• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tidak Hanya SYL Ditemui Firli, Lukas Enembe Pernah Ditemuinya Setelah Penetapan Tersangka

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
October 11, 2023
in Feature
0
Tidak Hanya SYL Ditemui Firli, Lukas Enembe Pernah Ditemuinya Setelah Penetapan Tersangka

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri bertemu tersangka Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura. selama 15 menit menit sebelum diperiksa penyidik KPK terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi Rp 1 miliar. (Foto Dok. Istimewa )

Share on FacebookShare on Twitter

Bukan cuma SYL, tahun lalu Firli menemui Lucas Enembe bersama penyidik KPK saat mengusut kasus gratifikasi yang melibatkan Gubernur Papua tersebut. Sejumlah pihak menilai Firli tidak ada kepentingan membersamai tim KPK ke Papua demi menemui Lukas ketika itu.

Jakarta – Fusilatnews – Sebagai pimpinan puncak  lembaga antirasuah, dia mestinya tahu betul: Petinggi KPK haram menemui siapa pun yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ) Firli Bahuri. Firli membuat Publik mungkin geleng-geleng dengan perilaku Firli yang sering melanggar UU karena bertemu tersangka korupsi, meski selalu membantah.

Beredarnya  foto Firli dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atau SYL sedang duduk berdua dan terlihat seperti mengobrol. padahal SYL terseret kasus dugaan pemerasan dalam jabatan, gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Kementerian Pertanian yang ditangani KPK.

Bukan cuma SYL, tahun lalu Firli menemui Lucas Enembe bersama penyidik KPK saat mengusut kasus gratifikasi yang melibatkan Gubernur Papua tersebut. Sejumlah pihak menilai Firli tidak ada kepentingan membersamai tim KPK ke Papua demi menemui Lukas ketika itu.

Pertemuan Firli dengan YSL terbongkar setelah belakangan terungkap pimpinan KPK memeras Menteri Pertanian dkk untuk meredam penanganan perkara korupsi. Dalam sebuah foto yang beredar, keduanya sedang duduk berdua dan terlihat seperti mengobrol.

Dalam foto itu, Firli tampak mengenakan baju olahraga, lengkap dengan celana pendek dan sepatu. Ia berhadap-hadapan dengan politikus NasDem itu yang mengenakan kemeja dan celana panjang jeans. Mereka tampak bertemu di sebuah lapangan tertutup bertembok hijau tosca dengan tempat duduk keramik panjang.

Penelusuran di mesin pencarian Google menunjukkan tempat pertemuan Firli dan Syahrul Yasun Limpo seperti di Gedung Olahraga (Gor) Tangki, Jalan Mangga Besar V Nomor 7, Mangga Besar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Persis seperti latar foto pertemuan Firli dan YSL, Gor Tangki juga memiliki tembok warna hijau tosca dan tempat duduk panjang berbahan keramik.

Filri berkelit. Saat memberikan konfirmasi ihwal dugaan pemerasan ke Syahrul Yasin Limpo, Firli membenarkan dirinya memang rutin berolahraga khususnya bulu tangkis dua kali sepekan. Itu untuk menjaga kesehatan, akunya. Tapi dia membantah pernah bertemu dengan YSL di GOR.

“Itu di tempat terbuka. Saya kira tak akan pernah ada hal-hal seperti orang bertemu dengan saya atau menerima satu miliar. Saya pastikan itu tidak ada,” kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Kamis, 5 Oktober 2023.

Bahkan dia menuturkan hanya mengenal Syahrul Yasin Limpo di lingkungan Kementan dan bertemu saat rapat terbatas maupun sidang paripurna di DPR. Dia juga berani memastikan pimpinan KPK tak pernah berhubungan dengan para pihak. Apalagi,meminta sesuatu atau pemerasan.

Saat dikonfirmasi ulang mengenai foto itu, Firli tak merespons. Juru bicara KPK Ali Fikri juga tak membalas pesan singkat Tempo.

Awal November 2022, Ketua KPK Firli Bahuri juga menemui tersangka KPK, Gubernur Papua Lukas Enembe. Pertemuan itu dilakukan di kediaman Lukas bersama Tim KPK di Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, pada Kamis 3 November 2022. Firli Bahuri diduga kuat melanggar Pasal 36 Undang- Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

“Sesuai dengan Pasal 36 UU KPK, pimpinan KPK dilarang bertemu dengan orang-orang yang sedang diperiksa,” kata Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia, Boyamin Saiman, Jumat, 4 November 2022.

Menurut Boyamin Pasal 36 huruf a UU KPK,  secara tegas mengatur bahwa pimpinan KPK dilarang berhubungan langsung atau tidak langsung dengan tersangka atau pihak yang berhubungan dengan perkara korupsi yang ditangani KPK dengan alasan apa pun. Pimpinan KPK yang melanggar ketentuan ini diancam hukuman pidana 5 tahun penjara.

Firli menemui Lukas di kediaman Gubernur Papua itu di Jayapura. Firli datang bersama tim dokter dan tim penyidik KPK. Sebelum tim penyidik KPK memulai pemeriksaan, Firli lebih dulu mengobrol berdua dengan Lukas sekitar 15 menit. Setelah itu, penyidik KPK memeriksa Lukas. Pemeriksaan itu berlangsung sekitar satu setengah jam.

Sejak Lukas ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi pada 14 September 2022, penyidik KPK belum pernah memeriksanya. Karena, dia tak mau memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sakit. Politikus Partai Demokrat itu ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima gratifikasi senilai Rp 1 miliar dari kontraktor di Papua.

Pengacara Lukas, Stefanus Roy Rening, mengatakan rombongan KPK tiba di rumah Lukas sekitar pukul 13.30 WIT. Ia juga mengakui Lukas dan Firli sempat berbincang berdua ihwal kesehatan Lukas. “Orang Indonesia biasa basa-basi, toh,” kata Roy. Setelah mengobrol dengan Lukas, Firli menunggu di ruang tamu bersama Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri, serta Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen Muhammad Saleh Mustafa.

Menurut Boyamin, pertemuan Firli dan Lukas ini bisa menjadi masalah hukum, meskipun bekas Kepala Polda Sumatera Selatan itu berdalih datang bersama penyidik. Sepengetahuan Boyamin, belum pernah ada pimpinan KPK yang menemui langsung tersangka yang diperiksa. Pimpinan KPK biasanya hanya memantau melalui laptop saat pemeriksaan berlangsung.

Ketua IM57+, Muhammad Praswad Nugraha berpendapat kehadiran Firli dalam pemeriksaan tersangka sebagai bentuk intervensi terhadap penyidik. Eks penyidik KPK itu menilai, secara psikologis, para penyidik akan sungkan melihat pemimpinnya akrab dengan Lukas. Menurut Praswad kehadiran Firli itu melanggar asas persamaan di mata hukum. Seolah-olah, , memberikan perlakuan khusus.

“Kami para penyidik korupsi bantuan sosial tidak pernah mendapat kehangatan itu dari Firli,” kata Praswad, dengan nada menyindir.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pastikan Transparan dan Tak Berhenti, Kompolnas Pantau Penanganan Kasus Dugaan Pemerasan terhadap SYL

Next Post

12 Macam Jenis Senjata Api Genggam Ditemukan di Rumah Dinas SYL dalam Penggeldahan KPK

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
12 Macam Jenis Senjata Api Genggam Ditemukan di Rumah Dinas SYL dalam Penggeldahan KPK

12 Macam Jenis Senjata Api Genggam Ditemukan di Rumah Dinas SYL dalam Penggeldahan KPK

Fakta Baru Muncul Dalam Kasus Dugaan Korupsi di Kementan

Dengan Alasan SYL Akan Bertemu Ibunya Dulu, KPK Menjadwalkan Pemeriksaan Lagi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

May 1, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

May 1, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist