• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Siapa Calon Presiden Yg akan Anda Pilih?

Ali Syarief by Ali Syarief
September 27, 2022
in Feature, Politik
0
Panggung Sandiwara Koalisi

Foto/SINDOnews

Share on FacebookShare on Twitter

“Jadi siapa Bang, yang harus ane pilih Capres 24 itu?”, tanya kawanku Ardhi. Kan, belum ada capres yang resmi, jawabku. Sebenarnya, Ardhi ingin tahu, siapa jago saya. Tapi sebaliknya, saya ingin menjelaskan, pertimbangan apa saja, yang harus menjadi dasar untuk memilih seorang Capres itu.

Gitu lho.

Saya belum punya pilihan, kata aku. “Ya, saya mengerti, seperti yang Abang katakan, belum ada calon yang resmi”, Ardhi menimpalinya. “Dari nama-nama yang muncul, kira-kira jatuh pilihan Abang kepada siapa?”, desak Ardhi. Ah, untuk saya nama itu tidak penting. Siapapun mereka, syah menurut konstitusi. Tapi yang ingin saya tahu, bila mereka terpilih kelak, apa sebenarnya yang akan dikerjakannya”, itu tambah-ku.

“Bener juga”, kata Ardhi.

Iya. Jangan kita memilih, karena badannya tinggi besar, atau karena tampan-rupawan, apalagi kerempeng”, sambil ngakak..

”Abang pernah dibully, karena diframing sebagai body shaping itu, kan?”, lanjutnya. Iya, heboh banget. Padahal kan yang tinggi besar itu, jawaban para pemilih. Bukan pikiran saya. Dan yang kerempeng, itu julukan dari Ibu Megawati!, begitu jawab saya. Tapi biarlah, karena untuk saya, yang penting bukan delijk hukum. Sebenarnya, statement itu, edukasi. Supaya kemudian, itu jangan menjadi alasan, untuk memilih calon pemimpin bangsa, yang harus membawa 270 juta penduduk kita, kearah kesejahteraan.

“Lanjutkan Bang, jadi pertimbangan apa untuk memilih Calon Presiden itu?”.

Nah, ini bagus. Kita ini, menganut system Presidential. Jadi orang memilih orang. Tidak memilih partai, seperti dalam system parlementer. Artinya, pertimbangan memilih calon-calon itu, adalah soal visi dan program-program yang akan dilakukannya. Idea-idea dan pikran-pikiran otentiknya.

Mimpinya, ya Bang?.

Betul. Tinggal mimpi seperti apa yang terwujud dalam bayang angan-angan pikirannya. Ini yang paling penting. Harus berjanji kepada rakyat. Bila kelak terpilih, angan-angan itu yang akan diwujudkannya. Itu yang disebut sebagai social contract.

“Faham, Bang. Tapi janji-janji seperti apa?”.

Begini. Disinilah para Capres itu, harus kita uji. Kemampuan seorang Pemimpin itu, adalah tatkala faham membaca dan melihat esensi dari setiap persoalan yang muncul. Jadi memunculkan program-progam yang diumbar dalam kampanye, adalah jawaban terhadap berbagai pokok permasalahan bangsa selama ini.

Lanjut, ya.

Di masa lalu, orang-orang menjuluki Indonesia “Tanah Surga”. Dilihat dari sisi mana pun julukan itu tidak berlebihan. Indonesia memang Istimewa. Kekayaan melimpah tersimpan diatas dan di bawah buminya di tujuh belas ribu lebih pulau. Kekayaan laut tersimpan di dalam laut dengan luas hingga 3.257.357 km². Kurang kaya apa kita?

“Tetapi mengapa rakyat kita, masih tertap miskin dan jauh tertinggal dari bangsa lain, gitu kan maksud Abang?”

Itu betul. Para Pemimpin dan Para Penyelenggara Negara di Negeri tercinta ini, justru abai menkonkritkan kesejahteraan dan ke gemilangan bangsa dan negara Indonesia sebagai rumah bersama untuk kehidupan bersama; Abai menghormati dan melanjutkan keberhasilan revolusi nasional yang dipimpin para pendiri bangsa dalam mencapai kemerdekaan Indonesia

“Jadi apakah persoalan yang sesungguhnya, minus pemimpin yang hebat-hebatkah, atau bagaimana?”

Nah, ini pertanyaan yang paling penting. Coba saya kasih ilustrasi begini; Di Jalan toll, sopir angkot yang biasa ugal-ugalan, seperti dijalan raya biasa, mengapa bisa tertib seperti bangsa-bangsa lain di negara-negara maju? Dan Sang Professor yang nyopir,  lalu melawati jalan-jalan seperti di Lenteng Agung, bisa siksak tarung dengan sopir-sopir angkot yang merajai jalan raya disitu? 

Di Jalan toll, disana ada system yang baik. Sehingga orang yang tidak berpendidikan sekalipun, bisa iukut tertib. Di Lenteng Agung, karena system lalu lintasnya buruk, Professorpun terlibat ikut system yang buruk itu. Hasil pendidikannya tak berdampak.

“Terus, bagaimana dengan Pilpres 24 itu, Bang?”

Jadi, sepanjang para kandidat itu, tidak mengangkat perbaikan system bernegara ini, maka siapapun Presidennya kelak, dia adalah korban dari system yang buruk itu.

“Sepakat Bang, pantes dari mulai presiden pertama hingga sekarang, tak lepas dari caci maki dan bullying rakyat. Gitu kan Bang”, tegasnya.

Bahkan Presiden Pertama dan kedua, dilengserkan oleh rakyat. Sementara Gusdur diimpeached oleh mereka yang memilihnya.

Nah, saya tidak tertarik untuk  memilih Capres, yang menyampaikan Program kerja seperti membangun toll laut, berbagai macam-macam kartu. Pilihan saya kepada dia yang menyampaikan program “perbaikan system bernegara secara holistic”. Supaya tidak abai dari cita-cita para founding fathers, yaitu bermimpi bisa menjadi bangsa yang cerdas. Mencerdaskan kehidupan bangsa!.

Jadi jangan sampai terulang lagi, Bung Karno, dilengserkan Rakyat. Pak Harto, mengundurkan diri. Prof Habibi, di boikot oleh Partainya sendiri. Gusdur terpilih dari partai yg suaranya kecil, lalu dimakjulkan oleh pemilihnya sendiri. Megawati, melanjutkan Gusdur, karena kompromi poros tengah. SBY usai 10 tahun jadi presiden, tapi penuh dengan caci-maki. Jokowi bisa jadi Gubernur hingga Presiden, sebenarnya telah menghianati sumpah jabatan saat jadi walikota dan janjinya sendiri saat mencalonkan diri jadi Gubernur DKI.  

Pilpres 24, lebih gila lagi, Capres-capres, disusung oleh Partai-partai hasil Pemilu 19 dengan PT 20%.

Itulah pokok permasalahan bangsa, sehingga menghambat tercapainya kesejahteraan rakyat itu, bahkan mengancan perpecahan.

Mau sampai kapa terus begini?

Salam Waras

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Delegasi Pakistan dan Indonesia Hadir di Israel untuk Pembicaraan Rahasia

Next Post

Indonesia Kehilangan Ideologi Pancasila

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?
News

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Next Post
APA ITU NEGARA INDONESIA

Indonesia Kehilangan Ideologi Pancasila

Mengawal RUU Sisdiknas

Mengawal RUU Sisdiknas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist