• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Skandal Ijazah Jokowi dan Gibran: Mengapa PKS Diam?

Ali Syarief by Ali Syarief
September 26, 2025
in Feature, Politik
0
Real Count” Pileg DPR di DKI Data 55,90 Persen Suara PKS Masih Mendominasi
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – PKS sejak awal selalu menempatkan diri di barisan oposisi. Ketika partai-partai lain bersatu dalam barisan kekuasaan, PKS memilih jalan yang berbeda—menyebut diri sebagai pengusung amar ma’ruf nahi munkar dalam politik. Tetapi, ironisnya, ketika republik diguncang skandal serius soal keabsahan ijazah Jokowi dan Gibran—isu yang menyentuh langsung soal integritas, kejujuran, dan legitimasi kekuasaan—PKS justru diam seribu bahasa.

Apakah PKS sudah kehilangan nyali? Atau jangan-jangan sudah terbiasa nyaman di posisi “oposan gadungan”? Inilah paradoks besar yang membuat rakyat heran. Partai yang mestinya berteriak paling lantang, malah memilih tiarap. Di mana keberanian yang dulu digadang-gadang sebagai identitas oposisi?

PKS kini tampil seperti oposisi banci—keras saat membahas isu recehan, tetapi bisu saat menyentuh inti persoalan negara. Padahal, skandal ijazah Jokowi dan Gibran bukan sekadar polemik akademis. Ini menyangkut marwah kepemimpinan, kredibilitas politik, dan kepercayaan rakyat. Kalau soal seserius ini saja tidak mampu diperjuangkan, apa arti keberadaan PKS sebagai oposisi?

Label oposisi seakan hanya tempelan. PKS tersingkir dari pusaran merah putih, dicap oposan, tapi tak benar-benar memainkan peran oposisi. Mereka terjebak pada politik aman—takut kehilangan kursi, takut kehilangan ruang di panggung politik, takut kehilangan simpati kekuasaan. PKS memilih jalan sunyi, menutup mulut, dan pura-pura tak tahu.

Apakah PKS lupa pada jargon amar ma’ruf nahi munkar? Bukankah menentang kebohongan, kemunafikan, dan segala bentuk penipuan publik adalah inti dari dakwah politik mereka? Kini, jargon itu terdengar kosong, tinggal slogan basi yang dipajang tiap kampanye tapi tidak hidup dalam praktik.

PKS gagal membuktikan dirinya sebagai oposisi yang berani. Mereka hanyut dalam politik kepura-puraan. Kalau diam terus, apa bedanya PKS dengan partai koalisi yang sekadar cari selamat? Bahkan lebih buruk, karena mereka menjual citra sebagai partai Islam yang katanya menegakkan kebenaran.

Rakyat menunggu, tapi PKS justru bersembunyi. Diam dalam momen paling penting sama saja dengan pengkhianatan terhadap peran oposisi. Dan rakyat berhak kecewa. PKS boleh saja merasa dirinya bersih, tetapi sikap diam di tengah skandal besar ini justru menegaskan: keberadaan mereka makin tak relevan.

PKS harus memilih: tetap menjadi oposisi banci yang takut pada bayang-bayang kekuasaan, atau kembali ke jati dirinya sebagai partai yang berani berkata benar meski pahit. Jika terus memilih diam, sejarah akan mencatat: ketika bangsa ini menuntut suara kebenaran, PKS justru bungkam.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

UUD 2002 Hasil Amandemen: Menciptakan Perilaku Korupsi

Next Post

Sholat Jum’at: Media Persaudaraan dan Jembatan Interaksi Umat

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?
News

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Next Post
Sholat Jum’at: Media Persaudaraan dan Jembatan Interaksi Umat

Sholat Jum’at: Media Persaudaraan dan Jembatan Interaksi Umat

Darurat Revisi UU Peradilan Militer dan Kontrol Senjata Api

Darurat Revisi UU Peradilan Militer dan Kontrol Senjata Api

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist