• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Susul AHY – Puan, Kapan 3 Capres Bertemu?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
June 21, 2023
in Feature
0
Anies Baswedan, Prabowo dan Ganjar Tak Bisa Nyapres 2024, Ini Penjelasanya

Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. (Foto: Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Acep Kuswandi, Pemerhati Politik

ASUMSI bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan pemimpin karbitan kini pupus sudah. Meskipun masih relatif muda dalam usia, namun putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini sudah benar-benar matang jiwanya.

Hal itu terbukti dari pertemuan Mas AHY dengan Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Jakarta, Ahad, 18 Juni 2023.

Saat ini usia Mas AHY “baru” 44, sedangkan Mbak Puan sudah 49. Namun ternyata Mas AHY yang lebih junior dapat mengimbangi Mbak Puan yang lebih senior. Keduanya tampil sebagai negarawan.

Ada banyak makna yang tersirat di balik pertemuan Mas AHY-Mbak Puan itu. Antara lain, pertama, asumsi bahwa selama ini ada dendam politik antara Pak SBY, ayahanda Mas AHY, dan Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, ibunda Mbak Puan, luruh sudah.

Kedua, tak ada kawan atau lawan abadi di ranah politik. Yang abadi adalah kepentingan. Semasa 10 tahun Pak SBY berkuasa, selama itu pula PDIP menjadi oposisi.

Hal yang sama kemudian terjadi. Selama hampir 10 tahun Presiden Jokowi, yang disokong PDIP berkuasa, selama itu pula Demokrat menjadi penyeimbang, meminjam istilah Pak SBY untuk menyebut oposisi.

Kini, demi kepentingan yang lebih besar, yakni persatuan dan kesatuan bangsa, Mas AHY bersua dengan Mbak Puan dengan mengesampingkan kepentingan partai politik masing-masing.

Dibutuhkan negarawan-negarawan lain untuk bertemu guna memperkuat kohesivitas bangsa ini yang sempat mengalami keterbelahan akibat Pemilu 2014 dan 2019.

Pertanyaannya, kapan para kandidat calon presiden yang akan berlaga dalam Pemilihan Presiden 2024 bertemu guna mengantisipasi keterbelahan masyarakat menjelang dan pasca-Pemilu 2024?

Sejauh ini ada tiga kandidat capres yang elektabilitasnya tertinggi. Yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Indikasi keterbelahan masyarakat antar-pendukung capres saat ini sudah mulai terasa. Jika tidak diantisipasi maka bisa menggejala ke mana-mana.

Mas Anies, ditilik dari track records atau rekam jejaknya yang relatif tak pernah punya konflik politik dengan siapa pun, penulis yakin merupakan capres yang terlebih dulu siap untuk bertemu antarsesama kandidat capres. Mas Anies tanpa beban. Apalagi merupakan capres penantang yang secara psikologis beban moralnya lebih ringan daripada capres lain yang dipersepsikan sebagai penerus petahana.

Lalu, jika memang mau bertemu, dalam forum apa? Bisa forum informal di luar agenda resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Parpol-parpol bisa berinisiatif untuk mempertemukan ketiganya dalam acara informal.

Jika ketiganya bertemu, meski tanpa pembicaraan serius, maka massa di tingkat akar rumput atau grass roots niscaya akan adem. Persatuan dan kesatuan anak-anak bangsa ini niscaya akan kian kohesif.

Pertemuan tersebut hendaknya digelar secara berkala hingga menjelang Pilpres 2024. Dengan demikian, memasuki pilpres situasi dan kondisi bangsa ini sudah benar-benar kondusif. Pasca-pilpres pun tetap benar-benar kondusif. Insyaallah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Serangan Balik Koruptor

Next Post

Pembahasan Cawapres Anies Dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan Sudah Selesai

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial
Feature

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026
Feature

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Next Post
Pembahasan Cawapres Anies Dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan Sudah Selesai

Pembahasan Cawapres Anies Dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan Sudah Selesai

Kaisar buka festival yang menandai peringatan 50 tahun kembalinya Okinawa

Apa Kata Rakyat Jepang tentang Kunjungan Kaisar Naruhito ke Indonesia?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist