• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sinyal Proteksionisme Biden

fusilat by fusilat
December 24, 2022
in Feature
0
Joe Biden dan pakar luar negeri ikut soroti kepindahan IKN: Ada potensi banjir dan korupsi miliaran dolar

Presiden AS, Joe Biden (Instagram @joebiden)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Andi Kurniawan

Jakarta – Kisah proteksionisme Amerika Serikat belum berlalu. Meskipun Donald Trump telah meninggalkan Gedung Putih sejak awal 2021 lalu, banyak negara kembali mengkhawatirkan kebijakan pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Undang-Undang Pengurangan Inflasi (Inflation Reduction Act/IRA)) akan berimplikasi negatif terhadap aturan bisnis dan perdagangan yang adil. IRA merupakan kebijakan pemerintahan Joe Biden yang secara resmi disahkan pada Agustus 2022 dalam rangka mempercepat transisi AS menuju ekonomi rendah karbon.
Uni Eropa (UE) telah menyampaikan keprihatinannya bahwa aturan ini berpotensi merugikan perekonomian kawasan yang sedang menghadapi tantangan krisis energi, dan dampak perang Rusia-Ukraina. Pemerintah AS menyediakan anggaran sebesar US$ 430 miliar untuk mensubsidi industri ramah lingkungan dalam negerinya, termasuk kredit pajak untuk pabrik-pabrik yang mengembangkan komponen energi terbarukan. Fasilitas subsidi secara spesifik diberikan kepada beberapa industri strategis seperti kendaraan listrik, komoditas mineral, pengembangan pembangkit listrik dan energi bersih.

Kekhawatiran UE terhadap kebijakan ini cukup beralasan. Data UN Comtrade menunjukkan beberapa komoditas utama yang dijual UE ke AS dapat dihubungkan dengan potensi kerugian ekonomi bagi kawasan, termasuk produk farmasi yang menempati peringkat pertama dengan pangsa pasar sekitar 17% dari total impor AS dari UE, diikuti dengan produk permesinan dan kendaraan bermotor yang masing-masing memiliki pangsa pasar 14% dan 9%.

IRA dapat memicu relokasi secara signifikan fasilitas produksi dan investasi sejumlah sektor strategis ini dari UE ke AS, yang tentunya dapat berdampak negatif terhadap ketersediaan lapangan kerja di kawasan. Tidak hanya UE, beberapa negara produsen otomotif lain seperti Korea Selatan dan Jepang juga telah menyatakan keprihatinan mereka, karena sebagian besar kendaraan listrik yang mereka jual ke pasar AS dirakit di dalam negeri. Kondisi tersebut akan membuat mereka tidak memenuhi syarat untuk mengakses fasilitas kredit pajak dan dapat membuat harga jual relatif tidak kompetitif.

Riset dan Industri Padat Teknologi

Situasi ini mengingatkan kembali pemicu sengketa perdagangan antara China dan AS pada masa Presiden Donald Trump; AS mempermasalahkan industri berbasis teknologi China yang membanjiri pasar dan menuduh China sebagai ‘pencuri’ teknologi dari berbagai perusahaan AS yang dipaksa untuk membangun fasilitas produksi mereka di China. Salah satu pesan dari fenomena ini yang mungkin perlu mendapatkan perhatian serius adalah terkait dengan pembangunan teknologi industri dalam negeri.

Dalam struktur impor, terdapat beberapa produk padat teknologi yang memiliki nilai relatif signifikan seperti produk telepon seluler yang impornya meningkat tajam lebih dari 30% dari US$ 4,8 miliar pada 2017 menjadi US$ 6,3 miliar pada 2021, produk komponen traktor dan kendaraan bermotor untuk lebih dari 10 orang yang nilai impornya rata-rata di atas US$ 3 miliar pada periode tersebut, produk laptop beserta komponennya yang impornya meningkat sebanyak 50% dari US$ 2 miliar pada 2017 menjadi US$ 3 miliar pada 2021, dan impor produk sirkuit elektronik terintegrasi beserta komponennya yang melonjak lebih dari 80% dari US$ 1,5 miliar pada 2017 menjadi US$ 2,8 miliar pada 2021.

Sampai kapan kita akan bergantung kepada importasi ini? Industri otomotif ESEMKA menjadi kenangan ketika harapan dan optimisime untuk membangun mobil nasional tumbuh bersamaan dengan kepemimpinan baru. Sekarang, kita menargetkan untuk menjadi pusat produksi kendaraan listrik dan baterai listrik. Suatu semangat kebijakan yang perlu mendapatkan dukungan semua pihak karena dapat mempercepat pembangunan ekonomi hijau dan menggaet pasar otomotif global yang lebih besar.

Kendati demikian, pengembangan industri padat teknologi ini sebaiknya dibarengi juga dengan pengembangan riset-riset kolaboratif antara akademisi dengan praktisi industri, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Jepang, Korea Selatan, dan negara maju lainnya. Lembaga riset dan perguruan tinggi dapat berkembang menjadi pusat-pusat penelitian industri strategis nasional dengan karakteristik dan kemampuan spesifik yang dimiliki.

Di sisi lain, rendahnya komitmen pemerintah untuk memperkuat kebijakan berbasis riset dan pengembangan juga ditunjukkan dengan masih kecilnya persentase anggaran penelitian dan pengembangan terhadap produk domestik bruto yang hanya sekitar 0,28% pada 2020. Sementara itu, beberapa negara tetangga yang memiliki karakteristik industri yang relatif mirip dengan kita, Thailand dan Malaysia, persentasenya sudah rata-rata di atas 1%.

Pasar Non-Tradisional

Meskipun dampak IRA belum dapat dirasakan secara langsung oleh industri di Indonesia, sebaiknya langkah-langkah antisipatif perlu diupayakan dan dipersiapkan. Pada fase Perang Dagang Donald Trump, Indonesia termasuk menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar hitam defisit perdagangan AS bersama 15 negara lain. Indonesia beruntung karena tidak merasakan dampak signifikan dari ketegangan antara AS dan China saat itu.

IRA berpotensi untuk menekan perekonomian UE dan beberapa mitra perdagangan Indonesia. Dengan tingginya harga migas, perekonomian sudah cukup tertekan oleh perseteruan antara Rusia dan Ukraina. IRA dapat berdampak melesunya pasar UE dan meningkatkan tensi perang subsidi yang mungkin dapat merugikan produk-produk ekspor kita. Mendorong kinerja kedutaan dan kantor perwakilan RI untuk penguatan dan perluasan pasar non-tradisional dapat menjadi pilihan antisipatif.

Selain itu, pekerjaan rumah terkait dengan transisi energi sebaiknya dapat segera dirampungkan. Ketergantungan kepada energi fosil untuk industri dan rumah tangga dapat berdampak negatif terhadap keamanan energi di tengah situasi geopolitik dan fluktuasi harga energi dunia yang tidak menentu. Anugerah alam luar biasa berlimpah, seharusnya Indonesia sudah bisa menjadi salah satu penghasil energi terbarukan dunia.

Andi Kurniawan dosen Hubungan Internasional UPN Veteran Jakarta

Dikutip Detik.com, Jumat 23 Desember 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hajatan Pribadi Presiden Harus Diatur UU – Jangan Menggunakan Uang Rakyat Yg Berlebihan

Next Post

Taliban dan Kebijakan Diskriminatif

fusilat

fusilat

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Taliban dan Kebijakan Diskriminatif

Taliban dan Kebijakan Diskriminatif

Politikus dan Budayawan Babe Ridwan Saidi Koma  Pecah Pembuluh Darah

Politikus dan Budayawan Babe Ridwan Saidi Koma  Pecah Pembuluh Darah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist