Jakarta – FusilatNews.– Keberhasilan Svara Mandiri Angklung Group memperkenalkan budaya Indonesia di Jepang mendapat apresiasi khusus dari CEO LEX Hippo Family Club, Kenshi Suzuki. Sebagai bentuk penghargaan atas penampilan yang dinilai sangat sukses, LEX/Hippo Family Club menyerahkan piagam penghargaan kepada Svara Mandiri Angklung Group dalam sebuah acara yang berlangsung di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2026).
Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kenshi Suzuki kepada Ketua Svara Mandiri Angklung Group, Sri Djarwati dan Endang Kusprihatiningsih.
Dalam kesempatan tersebut, Kenshi Suzuki didampingi oleh Senior Coordinator Transnational Project Division Hippo LEX Institute/Hippo Family Club, Ginzo Aoyama.
Sementara itu, Endang Kusprihatiningsih hadir bersama sejumlah tokoh yang turut mendukung program pertukaran budaya Indonesia–Jepang, antara lain Founder Cross Culture Exchange Indonesia-Japan, Ali Syarief – selalu pengagas acara pertunjukan Angklung di Tokyo tersebut—, Sri Djarwati, serta Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Wilson Lalengke dan pengurusa lainnya.
Dalam sambutannya, Kenshi Suzuki yang menjadi fasilitator utama penampilan Svara Mandiri Angklung Group di Jepang menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas dedikasi serta kualitas pertunjukan yang ditampilkan para pemain angklung Indonesia tersebut.
“Terima kasih atas penampilan yang luar biasa. Kami sangat terkesan dan bangga dapat menghadirkan Svara Mandiri Angklung Group kepada masyarakat Jepang,” ujar Kenshi Suzuki.
Ia menilai penampilan grup tersebut tidak hanya menampilkan keindahan musik tradisional Indonesia, tetapi juga berhasil menjadi jembatan persahabatan dan pemahaman budaya antara masyarakat Indonesia dan Jepang.
Kehadiran Kenshi Suzuki di Indonesia sendiri merupakan bagian dari rangkaian kunjungan budaya dan lingkungan, termasuk kunjungan ke kawasan konservasi orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Sebelumnya, Svara Mandiri Angklung Group sukses menjalankan misi pertukaran budaya di Tokyo, Jepang. Sebanyak 25 pemain angklung dan satu konduktor tampil memukau di Tokyo Women’s Plaza Hall, kawasan Shibuya, pada 7 Juni 2026. Pertunjukan tersebut disaksikan oleh lebih dari dua ratus tiga puluh penonton yang terdiri dari anggota Hippo Family Club, keluarga Jepang, pegiat budaya, serta masyarakat umum.
Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari para penonton Jepang yang terpesona oleh harmonisasi musik angklung serta semangat para pemain dalam memperkenalkan warisan budaya Indonesia di panggung internasional.
Menariknya, para anggota Svara Mandiri Angklung Group sebagian besar merupakan para pensiunan pegawai dan mantan pejabat Bank Mandiri yang berasal dari Jakarta dan Bekasi. Meski telah memasuki masa purnabakti, mereka tetap aktif berkarya dan berkontribusi dalam diplomasi budaya Indonesia melalui seni musik tradisional.
Penghargaan dari Hippo LEX Institute ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Svara Mandiri Angklung Group dalam membawa nama Indonesia ke panggung internasional sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang melalui jalur seni dan budaya.






















