasi dengan hati-hati.

Dikutip dari Kompas.com, Senin 15 Mei 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KUNTO, KOALISI DAN PEMILU JURDIL

Next Post

Habis Rafael Alun, Terbitlah Andhi Pramono

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Ada “Dewan Kolonel” di PDIP

Habis Rafael Alun, Terbitlah Andhi Pramono

Angka Kemiskinan di Indonesia Meningkat

”Manipulasi” Garis Kemiskinan Tidak Bisa Hapus Fakta Kemiskinan (Bagian 2)

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist