• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

TANTANGAN BAGI BULOG : DILEMA PENYIMPANAN GABAH !

by
February 21, 2025
in Economy, Feature
0
Harga Beras Melesat Kayak Roket, Tembus Rp 25 Ribu Per Kg di Kota – Kota Tertentu
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Dilema adalah situasi atau kondisi yang sulit dihadapi karena harus memilih antara dua atau lebih pilihan yang sama-sama memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan atau tidak menyenangkan. Dalam arti lain, dilema adalah situasi yang membuat seseorang harus memilih antara dua atau lebih pilihan yang memiliki nilai atau kepentingan yang sama, sehingga sulit untuk menentukan pilihan yang tepat.

Beberapa contoh dilema antara lain :
– Harus memilih antara pekerjaan yang lebih baik tapi jauh dari keluarga, atau pekerjaan yang lebih dekat dengan keluarga tapi dengan gaji yang lebih rendah.
– Harus memilih antara membantu teman yang sedang kesulitan atau membantu keluarga yang juga membutuhkan bantuan.
– Harus memilih antara mengikuti prinsip atau nilai yang dipegang teguh atau mengikuti keinginan atau kepentingan pribadi.

Dilema atau sering disamakan dengan istilah “buah simalakama” dapat menyebabkan stres, kebingungan, dan kesulitan dalam membuat keputusan. Namun, dengan mempertimbangkan nilai, prinsip, dan konsekuensi dari setiap pilihan, seseorang dapat membuat keputusan yang tepat dan meminimalkan dampak negatif dari dilema tersebut.

Selanjutnya, apa yang dimaksud dengan dilema penyimpanan gabah ? Beberapa pihak menyatakan dilema penyimpanan gabah adalah situasi sulit yang dihadapi oleh petani, pengusaha, atau pemerintah dalam menyimpan gabah yang telah dipanen. Berikut beberapa contoh yang dihadapi dalam kaitannya dengan dilema penyimpanan gabah:

Pertama, dilema antara kualitas dan kuantitas. Petani harus memilih antara menyimpan gabah dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan pasar, atau menyimpan gabah dalam jumlah yang lebih kecil untuk menjaga kualitas gabah. Kedua, dilema antara biaya dan keamanan. Pengusaha harus memilih antara menyimpan gabah di gudang yang lebih murah tapi kurang aman, atau menyimpan gabah di gudang yang lebih mahal tapi lebih aman.

Ketiga, dilema antara kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang. Pemerintah harus memilih antara menyimpan gabah untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, atau menyimpan gabah untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang dan menghindari kelangkaan gabah di masa depan.

Keempat, dilema antara ketersediaan lahan dan kebutuhan penyimpanan. Petani harus memilih antara menggunakan lahan untuk menyimpan gabah, atau menggunakan lahan untuk menanam tanaman lain.
Kelima, dilema antara teknologi dan biaya. Pengusaha harus memilih antara menggunakan teknologi penyimpanan gabah yang lebih modern dan efektif, atau menggunakan teknologi penyimpanan gabah yang lebih murah tapi kurang efektif.

Dilema penyimpanan gabah dapat menyebabkan kerugian ekonomi, kerusakan kualitas gabah, dan ketidakstabilan pasokan gabah. Oleh karena itu, perlu adanya perencanaan dan pengelolaan yang efektif untuk mengatasi dilema penyimpanan gabah. Masalah menjadi semakin menjelimet, jika panen berlangsung di waktu musim penghujan, sehingga cenderung akan menghasilkan gabah basah.

Untuk tahun 2025 ini, Pemerintah mulai menerapkan kebijakan “satu harga” HPP gabah, yakini dipatok pada harga Rp. 6500,- per kg. Pemerintah juga memberi kebebasan kepada petani untuk menjual gabah kering panennya, tanpa harus memenuhi persyaratan kadar air dan kadar hampa tertentu. Yang dijadikan titik tekannya, harga gabah tidak boleh lebih rendah dari Rp. 6500,- per kg.

