• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Contributor

SIAPA TAKUT JADI PETANI ?

by
December 8, 2021
in Contributor, News
0
SIAPA TAKUT JADI PETANI ?
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Ada berbagai persoalan di sekitaran petani yang perlu kuta renungkan bersama. Apakah benar berkiprah menjadi petani di negeri ini identik dengan memasuki dunia kemiskinan ? Apakah betul, banyak nya anak muda perdesaan yang enggan menjadi petani disebabkan ada nya fakta bahwa profesi petani itu bukanlah mata pencaharian yang menjanjikan ?

Apakah benar-benar bisa dipertanggungjawabkan bila ada pihak yang menyimpulkan, menjadi petani hari ini, bukanlah pilihan terbaik yang dapat ditempuh oleh warga bangsa ? Dan tentu saja masih berjubel pertanyaan-pertanyaan lain seputar petani yang hingga saat ini masih menarik untuk dibincangkan.

Pertanyaan-pertanyaan diatas, bukanlah persoalan yang gampang untuk dijawab. Untuk menjawab nya dibutuhan kebesaran hati dan kejujuran. Petani adalah profesi yang penuh dengan kemulyaan. Menjadi petani di negeri ini butuh keberanian. Tidak semua anak bangsa mempunyai keyakinan, berkiprah menjadi petani adalah langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik.

Akan tetapi, bila kita cermati fakta kehidupan di lapangan, ternyata sebagian besar anak muda enggan untuk menjadikan petani sebagai jalan hidup nya. Anak muda perdesaan saja sudah terkesan alergi dengan yang nama nya petani, tentu dapat dibayangkan bagaimana mind-set yang terbangun di benak nya anak muda perkotaan. Ketimbang jadi petani, mereka lebih memilih untuk bekerja serabutan di perkotaan.

Suasana perdesaan sekarang, rupa nya masih belum mampu menarik anak muda untuk dapat berkiprah di dalam nya. Perdesaan belum bisa menjadi magnet kehidupan yang dapat membawa anak muda untuk terlibat di dalam nya. Di mata anak muda, suasana perdesaan betul-betul penuh dengan keterbelakangan dan ketertinggalan. Perdesaan bukan harapan masa depan.

Akibat nya wajar, kalau anak muda lebih memilih untuk berkiprah di perkotaan dalam membangun kehidupan nya. Mereka meyakini, perkotaan adalah masa depan kehidupan nya. Daya tarik perkotaan seolah-olah mampu menghipnotis anak muda untuk mengisi nya. Walau di perkotaan tidak ada pekerjaan yang diimpikan nya, namun mereka lebih memilih untuk tinggal di perkotaan, sekali pun harus bekerja sebagai buruh harian lepas.

Inilah fenomena anak muda di era Milenial. Mereka lebih mengedepankan harapan ketimbang kenyataan. Mereka lebih tertarik kepada gaya hidup yang sofistikasi dari pada yang bernuansa kerakyatan. Tampilan animasi dan teknologi informasi lebih mempengaruhi kehidupan nya, dibandingkan dengan realitas kehidupan yang sesungguh nya. Catatan kritis yang dapat disampaikan apakah mereka ini masih memiliki ketertarikan untuk menjadi petani ?

Beberapa tahun ke belakang, ramai dikampanyekan soal Petani Milenial. Muncul nya gagasan untuk melahirkan Petani Milenial seolah-olah akan mampu menjawab masalah regenerasi petani. Apakah betul demikian ? Ah….rasa-rasa nya tidak. Petani Milenial lebih mengemuka sebagai pencitraan oknum-oknum tertentu yang ingin mencuri adegan politik, dari pada mampu menjawab akar masalah regenerasi petani itu sendiri.

Bukan saja dari sisi kualitas Petani Milenial ini patut diperbincangkan, namun dari sisi kuantitas pun terekam masih jauh dari yang diharapkan. Peluang menjadi Petani Milenial benar-benar sangat terbatas. Secara kuantitas masih belum sebanding dengan jumlah petani yang Non Milenial. Yang berminat pun tidak banyak. Dari pengalaman yang ada, hanya sekitar 9 ribuan orang saja yang mendaftar. Yang lolos hanya sekitar 2200 orang saja.

Pengalaman di Jawa Barat, terbukti tinggal sebagian kecil saja diantara mereka yang direkrut menjadi Petani Milenial masih mampu bertahan. Sebagian dari mereka sudah mundur di tengah jalan. Mereka umum nya masih belum siap untuk tampil menjadi Petani Pengusaha. Hanya saja, kita sendiri tidak tahu persis mengapa mereka tidak terus bertahan untuk mengikuti program Petani Milenial.

Yang kita pahami, untuk menjadi seorang petani itu, tidaklah sama dengan mencetak kue bandros. Namun, seorang petani di negeri ini perlu memiliki nilai-nilai kepetanian yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang terlibat secara nyata dalam budaya petani itu sendiri. Arti nya, mana mungkin anak muda perkotaan akan mampu tandang menjadi petani yang sesungguh nya.

Hal lain yang penting dibahas lebih lanjut, ternyata ada juga anak muda yang tidak sepemikiran dengan istilah Petani Milenial. Mereka lebih memilih jargon sebagai Petani Muda. Dalam pandangan mereka, kata Milenial itu lebih dibatasi oleh kurun waktu. Jadi kalau era Milenial nya selesai, maka apakah Petani Milenial nya pun harus ikut selesai dan digantikan lagi oleh era baru ? Sedangkan, kalau istilah Petani Muda, tentu akan dapat berlangsung selama diri nya mengaku muda.

Sebaik nya kita tidak menjebakan diri pada perdebatan soal istilah. Yang lebih esensial untuk dipikirkan adalah bagaimana agar proses alih generasi petani dapat berjalan dengan baik dan lancar. Semangat inilah, sepatut nya yang tumbuh di benak para penentu kebijakan. Jangan sampai negara agraris tidak ada petani nya. Itu sebab nya, disamping Pemerintah sekarang tampak giat mengembangkan Food Estate, Korporasi Petani dan Lumbung Pangan, seharus nya pula Negara segera memikirkan soal alih generasi petani itu sendiri.

Regenerasi Petani, perlu dicarikan solusi cerdas nya. Pemerintah sendiri sepantas nya fokus menangani nya. Mulai Presiden, Gubernur, Bupati/Walikota penting untuk memiliki “jejaring berpikir” yang sama dalam hal regenerasi petani. Jangan sampai antara Presiden dan Kepala Daerah berbeda pola pikir. Sebab, untuk menyelamatkan bangsa ini dari “kepunahan” petani, mau tidak mau, kita perlu menangani nya dengan penuh kesungguhan fan tidak setengah hati.

Petani itu merupakan profesi yang penuh dengan keberkahan. Bukan saja yang dihasilkan nya itu mampu memberi makan orang-orang kota, namun kalau digarap dengan serius dan mendapat perlindungan nyata dari Negara, berkiprah di dunia pertanian, tentu akan mampu membuahkan kebahagiaan. Masalah nya adalah mengapa hingga kini, nasib dan kehidupan petani masih memprihatinkan ? Hal inilah yang butuh jawaban secara terang benderang. (PENULIS, KETUA HARIAN DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PAPUA BERGOLAK LAGI, BAGI PRAJURIT AKHIRNYA JADI BUAH SIMALAKAMA

Next Post

TERSANGKA ATAU KORBAN?

Related Posts

Feature

Dissecting the Philosophical Roots of Islamic Education: Eliminating Dichotomy, Building Integration

May 10, 2026
Cuma Ambil 1 Hari Cuti, Libur Idul Adha 2026 Bisa Jadi 6 Hari Berturut-turut
Layanan Publik

Cuma Ambil 1 Hari Cuti, Libur Idul Adha 2026 Bisa Jadi 6 Hari Berturut-turut

May 9, 2026
Feature

Membedah Akar Filosofis Pendidikan Islam: Menepis Dikotomi, Membangun Integrasi

May 9, 2026
Next Post
RUU BPIP SEBAGAI KUDETA IDEOLOGI DAN JUDIKATIF

TERSANGKA ATAU KORBAN?

TENTARA bukanlah SORODADU ataupun ROBOT HUMANOID

TENTARA bukanlah SORODADU ataupun ROBOT HUMANOID

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Berkat Perseretuan PDIP vs Jokowi, PDIP Cabut Laporan Terhadap RG Terkait Sangkaan Pencemaran Nama Baik Jokowi
Feature

Rocky Gerung yang Tak Lagi Menggerung

by Karyudi Sutajah Putra
May 10, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Rocky Gerung konon telah pamit dari program...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Mendadak Ayam Sayur

May 10, 2026
LBH Keadilan: Diperlukan Standardisasi “Pemaafan Hakim” dalam Implementasi KUHP Nasional

LBH Keadilan: Diperlukan Standardisasi “Pemaafan Hakim” dalam Implementasi KUHP Nasional

May 8, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ekonomi Tumbuh, Rupiah Tumbang: Negeri yang Dipuji Angka, Dihantui Kenyataan

Ekonomi Tumbuh, Rupiah Tumbang: Negeri yang Dipuji Angka, Dihantui Kenyataan

May 10, 2026
Berkat Perseretuan PDIP vs Jokowi, PDIP Cabut Laporan Terhadap RG Terkait Sangkaan Pencemaran Nama Baik Jokowi

Rocky Gerung yang Tak Lagi Menggerung

May 10, 2026

SUMPAH JABATAN 2004–2029: ANTARA KONSTITUSI DAN VISI-MISI POLITIK

May 10, 2026

Dissecting the Philosophical Roots of Islamic Education: Eliminating Dichotomy, Building Integration

May 10, 2026

Saat Merasa Paling Beriman, Saat Itulah Iblis Mendekat

May 10, 2026
Rahasia Umur Panjang – Jepang dan Generasi Hikikomori: Ketika Orang Tua 90 Tahun Masih Mengurus Anak Usia 60 Tahun

Rahasia Umur Panjang – Jepang dan Generasi Hikikomori: Ketika Orang Tua 90 Tahun Masih Mengurus Anak Usia 60 Tahun

May 10, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ekonomi Tumbuh, Rupiah Tumbang: Negeri yang Dipuji Angka, Dihantui Kenyataan

Ekonomi Tumbuh, Rupiah Tumbang: Negeri yang Dipuji Angka, Dihantui Kenyataan

May 10, 2026
Berkat Perseretuan PDIP vs Jokowi, PDIP Cabut Laporan Terhadap RG Terkait Sangkaan Pencemaran Nama Baik Jokowi

Rocky Gerung yang Tak Lagi Menggerung

May 10, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist