• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

SJAFRIE SJAMSOEDDIN: SELANGKAH MENJADI LUHUT DI ERA PRABOWO?

fusilat by fusilat
September 10, 2025
in Birokrasi, Feature
0
SJAFRIE SJAMSOEDDIN: SELANGKAH MENJADI LUHUT DI ERA PRABOWO?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Malika Dwi Ana

Dalam sebuah manuver politik yang mengejutkan, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin kini merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) ad interim, menggantikan Budi Gunawan (BG) yang baru saja dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto. Penunjukan ini, yang diumumkan melalui surat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada 9 September 2025, bukan hanya menambah beban tugas Sjafrie, tapi juga menempatkannya di pusat kekuasaan strategis pemerintahan Kabinet Merah Putih. Dengan latar belakang militer yang kuat dan kedekatan dengan Prabowo, Sjafrie kini memegang empat jabatan kunci, mirip dengan peran “super-menteri” yang selama ini diemban Luhut Binsar Pandjaitan di era Jokowi. Apakah ini langkah Prabowo untuk menciptakan penyeimbang baru terhadap pengaruh Luhut?

Penunjukan Sjafrie sebagai Menko Polkam ad interim datang pasca reshuffle kabinet kedua Prabowo pada 8 September 2025, yang juga menyingkirkan nama-nama besar seperti Sri Mulyani dari Menkeu dan Dito Ariotedjo dari Menpora. Budi Gunawan, mantan Kepala BIN yang dianggap dekat dengan Jokowi, resmi diberhentikan melalui Keppres Nomor 86P Tahun 2025. “Ini hari pertama saya masuk ke Kemenko Polkam, dan saya baru menerima surat penugasan dari Mensesneg,” ujar Sjafrie saat memimpin rapat perdana di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, pada 9 September 2025. Ia menegaskan akan menjalankan tugas sementara ini selama beberapa bulan hingga Prabowo menunjuk pengganti definitif, sambil meningkatkan peran deputi-deputi untuk sinkronisasi antar-kementerian.

Tidak berhenti di situ, Sjafrie juga menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (Wantannas), yang bertanggung jawab atas strategi pertahanan nasional secara keseluruhan. Selain itu, ia memimpin Tim Pengarah Satgas Penertiban Kawasan Hutan, sebuah mandat presiden untuk memberantas aktivitas ilegal seperti perkebunan sawit liar dan pertambangan tanpa izin di kawasan hutan lindung. “Satgas ini diberi wewenang besar untuk meningkatkan tata kelola lahan dan memaksimalkan penerimaan negara,” kata Sjafrie dalam konferensi persnya. Jabatan-jabatan ini secara kolektif menjadikannya figur sentral dalam isu pertahanan, keamanan, dan pengelolaan sumber daya alam – domain yang selama ini dikuasai Luhut sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi di pemerintahan sebelumnya.

Latar belakang Sjafrie yang kental dengan militer membuatnya sosok ideal bagi Prabowo. Lahir di Makassar pada 30 Oktober 1952, ia lulus Akademi Militer (Akmil) 1974 – satu angkatan dengan Prabowo. Keduanya bertugas di Kopassus (dulu Kopashandha), menghadapi konflik di Timor Timur, Aceh, dan Papua. Pada 1998, saat kerusuhan merebak di Jakarta, Sjafrie menjabat Pangdam Jaya, bekerja sama erat dengan Prabowo yang saat itu Komandan Kopassus. Karier pasca-pensiunnya juga brilian: Wakil Menhan 2010-2014, Asisten Khusus Menhan 2019-2024, hingga akhirnya diangkat sebagai Menhan sejak 21 Oktober 2024. “Sjafrie adalah orang terdekat Prabowo, sahabat lama yang teruji,” komentar pengamat politik dari Universitas Indonesia, yang melihat penunjukan ini sebagai konsolidasi kekuasaan di lingkaran militer Prabowo.

Namun, di balik kepercayaan ini, ada nuansa rivalitas dengan Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut, senior Prabowo di Akmil 1970 dan sekutu utama Jokowi, dikenal sebagai “minister of all affairs” dengan pengaruh lintas sektor – dari infrastruktur hingga investasi asing. Meski Prabowo dan Luhut tidak terlalu dekat secara pribadi, Luhut tetap berpengaruh di belakang layar. Prabowo, yang lebih condong ke Hendropriyono (mantan Kepala BIN dan rekan militer), tampaknya ingin membangun keseimbangan dengan menaikkan Sjafrie sebagai “Luhut baru”. “Sjafrie selangkah lagi menyaingi Luhut; dengan empat jabatan, ia bisa mengkoordinasikan kebijakan keamanan dan sumber daya yang krusial bagi agenda Prabowo,” analisis seorang pakar politik di media sosial, merujuk pada spekulasi bahwa Sjafrie diposisikan untuk mengurangi dominasi Luhut di isu strategis.

Sjafrie sendiri tampak siap. Dalam rapat perdananya, ia memberikan arahan revitalisasi organisasi Kemenko Polkam, menekankan efisiensi dan koordinasi dengan TNI-Polri. Ia juga berterima kasih kepada Budi Gunawan atas kontribusinya sebelumnya. “Saya diberi kewenangan penuh oleh Pak Presiden untuk memastikan pekerjaan berjalan lancar,” tegasnya. Namun, tantangan di depan tidak ringan: menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah isu geopolitik Laut China Selatan, memberantas mafia hutan, dan menavigasi dinamika politik internal yang melibatkan warisan Jokowi – termasuk pengaruh Luhut.

Apakah Sjafrie benar-benar akan menjadi “Luhut 2.0” di pemerintahan Prabowo? Atau ini hanya sementara untuk mengonsolidasikan kekuasaan militer? Yang jelas, dengan angkatan 1974 yang solid dan mandat luas, Sjafrie kini menjadi pilar utama strategi Prabowo. Pengamat memprediksi, jika penunjukan ad interim ini berubah permanen, dinamika kekuasaan di Istana bisa bergeser signifikan, potensial mengurangi ruang gerak Luhut di masa depan.(MDA)

*TerasMalawu, 10082025

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Mengundurkan Diri dari DPR RI

Next Post

Arogansi Pejabat Picu Kemarahan Rakyat: Larangan FB & TikTok Guncang Nepal, PM Oli Mundur

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Arogansi Pejabat Picu Kemarahan Rakyat: Larangan FB & TikTok Guncang Nepal, PM Oli Mundur

Arogansi Pejabat Picu Kemarahan Rakyat: Larangan FB & TikTok Guncang Nepal, PM Oli Mundur

Rajyalaxmi Chitrakar: Hilang Terbakar Hidup-hidup dalam Gelombang Protes Nepal

Rajyalaxmi Chitrakar: Hilang Terbakar Hidup-hidup dalam Gelombang Protes Nepal

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...