Dengan adanya kebijakan ini Perum Bulog dan Pengusaha Penggilingan Padi/Beras, mesti siap menyerap gabah kering panen dengan kualitas yang beraneka-macam. Hanya, penting dicatat, dengan keterbatasan petani, untuk mendapatkan gabah yang baik, dibutuhkan kehadiran sinar matahari yang akan mengeringkan gabah petani. Terbayang bila panen berlangsung di musim hujan.

Dengan belum adanya fasilitasi alat pengering gabah yang maksimal dari Pemerintah, dapat dipastikan para petani akan cukup kesulitan untuk menghasilkan gabah kering panen yang memiliki kadar air maksimal 25 %. Pengalaman menunjukkan jika petani menghasilkan gabah basah, umumnya kadar air gabah kering panen di tingkat petani akan melewati angka 30 %.

Terserapnya gabah basah, tentu akan melahirkan masalah ikutan dalam proses penyimpanan gabah itu sendiri. Selain dibutuhkan gudang yang banyak, lengkap dengan fasilitas penyimpanan nya, juga dibutuhkan biaya cukup besar untuk melakukan perawatan gabah yang disimpannya. Lain cerita jika gabah yang diserap memenuhi persyaratan kadar air dan kadar hampa tertentu.

Dicabutnya persyaratan kadar air dan kadar hampa oleh Pemerintah, salah satu semangatnya agar petani memperoleh harga wajar, saat panen raya tiba. Hal ini wajar ditempuh Pemerintah, karena selama ini ada fakta setiap musim panen tiba, harga gabah di petani selalu anjlok. Ini yang membuat petani kecewa berat. Terlebih selama ini Pemerintah seperti yang tak berkutik mencarikan jalan keluarnya.

Dengan adanya kebijakan satu harga gabah, Pemerintah optimis para oknum uang doyan memainkan harga di petani, tidak akan berani lagi menekan harga gabah di petani. Hal ini dipertegas dengan terjun langsungnya Presiden Prabowo memantau pelaksanaan HPP Gabah di lapangan. Bahkan Presiden menegaskan supaya Perum Bulog, Pengusaha Penggilingan dan pembeli lain agar membeli gabah dari petani, jangan sampai harganya lebih rendah dari Rp. 6500,- per kg nya.

Mari kita ikuti perkembangan selanjutnya.

(PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kembalinya Dwifungsi TNI dan Corak Militeristik Pemerintahan Prabowo-Gibran

Next Post

Prabowo Harus Belajar dari Pak Harto: Mengelola Kekuasaan, Akademisi, dan Peran Militer

Related Posts

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI
Feature

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

July 30, 2026
Economy

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026
Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali
Birokrasi

Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

July 30, 2026
Next Post
Prabowo Harus Belajar dari Pak Harto: Mengelola Kekuasaan, Akademisi, dan Peran Militer

Prabowo Harus Belajar dari Pak Harto: Mengelola Kekuasaan, Akademisi, dan Peran Militer

Kuasa Hukum Hasto Tuding Ada Politisasi Dalam Kasus Harun Masiku

PDIP Tegaskan Penangkapan Hasto Sebagai Tindakan Politik dan Serangan Terhadap Partai

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Birokrasi

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

by Karyudi Sutajah Putra
July 30, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Setiap ada kepala daerah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), gaji...

Read more
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

July 30, 2026

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026
Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

July 30, 2026
Eksepsi Tifa Diterima, Jokowi Tak Perlu Membuktikan Ijazah di Persidangan

Re-Dakwaan JPU terhadap dr. Tifa: Tahapan Hukum Berlanjut Tanpa Putusan Sela Kedua

July 30, 2026
Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

July 30, 2026
Negara Bukan Pedagang: Mengapa Kekuasaan Sulit Menjadi Pebisnis yang Baik

Negara Bukan Pedagang: Mengapa Kekuasaan Sulit Menjadi Pebisnis yang Baik

July 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

July 30, 2026

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...