• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tajuk : Brigardir J – Dari Dusta Berakhir menjadi Tragedi

fusilat by fusilat
July 21, 2022
in Feature
1
Tajuk : Brigardir J – Dari Dusta Berakhir menjadi Tragedi

Irjen Pol Ferdy Sambo (kiri) dan Brigadir Yosua Sumber : Facebook Rohani Simanjuntak

Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews– Kapolri sesungguhnya sedang di-uji oleh perkara yang, teramat, bersekala kecil dan sederhana alias tidak rumit, karena ini terjadi justru dilingkungannya sendiri. Apa boleh buat, beliung Brigadir-J itu, telah merobek-robek layar aib panggung pengayom rakyat itu, maka terkuaklah seluruh bagian aurat2nya. Lakon dan pelaku yg lalu-lalu pun, tertutur dengan sendirinya. Bisa menjelaskan siapa dia. Kembali ketitik awal “dusta itu berkahir dengan tragedi “.

Tak dinyana, kuasa hukum keluarga korban Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat, Komaruddin Simanjuntak, sangat gigih. Ia gencar memberikan keterangan pers terkait perkara ini. Selalu ada yang baru. Terpenting, Komaruddin menyoal locus delicti dan tempus delicti. Atau, tempat kejadian perkara dan waktu kejadian perkara. Dalam pengungkapan perkara pembunuhan, inilah pondasi perkara.

Belum jelas siapa yang akan menjadi tersangka utamanya, Kapolri telah menonaktifkan tiga pejabat tinggi kepolisian. Ini seperti Skenario Cerita fiksi Agatha Cristy, pelaku lakon utamanya nanti ditampilkan pada fragment klimaks diujung cerita.

Masyarakat dan Tim kuasa hukum keluarga Brigadir J meminta agar Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Karo Paminal Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan, serta Kapolres Jaksel Kombes Budhi Herdi dinonaktifkan dari jabatannya. Dipenuhi oleh Kapolri; mereka semua telah dinonaktifkan!.

Kata Pak Susno Duaji, Mantan Kabareskrim; Korban mati ada, Yg diduga menembak ada, TKP ada, barang bukti ada, saksi-saksi ada. Rekaman peristiwa ada. Yang membuat sulit, tukasnya ; karena ini terjadi dilingkungan kepolisian itu sendiri. Berbagai tanggapan yg pro dan kontra dari kalangan internal POLRI itu, sebenarnya menjelaskan ada fraksi. Tidak solid diinternal tubuh kepolisian.

KAPOLRI menjadi yg harus bertanggung jawab.

Bahkan dukungan dari Presiden, Menkopolhukam, DPR, dan sejumlah tokoh masyarakat, supaya kasus ini transparan, jujur, secepatnya bisa digelar penyidikan, supaya semua menjadi jelas, terang benderang, adalah dukungan moral untuk KAPOLRI. Tetapi Penyelidikan Kasus Brigadir J, malah Kapolri telah mengundang dan melibatkan pihak ketiga, ini dihahami ia tidak dapat menyelesaikannya sendiri. Padahal kasusnya, sesederhana tindak pidana kriminal biasa. Jadi pertanyaan kita adalah, ada apa sesungguhnya gerangan yang sedang terjadi itu? Parah.

Pasal berlapirs telah ditemukan, bisa dikenakan kepada si Pembunuh. Ada unsur penganiayaan dan pembunuhan, penyalahgunaan jabatan/senjata, menghilangan barang bukti, alibi fitnah, pembunuhan berencana, dilakukan oleh penegak hukum. Pelanggaran Prokes saja, seperti Habib Rizieq Shihab, bisa dituntut hingga 4 tahun.

Komunikasi terakhir dengan Keluarga, Brigadir J, pada pukul 10.00, posisi masih di Magelang dan dilaporkan meninggal pukul 17.00, hari Jum’at. Ibu Putri, Istri Irjen Pol Sambo lapor ke Polisi hari Sabtu, decoder cctv diganti. Hari senin baru diumumkan ke Publik. Kemudian Hari ke 9 Irjen Pol dinonatifkan dan 2 hari kemudian Kapolres Jakarta selatan dan Brigjen Hendra Kurniawan pun telah di Non aktifkan dari jabatannya. Tapi sampai  sekarang belum ada siapa yang ditetapkan sebagai suspect tersangkanya.

Dugaan awal adalah kasus tembak menembak, lalu beranjak kedugaan pelecehan sexual dan kini berkembang ke Pembunuhan berencana. Ini akibat proses penanganan kasus yg lelet berlarut-larut. Yang mengherankan, tak habis fikir, justru yang dilaporkan polisi sebagai si pelaku penembakan Bharata E-pun, turut meminta Perlindungan, kepala Lembaga Perlindungan Saksi. Jd pelaku pembunuhan itu siapa? Menjadi misteri. Padahal berita resmi bersumber dari POLRI, justru penembak Brigadir J itu dilaporkan adalah Bharata E, yang tak pernah diketahui profil wajahnya dimedia-massa sampai sekarang.

Semua pihak sekarang dari berbagai elemen, bersatu mengkritisi Kepolisian RI, harus dibaca ini adalah sebagai dukungan dan penyelamatan penuh terhadap Institusi Kepolisian RI. Kepolisian mau membela dan melindungi siapa lagi? Ayo buka topeng aibnya, supaya terkuak keluar air muka kejujuran pengayom masyarakatnya

“Kita yang orang hukum, kelihatannya ya akal sehat kita dibalikkan. Nah itu kan harusnya ada. Enggak mungkin dong orang tembak tembakan enggak ada bekas darahnya, kaca pecah atau apa itu kan tidak pernah diperlihatkan,” ujar Trimedya politukus senior PDIP, dalam webinar yang disiarkan lewat Instagram

Sepertinya ada yang semakin terpojok,  setelah berbagai pihak turut mengecam kejadian baku tembak antar Polisi itu. Tertutama Ketika Keluarga Korban, Brigadir J, turut melaporkan itu sebagai duga’an pembunuhan berencana ke Bareskrim.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bahlil: IKN Harga Mati dan Tidak Ada Kata Mundur

Next Post

Rp6,9 Triliun Kerugian Negara Akibat Korupsi Krakatau Steel (KRAS) 5 Mantan Bos Jadi Tersangka 

fusilat

fusilat

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Rp6,9 Triliun Kerugian Negara Akibat Korupsi Krakatau Steel (KRAS) 5 Mantan Bos Jadi Tersangka 

Rp6,9 Triliun Kerugian Negara Akibat Korupsi Krakatau Steel (KRAS) 5 Mantan Bos Jadi Tersangka 

Misteri Keberadaan Bharada E, Ini Jawaban Polisi

Misteri Keberadaan Bharada E, Ini Jawaban Polisi

Comments 1

  1. IWAN P says:
    4 years ago

    Ketika hukum coba direkayasa dengan berbagai cara, drama, sandiwara dan kebohongan nyata diperlihatkan kepada publik. Inilah yang terjadi kepolisian negara membuka borok sendiri, bagaimana keadilan mau ditegakkan….???

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist