• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sisi Kelam Ukraina: Bisnis Surogasi Rahim atau Pabrik Bayi

fusilat by fusilat
March 25, 2022
in Feature
0
Sisi Kelam Ukraina: Bisnis Surogasi Rahim atau Pabrik Bayi

Gambar ini diambil dari video yang disediakan oleh Dewan Kota Mariupol menunjukkan dampak dari Rumah Sakit Mariupol setelah serangan di Mariupol, Ukraina, Rabu (9/3/2022). Serangan Rusia merusak parah rumah sakit anak-anak dan bangsal bersalin di kota pelabuhan Mariupol yang terkepung, kata pejabat Ukraina. Presiden Volodymyr Zelenskyy menulis di Twitter bahwa ada orang-orang, anak-anak di bawah reruntuhan rumah sakit dan menyebut serangan itu sebagai kekejaman.(Mariupol City Council via AP)

Share on FacebookShare on Twitter

Nama Ukraina mulai banyak dikenal luas publik Tanah Air setelah negara itu diinvasi Rusia selama sebulan terakhir. Sebelum diserbu Rusia, Ukraina sejatinya sudah menderita banyak korban dalam konflik dengan pemberontak yang didukung Rusia di timur. Alih-alih mendekat ke masa damai, negara ini semakin dekat ke ambang kehancuran setelah terus menerus dibombardir tentara Rusia.

Negara itu juga dikenal sebagai salah satu negara paling miskin di Benua Biru. Pendapatan domestik bruto (PDB) per kapitanya, bahkan masih kalah ketimbang Indonesia. Dikutip dari data Bank Dunia, PDB per kapita Ukraina adalah sebesar 3.724 dollar AS atau setara dengan Rp 53.380.000 (kurs Rp14.300). Sementara PDB per kita Indonesia terbaru adalah 3.868 dollar AS atau Rp 55.459.000. Jika menggunakan patokan PDB per kapita, Ukraina memang berada di urutan pertama sebagai negara Eropa paling miskin.

Sementara di urutan kedua negara Eropa paling miskin adalah Georgia dengan PDB per kapita sebesar 4.290. Meski PDB per kapita rendah, biaya hidup di Ukraina relatif lebih murah dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.

Bisnis surogasi Ukraina

Lantaran desakan ekonomi, banyak masyarakat di Ukraina bergantung pada bisnis surogasi. Bisnis surogasi adalah meminjamkan rahim untuk membesarkan janin milik orang lain.

Setiap tahunnya, ada ribuan perempuan Ukraina menjadi ibu pengganti. Mereka memperbolehkan rahimnya dipakai untuk membesarkan janin milik pasangan lain, dengan imbalan tentunya. Suroasi semakin populer dari tahun ke tahun. Di negara-negara maju seperti Eropa Barat, banyak pasangan yang ingin memiliki anak kandung namun enggan direpotkan dengan masa kehamilan.

Dikutip dari Aljazeera, Ukraina sudah sejak beberapa dekade dikenal sebagai pusat pabrik bayi, istilah lain untuk bisnis surogasi. Bahkan, ada sejumlah perusahaan Ukraina yang secara resmi menjadi perantara maupun tindakan medis untuk layanan surogasi. Salah satu perusahaan penyedia jasa perantara surogasi paling terkenal di Ukraina adalah BioTexCom. Perusahaan ini menawarkan layanan surogasi dengan paket paling rendah senilai 11.000 dollar AS atau sekitar Rp 158 juta untuk satu kali kehamilan.

Selain biaya di atas, pengguna jasa juga harus membayarkan biaya atau juga disebut upah sebesar 250 dollar AS atau Rp 3,6 juta per bulan selama masa kehamilan, di mana uang tersebut bisa dibayarkan langsung ke perempuan Ukraina yang merelakan rahimnya digunakan untuk mengandung bayi. “Perusahaan berjanji mereka akan merawat saya dengan sangat baik. Itu keputusan yang mudah dan suami saya langsung setuju,” kata Alina, salah satu wanita ukraina yang menyetujui rahimnya dipakai.

