• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sistem Proporsional Tetutup  Sudah Dilaksanakan oleh PDIP

Ali Syarief by Ali Syarief
June 6, 2023
in Feature, Pemilu, Politik
0
Sistem Proporsional Tetutup  Sudah Dilaksanakan oleh PDIP
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam perjalanan ke Jakarta, saya selalu tune in di radio El-Shinta. Kebetulan saja, kemarin acaranya sedang meliput Rakernas III PDIP di Lenteng Agung. Dalam sebuah sambutan kader PDIP Jarot Saipul Hidayat, mantan wagub Jakarta itu, menyampaikan agenda kerja, Rakernas III, diantaranya soal kemiskinan.

Rakernas III Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada 6 sampai 8 Juni 2023 di Sekolah Partai PDIP, Jakarta mengambil tema Rakernas tahun ini adalah “Fakir Miskin dan Anak Terlantar Dipelihara Negara”.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengatakan, bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara merupakan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Termaktub dalam Pasal 34 Ayat 1 yang menjelaskan bahwa pemerintah harus memberikan rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial sebagai perwujudan pelaksanaan kewajiban negara dalam menjamin terpenuhinya hak atas kebutuhan dasar warga negara yang miskin dan tidak mampu.

“Itu ada di Undang-Undang Dasar bahwa fakir miskin itu harus diurus oleh negara. Pertanyaannya apakah bisa? Bisa, kalau kita semua sepakat untuk melakukan hal itu,” ujar Megawati usai pembukaan Rakernas III PDIP, Selasa (6/6/2023).

Begitulah praktek System Proporsional Tertutup atau istilah lain dari System Parlementer. Partai Menyusun program-program kerja, yang akan dilaksanakan/menjadi program negara, ketika partai itu berkuasa. Ide dan gagasan-gagasan partai (vision) itulah yang kemudian dikampanyakeun, untuk memikat rakyat supaya mau mendukung/memilih partai tersebut.

Jadi hal apa yang sedang diacarakan di MK? Bahwa PDIP hendak mengembalikan ke system proporsional tertutup. Ia adalah soal calon anggota legislative, menjadi juga kewenangan partai, siapa yang kemudian pantas ditugaskan menjadi anggota legislative. Jadi tidak dipilih oleh orang per orang. Rakyat hanya memilih tanda gambar partai peserta pemilu.

Itulah yang pernah kita lakukan pada beberapa kali pemilu selama pemerintahan Orde Baru. Lalu apa yang aneh, ganjil, tak lazim atau bahkan salah?

Baik, untuk menjawab itu, saya sampaikan dahulu fatsunnya. Bahwa dalam system parlementer/Proporsional tertutup, Program Partailah yang kemudian menjadi Program Negara, ketika partai tersebut menjadi the ruling Party (Pemenang Pemilu). Dan Ketua Umumnya, sekaligus menjadi Perdana Menteri atau Presiden. Itulah yang disebut sebagai petugas Partai.

Sekarang kita bisa menilai; Di Era Orba Presiden dipilih di kamar yang lain, yaitu MPR RI. Kejadianlah pada Gusdur, terpilih sebagai Presiden dari PKB yang Raihan suaranya kecil. Sementara  PDIP menjadi pemenang Pemilu waktu itu, hanya menempatkan Megawati menjadi wakil Presiden.

Apa yang diacarakan di MK oleh PDIP adalah kembali ingin Pemilu dilaksanakan dalam system Proposional Tertutup. Bila disetujui oleh MK, apakah termasuk Ketua Umumnya yang otomastis akan menjadi Presiden bila PDIP menjadi pemenang/mendapat suara terbanyak pada Pemilu 24 nanti?

Baca juga : https://fusilatnews.com/jika-pemilu-berubah-ke-system-tetutup-maka-artinya-tidak-perlu-ada-pilpres-24/

Sepertinya tidak begitu, sebab PDIP sudah menetapkan petugas partai Ganjar Pranowo yang akan diusung sebagai Capres dari PDIP.

Nah, jadi memang system Parlementer yang pernah kita jalankan dan yang sedang PDIP ubah melalui MK, nampaknya tidak lazim seperti teoritisnya. Aneh bin ajiaib adalah khas system politik milik Indonesia.

Bukan mustahil, bagaimana bila pada Pemilu dan Pilpres 24 nanti, Presidennya terpilih dari PDIP tetapi mayortas di DPR RI dikuasai oleh PKS, PD dan Nasdem?

Absurd

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Aliansi Anak Bangsa Mendukung pernyataan Faizal Assegaf Makzulkan Jokowi.

Next Post

Partai Demokrat Rumah para Intelektualitas

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Naik karena Rakyat, Tumbang karena Cendekia
Politik

Pemilu 2029: Duel Kekuasaan Prabowo vs Jokowi

July 2, 2026
Jokowi Turun Gunung untuk PSI: Bukan untuk Bangsa, Tapi Karir Politik Anaknya
Politik

Jokowi Turun Gunung untuk PSI: Bukan untuk Bangsa, Tapi Karir Politik Anaknya

July 1, 2026
Feature

Mengembalikan Nilai-Nilai Murobbi dalam Jiwa Seorang Guru

July 1, 2026
Next Post
Mencoba membaca di balik putusan PN tentang penundaan pemilu 2024

Partai Demokrat Rumah para Intelektualitas

Puan Maharani Mengaku Tak Terpengaruh Survei Capres

10 Nama Kandidat Cawapres Ganjar Di Kantong Mega dan Diumumkan Puan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini di PN Jakarta Timur, Agenda Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini di PN Jakarta Timur, Agenda Pembacaan Dakwaan

July 2, 2026
Naik karena Rakyat, Tumbang karena Cendekia

Pemilu 2029: Duel Kekuasaan Prabowo vs Jokowi

July 2, 2026
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

July 2, 2026
Jokowi Turun Gunung untuk PSI: Bukan untuk Bangsa, Tapi Karir Politik Anaknya

Jokowi Turun Gunung untuk PSI: Bukan untuk Bangsa, Tapi Karir Politik Anaknya

July 1, 2026
Bahkan Masyarakat Pun Rayakan Hari Bhayangkara

Bahkan Masyarakat Pun Rayakan Hari Bhayangkara

July 1, 2026

Mengembalikan Nilai-Nilai Murobbi dalam Jiwa Seorang Guru

July 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini di PN Jakarta Timur, Agenda Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini di PN Jakarta Timur, Agenda Pembacaan Dakwaan

July 2, 2026
Naik karena Rakyat, Tumbang karena Cendekia

Pemilu 2029: Duel Kekuasaan Prabowo vs Jokowi

July 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist