Jakarta, FusilatNews,- Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto hingga Menko PMK, Muhadjir Effendy melakukan rapat bersama dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2022)
Dalam Rapar tersebut Mahfud MD menyindir Airlangga Hartarto, yang telah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PAN dan PPP dalam rapat bersama Banggar (Badan Anggaran) DPR RI mengenai pagu anggaran indikatif.
“Mulai tahun 2023 sudah akan ramai, Pak. Pak Airlangga sudah bentuk KIB, yang lain sudah mulai memikirkan cetak kaos dan sudah ke mana-mana, kita itu memikirkan pengamanan,” ucap Mahfud dalam rapat bersama Banggar DPR RI, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, dikutip liputan6.com Senin 6 Juni 2022.
Dalam rapat itu juga Mahfud menjelaskan kebutuhan anggaran lembaga di bawah Menkopolhukam. Ia meminta tambahan anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp10 miliar. Secara rinci, Mahfud meminta anggaran tambahan Rp4,865,190,000 untuk penyelesaian permasalahan hukum Pemilu 2024. Sedangkan, Rp5,3 miliar digunakan untuk pengamanan Pemilu.
“Sehingga kami mengusulkan usulan tambahan anggaran, untuk satu persiapan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024 sebesar 5,356,400,000,” sambung Mahfud.
“Banyak, selesaikan di pengadilan, [untuk] memantau, mengkoordinasikan, terutama yang menyangkut gugatan-gugatan terhadap pemerintah. Bahkan kita juga sekarang belum punya UU peradilan pemilihan kepala daerah, belum ada UU-nya,” ungkap Mahfud.
Awalnya, Mahfud juga sempat mengajukan usulan soal tambahan anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebesar Rp 24 miliar.
“Kami juga bapak yang terakhir ingin usulkan melalui forum yang tepat ini tambahan anggaran sebesar Rp 24 sekian miliar untuk apa? Untuk persiapan pembangunan IKN,” ungkapnya.

