Alina sendiri memutuskan untuk menjadi ibu pengganti sejak tahun 2016 karena tuntutan ekonomi. Wanita asal Kharkiv ini mengaku, pendapatannya sebagai penata rambut tidak mencukupi. “Menjadi ibu pengganti adalah pilihan terakhir. Sulit untuk menemukan pekerjaan dengan gaji tinggi di Ukraina,” ujar Alina. “Sementara saya ingin merenovasi rumah dan menyisihkan uang untuk persiapan membiayai kuliah putra saya. Ini (biaya kuliah) sangat mahal. Orang tua saya dulu tidak memiliki cukup uang, dan inilah cara saya agar putra saya mendapatkan pendidikan yang lebih baik,” sambungnya.

Bisnis legal

Ukraina telah menjadi tujuan yang semakin populer bagi pasangan asing yang mencari layanan surogasi dengan harga yang terjangkau, terutama sejak negara itu menjadikannya bisnis yang legal pada tahun 2002. Biaya paket rata-rata surogasi sekitar 30.000 dollar AS, dibandingkan dengan harga layanan surogasi di Amerika Serikat yang mencapai 120.000 dollar AS.

Permintaan penggunaan rahim ibu pengganti di Ukraina juga telah melonjak sejak 2015 ketika Thailand, India, dan Nepal melarang bisnis ini dengan alasan eksploitasi perempuan. Sementara itu, sejauh ini, Kementerian Kesehatan Ukraina juga tidak dapat memberikan data pasti tentang jumlah ibu pengganti di negaranya. Menurut Sergii Antonov, seorang pengacara berbasis di Kiev yang mengkhususkan diri dalam bidang medis dan reproduksi, menyebutkan antara 2.000 dan 2.500 anak-anak lahir melalui surogasi di Ukraina setiap tahun, dengan hampir setengahnya melalui BioTexCom.

Kondisi buruk

Alina mengatakan, kondisi ibu pengganti sangat buruk. Dia mengatakan BioTexCom menempatkan dia di sebuah apartemen kecil selama 32 minggu kehamilannya dengan empat wanita lain, di mana dia dipaksa untuk berbagi tempat tidur dengan ibu pengganti lainnya.

“Kami semua sangat stres. Sebagian besar perempuan berasal dari desa kecil dan berada dalam situasi putus asa,” katanya. “Kami menghabiskan minggu pertama hanya berbaring, menangis. Kami tidak bisa makan. Ini adalah situasi yang umum untuk pengganti,” ujarnya lagi. Alina mengatakan supervisor BioTexCom akan mengunjungi apartemen hampir setiap hari untuk memeriksa sang ibu maupun janinnya. Alina dan para ibu pengganti diizinkan keluar apartemen, namun harus pulang pada sore harinya. “Jika kami tidak pulang setelah jam 4 sore, kami bisa didenda 100 euro. Kami juga diancam dengan denda jika ada di antara kami yang secara terbuka mengkritik perusahaan, atau berkomunikasi langsung dengan orang tua kandung,” ucap Alina.

Sumber : Kompas.com 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Polda Metro Beber Alasan Tolak Laporan Dugaan Gratifikasi Luhut

Next Post

Tanda Husnul Khatimah Dan Bedah Doa I Ustadz Dr. Aam Amirudin, M.Si.

fusilat

fusilat

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Bedah Kitab Akhlaaqu Nabi Bab Al Haya | Ustadz Dr. Aam Amirudin, M.Si

Tanda Husnul Khatimah Dan Bedah Doa I Ustadz Dr. Aam Amirudin, M.Si.

Sidang Gugatan UU IKN, MK Minta Din Ungkap Alasan Cacat Formil

Sidang Gugatan UU IKN, MK Minta Din Ungkap Alasan Cacat Formil

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist