Jakarta, FusilatNews,- Survei nasional Litbang Kompas terbaru menyebutkan kepuasan publik terhadap pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf kepuasan publik terhadap kinerja keduanya menurun.
Dikutip dari detik.com, Kamis (20/6/2022), metode survei yang digunakan yakni wawancara tatap muka secara periodik pada 26 Mei hingga 4 Juni 2022. Responden yang dipilih secara acak sebanyak 1.200 dengan metode pencuplikan sistematis di 34 provinsi di Indonesia. Tingkat kepercayaan metode ini 95 persen dengan margin of error +-2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi.
Berdasarkan survei yang dirilis Senin (20/6/2022), kepuasan publik terhadap Jokowi-Ma’ruf turun 6,8 persen dibandingkan survei pada Januari 2022. Di awal tahun, tingkat kepuasan terhadap pemerintah di angka 73,9 persen. Pada Juni 2022, kepuasan terhadap kinerja Jokowi-Ma’ruf turun menjadi 67,1 persen.
Tingkat kepuasan publik dalam survei ini berdasarkan empat bidang, yakni politik dan keamanan, penegakan hukum, perekonomian, dan kesejahteraan sosial. Pada aspek ekonomi dan penegakan hukum, terjadi penurunan tingkat kepuasan terdalam, masing-masing 14,3 persen dan 8,4 persen. Sementara aspek politik dan keamanan, dan kesejahteraan sosial turun 4,5 persen dan 4,9 persen.
Litbang Kompas juga menyebutkan turunnya tingkat kepuasan publik selaras dengan menurunnya keyakinan publik terhadap pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Pada survei Januari 2022 angka keyakinan sebesar 70,5 persen, namun survei Juni 2022 menunjukkan angka keyakinan menjadi 63,5 persen.
Berikut tingkat kepuasan terhadap Jokowi-Ma’ruf di 4 aspek.
Bidang Politik dan Keamanan: 73,1%
Penegakan Hukum: 57,5%
Perekonomian: 50,5%
Kesejahteraan Sosial: 73,4%
Kepuasan total: 67,1%
Tingkat kepuasan terhadap Jokowi-Ma’ruf di antara pemilih dan bukan pemilih:
Pemilih: 82,8 Persen
Bukan Pemilih: 47,7 persen





















