• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Silahkan Jadi Presiden – Tapi Kalau Kau Berdusta, Nech!?

Ali Syarief by Ali Syarief
June 17, 2025
in Feature, Tokoh
0
Silahkan Jadi Presiden – Tapi Kalau Kau Berdusta, Nech!?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Masyarakat kita ini memang punya kebiasaan baru yang agak menyenangkan: mereka tak bisa lagi dibohongi terlalu lama. Orang boleh jadi presiden, menteri, jenderal, atau bahkan raja minyak goreng, tapi kalau satu kata saja kedapatan berdusta, wah, siap-siap saja diborbardir netizen.

Begitulah yang terjadi pada seorang tokoh besar—saking besarnya, fotonya tak pernah absen dari baliho dan layar kaca. Ia berkata dirinya pernah kuliah di suatu kampus negeri, mengikuti prosedur yang benar, masuk lewat jalur Sipenmaru, bayar uang semester seperti mahasiswa normal lainnya, dan bahkan katanya ikut KKN segala. Cerita itu disampaikan berkali-kali, dengan suara mantap dan wajah tenang seperti ustaz di khutbah Jumat.

Tapi celaka tiga belas! Rakyat Indonesia ini makin cerewet. Mereka bukan rakyat Orde Baru yang bisa dikibuli pakai istilah “rahasia negara” atau “untuk kepentingan stabilitas nasional”. Mereka tanya: ambil berapa SKS? Lalu, ikut Sipenmaru tahun berapa? Coba tunjukkan koran pengumuman kelulusan Sipenmaru tahun itu!

Netizen sekarang itu seperti KPK digital. Mereka lebih jeli dari dosen pembimbing skripsi. Bukti bayar uang kuliah semester 4 diminta, lalu disusul semester 5, 6, 7, hingga 10. Mereka tanya juga: kenapa pembayaran semester 4 bisa ditemukan, tapi semester 8 seperti lenyap ditelan dinosaurus? Ini akal-akalan atau ilmu kanuragan?

Tak cukup sampai di situ, saksi-saksi mulai dicari. Satu kos? Angkatan berapa? Kamar nomor berapa? Pernah nyontek bareng? Pernah rebutan cerek listrik atau tidak? Tapi sayang seribu sayang, yang muncul bukannya teman kuliah, malah orang-orang yang “mengaku” tahu, dengan keterangan yang satu sama lain bertabrakan seperti sepeda motor ugal-ugalan di perempatan.

Aneh, kawan. Kita ini bangsa yang katanya paling mudah memaafkan, tapi urusan ijazah ternyata lebih penting dari urusan dosa. Kalau ada orang ngaku kuliah tapi tak jelas SKS-nya, alamat rumah kost-nya pun tak teringat, itu bukan hanya mencurigakan, tapi menggelikan.

Saya sendiri masih ingat, tahun segitu saya kost di Rawamangun. Kamar sempit, lantai keramik retak, teman sekamar bau rokok. Tapi justru di situlah kehidupan mahasiswa terasa. Ada nyontek bareng, ada teman mabuk, ada rebutan mie rebus jam dua pagi, dan ada juga belajar serius sampai pagi menjelang. Tempat seperti itu bukan cuma rumah kost, tapi museum kecil kehidupan muda.

Lalu, masa seorang pemimpin bangsa—yang katanya dulu mahasiswa tulen—bisa lupa di mana ia tidur dan belajar selama kuliah? Ini bukan soal ingatan, tapi soal kejujuran. Orang yang jujur tak perlu mengingat-ingat terlalu keras; karena yang pernah ia jalani benar-benar terjadi, bukan karangan belaka.

Dan sekarang, karena tidak mau jujur dari awal, ia pun dikuliti habis-habisan. Netizen bukan hanya ingin tahu, tapi ingin memverifikasi. Karena bangsa ini sudah terlalu sering ditipu oleh mulut manis yang di belakangnya ternyata cuma hampa belaka.

Orang bilang, “Jika kau jujur, kau tak perlu takut diinterogasi.” Tapi kalau dari awal sudah berbohong, jangan salahkan publik kalau akhirnya mereka membawa kaca pembesar, menguliti sampai ke seluk-beluk pengumuman Sipenmaru dan kwitansi semester 9.

Kita ini bukan mencari kesempurnaan dari pemimpin. Tapi kita muak dengan kebohongan yang dibungkus pencitraan. Satu kebohongan kecil, bila tak segera dikoreksi, akan tumbuh seperti utang—dan akan menjerat sendiri pemiliknya.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Fadli Zon Cederai Korban dan Langgengkan Impunitas

Next Post

SIARAN PERS RESMI Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis Tanggapi Konpers Kuasa Hukum Jokowi Soal Ijazah

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Next Post
SIARAN PERS RESMI Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis Tanggapi Konpers Kuasa Hukum Jokowi Soal Ijazah

SIARAN PERS RESMI Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis Tanggapi Konpers Kuasa Hukum Jokowi Soal Ijazah

IJASAH, KEKACAUAN LOGIKA DAN DEMOKRASI TANPA MAKNA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist